Apakah Boleh Puasa Dzulhijjah Hanya 1 Hari? Ini Penjelasannya

Apakah Boleh Puasa Dzulhijjah Hanya 1 Hari? Ini Penjelasannya

Urwatul Wutsqaa - detikSulsel
Sabtu, 16 Mei 2026 23:00 WIB
Ilustrasi puasa
Ilustrasi puasa Dzuhijjah (Foto: Getty Images/ferlistockphoto)
Makassar -

Bulan Dzulhijjah adalah bulan ke-12 atau bulan terakhir dalam penanggalan kalender Hijriah yang di dalamnya terdapat anjuran berpuasa. Anjuran tersebut didasarkan pada riwayat berikut:

Ummul Mu'minin Hafsah menuturkan, "Sesungguhnya, Rasulullah SAW berpuasa Asyura, sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah, dan tiga hari pada setiap bulan." (HR. Abu Dawud).

Dalam riwayat tersebut, puasa sunnah Dzulhijjah dianjurkan dilaksanakan pada 9 hari pertama. Namun pada praktiknya, tidak semua orang mampu melaksanakannya secara full, terutama perempuan yang setiap bulannya melalui masa haid.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lantas, bagaimana jika seseorang tidak bisa berpuasa selama 9 hari pertama bulan Dzulhijjah secara berturut-turut? Apakah boleh puasa Dzulhijjah hanya satu hari atau beberapa hari saja?

Menjawab pertanyaan tersebut, berikut ini detikSulsel telah merangkum penjelasan lengkapnya. Simak selengkapnya yuk!

ADVERTISEMENT

Apakah Boleh Puasa Dzulhijjah Hanya 1 Hari?

Mengutip Instagram Bimas Islam Kemenag @bimasislam, puasa Dzulhijjah hanya 1 hari boleh dan sah dilakukan. Hal ini karena hukum puasa Dzulhijjah itu sendiri adalah sunnah, yaitu jika dikerjakan mendapat pahala dan jika ditinggalkan tidak mengapa.

Selain itu, keabsahan satu hari puasa Dzulhijjah ini tidak tergantung pada hari sebelum maupun setelahnya.

Kendati demikian, umat Islam sangat dianjurkan untuk mengerjakan puasa Dzulhijjah 9 hari penuh jika memang mampu. Terlebih jika mengingat puasa Dzulhijjah 9 hari full memiliki lebih banyak keutamaan dibandingkan jika hanya dilakukan sehari atau beberapa hari saja.

Mengutip buku Kalender Ibadah Sepanjang Tahun oleh Ust Abdullah Faqih Ahmad Abdul Wahid, puasa di 9 hari pertama bulan Dzulhijjah memiliki keutamaan masing-masing. Artinya, jika puasa sunnah ini dilakukan secara penuh, maka keutamaan dari masing-masing hari tersebut juga bisa didapatkan secara penuh.

Keutamaan Puasa Dzulhijjah

Sebagaimana telah disebutkan, puasa tanggal 1 sampai 9 Dzulhijjah memiliki khusus masing-masing. Disadur dari buku Puasa Sepanjang Tahun oleh Yunus Hanis Syam, berikut ini keutamaan puasa tanggal 1-9 Dzulhijjah:

1. Hari Pertama Dzulhijjah

Hari pertama Dzulhijjah memiliki keutamaan yakni Allah SWT akan mengampuni dosa-dosa orang yang berpuasa di hari itu. Sebab pada tanggal 1 Dzulhijjah Allah SWT mengampuni Nabi Adam AS.

2. Hari Kedua Dzulhijjah

Pada Hari Kedua Dzulhijjah, Allah SWT mengeluarkan Nabi Yunus AS dari perut ikan. Maka seseorang yang berpuasa di hari ini seperti beribadah setahun serta bersih dari perilaku maksiat dan dosa.

3. Hari Ketiga Dzulhijjah

Pada hari ketiga Dzuhijjah Allah SWT mengabulkan doa Nabi Zakaria. Sehingga orang yang berpuasa pada hari ini maka doanya akan dikabulkan Allah SWT.

4. Hari Keempat Dzulhijjah

Selanjutnya, tanggal 4 Dzulhijjah merupakan hari lahir Nabi Isa AS. Sehingga siapa yang berpuasa pada hari itu, maka Allah SWT akan menghilangkan kesusahan dan kefakirannya dan kelak di hari kiamat akan bersama dengan para perantau yang baik lagi mulia (Safaratul Kiraa-mil Bararah).

5. Hari Kelima Dzulhijjah

Seseorang yang berpuasa pada hari kelima Dzulhijjah akan terbebas dari sifat nifak dan siksa kubur. Sebab pada hari ini, Nabi Musa AS dilahirkan ke dunia.

6. Hari Keenam Dzulhijjah

Allah SWT membuka kebaikan bagi Nabi-Nya pada hari keenam Dzulhijjah. Maka orang yang berpuasa pada hari ini akan dipandang dengan penuh rahmat oleh Allah SWT dan tidak disiksa selamanya.

7. Hari Ketujuh Dzulhijjah

Di hari ketujuh Dzulhijjah semua pintu neraka jahanam ditutup dan tidak terbuka hingga habis sepuluh awal bulan Dzulhijjah. Pada hari ini, Allah SWT akan membuka 30 pintu kebaikan dan menghindarkan 30 pintu kesulitan bagi orang yang berpuasa.

8. Hari Kedelapan Dzulhijjah

Hari kedelapan Dzulhijjah disebut juga dengan hari Tarwiyah. Seseorang yang berpuasa pada hari ini akan diberikan pahala sebesar-besarnya oleh Allah SWT.

9. Hari Kesembilan Dzulhijjah

Puasa pada hari kesembilan Dzulhijjah atau Arafah memiliki keutamaan berupa dapat menebus dosa seseorang pada setahun yang lalu dan setahun yang akan datang jika ia berpuasa. Selain itu, seseorang yang berpuasa Arafah akan mendapat pahala ibadah puasa selama 60 tahun.

Bacaan Niat Puasa Dzulhijjah

Puasa di bulan Dzulhijjah pada sembilan hari pertama terdiri dari 3 jenis puasa, yakni puasa Dzulhijjah tanggal 1-7, puasa Tarwiyah tanggal 8, dan puasa Arafah tanggal 9.

Berikut ini niat puasa Dzulhijjah sebagaimana dikutip dari laman Kementerian Agama (Kemenag) RI dan buku "Siapa Berpuasa Dimudahkan Urusannya" karya Khalifa Zain Nasrullah:

Niat Puasa 1-7 Dzulhijjah

Ω†ΩŽΩˆΩŽΩŠΩ’Ψͺُ Ψ΅ΩŽΩˆΩ’Ω…ΩŽ Ψ΄ΩŽΩ‡Ω’Ψ±Ω Ψ°ΩΩˆΨ§Ω„Ω’Ψ­ΩΨ¬Ω‘ΩŽΨ©ΩŒ Ψ³ΩΩ†Ω‘ΩŽΨ©Ω‹ Ω„ΩΩ„Ω‘ΩŽΩ‡Ω ΨͺΩŽΨΉΩŽΨ§Ω„ΩŽΩ‰

Arab Latin: Nawaitu shauma syahru dzulhijjah sunnatan lillaahi ta'aala.

Artinya: "Aku berniat puasa bulan Dzulhijjah, sunnah karena Allah Ta'ala."

Niat Puasa 8 Dzulhijjah (Tarwiyah)

Sementara itu, untuk bacaan niat pada 8 Dzulhijjah atau puasa Tarwiyah adalah sebagai berikut:

Ω†ΩŽΩˆΩŽΩŠΩ’Ψͺُ Ψ΅ΩŽΩˆΩ’Ω…ΩŽ ΨͺΩŽΨ±Ω’ΩˆΩΩŠΩŽΨ©ΩŽ Ψ³ΩΩ†Ω‘ΩŽΨ©Ω‹ Ω„ΩΩ„Ω‘ΩŽΩ‡Ω ΨͺΩŽΨΉΩŽΨ§Ω„ΩŽΩ‰

Arab Latin: Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillāhi Ta'ala.

Artinya: "Saya berniat melakukan puasa sunah Tarwiyah karena Allah Ta'ala."

Niat Puasa 9 Dzulhijjah (Arafah)

Adapun niat untuk puasa Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah, yaitu:

Ω†ΩŽΩˆΩŽΩŠΩ’Ψͺُ Ψ΅ΩŽΩˆΩ’Ω…ΩŽ عَرَفَةَ Ψ³ΩΩ†Ω‘ΩŽΨ©Ω‹ Ω„ΩΩ„Ω‘ΩŽΩ‡Ω ΨͺΩŽΨΉΩŽΨ§Ω„ΩŽΩ‰

Arab Latin: Nawaitu shauma 'arafata sunnatan lillaahi ta'aala.

Artinya: "Aku berniat puasa 'Arafah, sunnah karena Allah Ta'ala."


Tata Cara Puasa Dzulhijjah

Tata cara puasa Dzulhijjah pada dasarnya sama seperti puasa lainnya. Perbedaannya hanya terletak pada bacaan niatnya.

Berikut ini tata cara puasa sunah Dzulhijjah selengkapnya:

1. Membaca Niat Puasa Sunah Dzulhijjah

Sebelum mengerjakan puasa sunah Dzulhijjah, umat muslim hendaknya membaca niat terlebih dahulu. Bacaan niatnya seperti yang dijelaskan di atas dan disesuaikan dengan jenis puasa sunah yang akan dilakukan.

2. Sahur

Saat berpuasa di bulan Dzulhijjah, umat Islam dianjurkan juga untuk sahur.

3. Berpuasa

Ketika tiba waktu imsak, maka puasa sunah Dzulhijjah siap untuk dimulai. Sepanjang berpuasa, umat muslim sudah tidak diperbolehkan untuk makan dan minum, serta mengerjakan hal lain yang dapat menyebabkan batalnya puasa Dzulhijjah.

4. Menyegerakan Berbuka

Jika waktu berbuka puasa telah tiba, maka disunahkan bagi umat muslim yang mengerjakan puasa Dzulhijjah untuk menyegerakan berbuka.

Waktu Pelaksanaan Puasa Dzulhijjah 2026

Berikut ini jadwal lengkap puasa Dzulhijjah dalam penanggalan kalender Hijriah dan Masehi:

Jadwal Puasa Dzulhijjah

  • 1 Dzulhijjah 1447 H: 18 Mei 2026 M
  • 2 Dzulhijjah 1447 H: 19 Mei 2026 M
  • 3 Dzulhijjah 1447 H: 20 Mei 2026 M
  • 4 Dzulhijjah 1447 H: 21 Mei 2026 M
  • 5 Dzulhijjah 1447 H: 22 Mei 2026 M
  • 6 Dzulhijjah 1447 H: 23 Mei 2026 M
  • 7 Dzulhijjah 1447 H: 24 Mei 2026 M

Jadwal Puasa Tarwiyah

  • 8 Dzulhijjah 1447 H: 25 Mei 2026 M

Jadwal Puasa Arafah

  • 9 Dzulhijjah 1447 H: 26 Mei 2026 M

Nah detikers, demikianlah penjelasan untuk pertanyaan 'apakah boleh puasa Dzulhijjah hanya 1 hari?'. Semoga bermanfaat!




(urw/alk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads