Ular Sanca 5 Meter Nongol di Pekarangan Rumah Warga Maros, Damkar Evakuasi

Ular Sanca 5 Meter Nongol di Pekarangan Rumah Warga Maros, Damkar Evakuasi

Muhammad Subhan - detikSulsel
Selasa, 12 Mei 2026 12:43 WIB
Seekor ular sanca kembang sepanjang 5 meter membuat geger lantaran berkeliaran di kawasan permukiman di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Foto: Seekor ular sanca kembang sepanjang 5 meter membuat geger. (dok. istimewa)
Maros -

Seekor ular sanca kembang sepanjang 5 meter membuat geger lantaran berkeliaran di kawasan permukiman di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel). Hewan melata itu terbilang agresif hingga proses evakuasi berlangsung dramatis.

Ular sanca itu ditemukan di pekarangan rumah warga di Jalan Kompleks Perhubungan Udara, Kelurahan Bontoa, Kecamatan Mandai, Senin (11/5) sekitar pukul 10.00 Wita. Warga langsung melaporkan kemunculan ular itu ke Damkar Maros.

"Tim langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penyisiran di sekitar halaman rumah. Ular ditemukan bersembunyi di area semak-semak," ujar Anggota Divisi Rescue Dinas Pemadam Kebakaran Maros, Heri kepada detikSulsel, Selasa (12/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Heri menuturkan ular tersebut sempat melakukan perlawanan saat akan dievakuasi. Meski demikian personel Damkar tidak mengalami kesulitan mengevakuasi ular itu menggunakan alat grab stick.

"Panjang ular kurang lebih sekitar 5 meter. Saat dievakuasi sempat bergerak agresif, tetapi anggota berhasil mengendalikan situasi sehingga ular bisa diamankan tanpa menimbulkan korban," bebernya.

ADVERTISEMENT

Proses evakuasi ular itu sempat menjadi tontonan warga di sekitar lokasi. Ular sanca itu kemudian diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulsel untuk penanganan lebih lanjut.

"Ular tersebut diserahkan ke BKSDA Sulsel. Kami imbau kepada warga untuk melaporkan ke damkar jika menemukan hewan liar," imbuh Heri.

Dalam video dilihat detikSulsel, tampak dua orang personel Damkar berupaya menangkap ular itu menggunakan grab stick. Ular itu sempat mematuk grab stick yang digunakan petugas.

Tak berselang lama, seorang petugas berhasil menangkap kepala ular itu. Selanjutnya ular itu ditarik sejumlah personel Damkar dan diletakkan di tanah.



(hsr/asm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads