Kasus serangan anjing liar kembali terjadi di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Kali ini, bocah laki-laki bernama Wira (5) yang menjadi sasaran saat bermain hingga harus dilarikan ke puskesmas.
"Itu anak lagi bermain berdua bersama temannya di sekitar perumahan. Memang lagi sepi, tiba-tiba datang itu anjing," kata Camat Wonomulyo, Samiaji melalui sambungan telepon, Selasa (31/3/2026).
Peristiwa itu terjadi di Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Polman pada Senin (30/3) sekira pukul 17.30 Wita. Samiaji mengatakan kedua bocah itu berlari saat anjing liar menyerang namun korban terjatuh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini anak-anak lari, cuman yang satu itu (korban) terjatuh, sehingga dialah yang diserang anjing. Itu anak yang satu langsung panggil orang tua korban," ungkapnya.
Menurut Samiaji, warga yang berdatangan ke lokasi kejadian sempat berupaya mengejar anjing yang menyerang korban. Namun anjing berhasil kabur ke areal persawahan warga.
"Waktu orang tua korban tiba di lokasi, anjingnya sudah lari. Warga sempat berupaya mengejar cuman sudah lari ke arah persawahan," tuturnya.
Dia menyebut, korban menderita sejumlah luka di tubuhnya akibat gigitan anjing liar. Korban telah dipulangkan ke rumahnya usai menjalani perawatan di RS Pratama Wonomulyo.
"Ada beberapa luka, tadi menurut yang rawat katanya luka gigitan. Korban sudah pulang ke rumahnya, tadi sempat bawa ke rumah sakit untuk perawatan," imbuhnya.
Samiaji mengaku belum memastikan apakah anjing yang menyerang korban terinfeksi rabies atau tidak. Dia menyebut dari keterangan teman korban, ada tiga ekor anjing yang melakukan penyerangan.
"Soal terinfeksi rabies atau tidak itu kita belum pastikan. Tapi mungkin ini adalah anjing sama yang sebelumnya menyerang anak-anak lain di daerah ini," bebernya.
Untuk penanganan lebih lanjut, dinas terkait dibantu warga akan turun ke lapangan mencari anjing yang telah menyerang korban. Warga juga diimbau tidak melepaskan anjing peliharaannya.
"Saya sudah buat surat edaran, agar warga mengandangkan anjing peliharaannya. Rencananya hari ini kita bersama dinas terkait akan turun mencari anjing tersebut untuk dilakukan penanganan," pungkasnya.
Diketahui, kawanan anjing liar sudah tiga kali menyerang anak-anak di daerah Wonomulyo, Polman. Total korban berjumlah 4 orang.
Serangan pertama terjadi di Desa Banua Baru, Kecamatan Wonomulyo, Kamis (19/2) sekira pukul 10.00 Wita. Saat itu, kakak adik bernama Padli (9) dan Alif (7) yang menjadi korban.
Dari 6 ekor anjing, 2 telah dilumpuhkan warga dengan cara ditembak mati. Setelah diteliti, 2 ekor anjing liar itu dipastikan tidak terinfeksi rabies.
Sebulan kemudian, 2 ekor anjing liar dilaporkan menyerang balita bernama Ilham (3) ketika bermain di areal persawahan warga Desa Bakka-Bakka, Kecamatan Wonomulyo, Jumat (19/3) sekira pukul 17.00 Wita.
