Pemukiman Padat Penduduk di Manado Kebakaran, 14 Rumah Hangus

Pemukiman Padat Penduduk di Manado Kebakaran, 14 Rumah Hangus

Fistel Mukuan - detikSulsel
Rabu, 25 Mar 2026 19:09 WIB
Rumah warga hangus terbakar di Manado.
Rumah warga hangus terbakar di Manado. Foto: (dok. istimewa)
Manado -

Kebakaran melanda pemukiman padat penduduk di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut). Sebanyak 14 rumah warga dilaporkan hangus terbakar.

"14 rumah ludes terbakar, Lorong KUA Singkil, Lingkungan 7 dan 8," kata Kepala Seksi Pengendalian Pperasi dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Manado, Raymond kepada wartawan, Rabu (25/3/2026).

Kebakaran tepatnya terjadi pada Rabu (25/3) sekitar pukul 10.30 Wita. Api baru berhasil dipadamkan oleh personel Dinas Pemadam Kebakaran Manado sekitar pukul 11.43 Wita.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Raymond mengatakan api cepat merambat karena angin kencang. Kondisi itu turut menyulitkan petugas untuk melakukan pemadaman.

"Kami menyiapkan 3 mobil pemadam dan 1 unit besar di lokasi kejadian," bebernya.

ADVERTISEMENT

Salah satu warga bernama Roslina Heping menyebut, api berasal dari dapur milik seorang warga bernama Kajuri. Api dengan cepat membesar dan merembet ke rumah lain di sekitar lokasi kejadian.

"Api berasal dari dapur Kajuri yang saat itu sedang menggoreng tahu lalu ditinggal ke warung," ujar Roslina.

Menurut keterangan warga, api pertama kali diketahui saat sudah membesar hingga ke bagian atap rumah. Seorang anak kecil bahkan sempat berteriak memperingatkan Kajuri tentang kebakaran tersebut.

"Ada anak kecil sampai berteriak Opa cepat, sudah terbakar api sudah di atas atap dan tidak bisa ditolong," imbuh Roslina.

Kondisi semakin memburuk ketika api mulai merembet ke rumah lain di sekitarnya. Warga yang berada di lokasi hanya bisa menyaksikan kobaran api yang cepat menyebar.

"Saya lihat sendiri api mulai merembet ke rumah lain," ungkapnya.

Salah satu korban pemilik rumah, Junita mengaku langsung menyelamatkan diri bersama anak-anaknya saat melihat api membesar dari rumah tetangga. Ia tidak sempat menyelamatkan harta benda karena fokus pada keselamatan keluarga.

"Saya langsung kabur bawa dua anak saya, usia 3 dan 9 tahun, yang penting mereka selamat," ujarnya.



(asm/hsr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads