2 Polisi Terluka Akibat Ledakan Tabung Oksigen Saat RSUD Paniai Kebakaran

Papua Tengah

2 Polisi Terluka Akibat Ledakan Tabung Oksigen Saat RSUD Paniai Kebakaran

Paulus Pulo - detikSulsel
Rabu, 08 Apr 2026 20:31 WIB
Kebakaran melanda RSUD Paniai, Papua Tengah, menyebabkan evakuasi pasien. Api cepat membesar akibat bangunan kayu.
Foto: Kebakaran melanda RSUD Paniai, Papua Tengah, menyebabkan evakuasi pasien. (dok. istimewa)
Paniai -

Dua anggota polisi terluka saat membantu memadamkan kebakaran di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Madi, Kabupaten Paniai, Papua Tengah. Dua anggota polisi itu terkena serpihan kaca akibat ledakan tabung oksigen (O2).

"Pada saat evakuasi pasien dari ruang isolasi anak, ada satu tabung oksigen besar meledak sehingga menyebabkan kaca-kaca ruangan pecah," ujar Kapolres Paniai, AKBP Roycke Betaubun kepada wartawan, Rabu (8/4/2026).

"Serpihan kacanya mengenai Pak Kasat Samapta dan Kanit Sosbud Intelkam Polres Paniai di bagian badan, leher dan kaki," lanjutnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengungkapkan sebanyak 11 tabung oksigen berukuran besar berhasil dievakuasi dari ruang terpadu. Menurutnya, jika tabung itu tidak dievakuasi, maka seluruh bangunan rumah sakit akan ludes terbakar.

"Beruntung kami juga berhasil mengambil 11 tabung oksigen besar di dalam ruang terpadu. Jika tidak sempat diambil dan semuanya meledak, kemungkinan seluruh rumah sakit ludes terbakar," katanya.

ADVERTISEMENT

Dia menuturkan pihaknya menggunakan satu mobil water canon untuk memadamkan api. Selain itu ada bantuan dari mobil penyuplai air milik BPBD Paniai.

"Kurang lebih dua jam api berhasil dikendalikan dengan kondisi seluruh bangunan ruang terpadu ludes terbakar. Untuk korban jiwa tidak ada, semua pasien berhasil dievakuasi dari ruangan. Sementara untuk kerugian materil mencapai Rp3-4 miliar," bebernya.

Terkait penyebab kebakaran, Roycke enggan berspekulasi. Dia menegaskan pihaknya masih melakukan pendalaman dan memeriksa sejumlah saksi di lokasi kejadian.

"Terkait penyebab kebakaran, kita juga sudah periksa sejumlah saksi baik itu Direktur RSUD, petugas cleaning service dan pasien yang pertama melihat api dan beberapa saksi lainnya," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, kebakaran di RSUD Madi Paniai, Papua Tengah terjadi pada Selasa (7/4) sekitar pukul 11. 40 WIT. Api dengan cepat membesar karena bangunan rumah sakit tersebut terdiri dari 80 persen terbuat dari kayu.

"Bangunan RSUD 80 persen terbuat dari kayu sehingga menyebabkan api cepat membesar dan melahap bagian dalam ruangan terpadu," kata Roycke kepada wartawan, Rabu (8/4).



(hsr/asm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads