Niat Sholat Ied Idul Fitri Lengkap Tata Cara dan Bacaannya

Niat Sholat Ied Idul Fitri Lengkap Tata Cara dan Bacaannya

Andi Sitti Nurfaisah - detikSulsel
Kamis, 19 Mar 2026 06:30 WIB
Jemaah sedang melakukan Takbiratul Ihram saat sholat id lebaran 2024. Felicia Gisela Sihite
Foto: Ilustrasi sholat Ied Idul Fitri. (Felicia Gisela Sihite)
Makassar -

Sholat Idul Fitri merupakan salah satu ibadah yang dianjurkan bagi umat Islam untuk dikerjakan pada 1 Syawal. Sebelum melaksanakan sholat Ied, penting bagi setiap muslim untuk memahami niat sebagai bagian dari sahnya suatu ibadah.

Melansir laman Kementerian Agama (Kemenag) RI, sholat Ied Idul Fitri dianjurkan untuk dilaksanakan secara berjamaah. Hal ini sebagaimana diterangkan dalam mazhab Syafi'i yang terdapat dalam Kitab Nihayatuz Zain berikut ini:

القسم الثاني من النفل المؤقت وهو ما تسن فيه الجماعة (صلاة العيدين) الأصغر والأكبر وهي من خصائص هذه الأمة

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Artinya: Jenis kedua dari sholat sunnah yang ditentukan waktunya adalah sholat yang dianjurkan untuk dilaksanakan secara berjamaah adalah (sholat dua Id, yaitu Idul Fitri dan Idul Adha). Sholat Ied disyariatkan khusus untuk umat Nabi Muhammad SAW.

Lantas, bagaimana bacaan niat sholat Ied Idul Fitri?

ADVERTISEMENT

Yuk, simak panduan selengkapnya berikut ini!

Niat Sholat Ied Idul Fitri Lengkap Lafaz Arab-Artinya

Disadur dari laman Rumaysho, sholat Ied disunnahkan untuk dikerjakan secara berjamaah. Meski demikian, hal tersebut bukan menjadi syarat sah sehingga sholat Idul Fitri tetap diperbolehkan untuk dilaksanakan secara sendiri.

Untuk itu, berikut bacaan niat sholat Ied Idul Fitri, baik secara berjemaah untuk imam dan makmum, maupun niat sholat sendiri yang dirangkum dari buku 'Tuntunan Lengkap 99 Salat Sunah Superkomplet' oleh Ibnu Watiniyah dan laman Nahdlatul Ulama (NU):

Lafaz Niat Sholat Idul Fitri (Imam)

أُصَلَّى سُنَّةً لِعِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى اللَّهُ أَكْبَرُ

Arab Latin: Ushallii sunnatan li'iidil fithri rak'ataini mustaqbilal qiblati imaaman lillahi taʼaalaa.

Artinya: "Saya niat salat sunah Idul Fitri dua rakaat dengan menghadap kiblat, sebagai imam karena Allah Ta'ala."

Lafaz Niat Sholat Idul Fitri (Makmum)

أَصَلَّى سُنَّةَ لِعِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُومًا لِلَّهِ تَعَالَى اللَّهُ أَكْبَرُ

Arab Latin: Ushallii sunnatan li'iidil fithri rak'ataini mustaqbilal qiblati ma'muuman lillahi ta'aalaa.

Artinya: "Saya niat salat sunah Idul Fitri dua rakaat dengan menghadap kiblat, sebagai makmum karena Allah Ta'ala."

Lafaz Niat Sholat Idul Fitri (Sendiri)

أُصَلَّى سُنَّةً لِعِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءَ لِلَّهِ تَعَالَى

Arab Latin: Ushalli sunnatan li'iidil fithri rak'ataini mustaqbilal qiblati adaa'an lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Saya niat shalat Idul Fitri dua rakaat menghadap kiblat, tunai karena Allah ta'ala."

Tata Cara Sholat Idul Fitri dan Bacaannya

Adapun tata cara sholat Id Idul Fitri selengkapnya yang dirangkum dari buku 'Tuntunan Lengkap 99 Salat Sunah Superkomplet', 'Risalah Tuntunan Shalat Lengkap' oleh Drs Moh Rifa'i, dan laman resmi Muhammadiyah, adalah sebagai berikut:

1. Takbiratul Ihram

Takbiratul Ihram dengan membaca takbir:

اللهُ أَكْبَرُ

Arab Latin: Allahu akbar.

Artinya: "Allah Maha Besar."

Saat takbiratul ihram, disertai membaca niat sholat Ied Idul Fitri yang tertera di atas.

2. Membaca Doa Iftitah

Setelah takbiratul ihram, dilanjutkan dengan membaca doa iftitah. Berikut bacaan doa iftitah yang dapat dibaca:

Doa Iftitah #1

اللَّهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيرًا وَسُبْحَانَ اللَّهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا. إِنِّي وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِي فَطَرَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ حَنِيفًا مُّسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ. إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ لَا شَرِيكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِينَ.

Arab Latin: Allaahu akbar kabiiraw wal-hamdu lillaahi katsiiraw wa subhaanallaahi bukrataw wa ashiilaa. Innii wajjahtu wajhiya lil-ladzii fatharas-samaawaati wal-ardha haniifam muslimaw wa maa ana minal-musyrikiin. Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi rabbil-'aalamiin. Laa syariikalahu wa bidzaalika umirtu wa ana minal-muslimiin.

Artinya: "Allah Maha Besar lagi sempurna kebesaran-Nya, segala puji hanya kepunyaan Allah, pujian yang banyak, dan Mahasuci Allah di waktu pagi dan petang. Kuhadapkan wajahku (hatiku) kepada Tuhan yang menciptakan langit dan Bumi dengan keadaan lurus dan menyerahkan diri dan aku bukanlah dari golongan kaum musyrikin. Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanya untuk Allah, Tuhan seluruh alam. Tidak ada sekutu bagi-Nya dan dengan itu aku diperintahkan untuk tidak menyekutukan-Nya. Dan aku dari golongan orang muslimin."

Doa Iftitah #2

اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ اللَّهُمَّ نَقْنِي مِنْ خَطَايَايَ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ اللَّهُمَّ اغْسِلْنِي مِنْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ.

Arab Latin: Allaahumma baa'id bainii wa baina khathaayaaya kamaa baa'ad-ta bainal-masyriqi wal-maghrib. Allaahumma naqqinii min kha-thaayaaya kamaa yunaqqats-tsaubul-abyadhu minad-danas. Allaa-hummaghsilnii min khathaayaaya bil-maa'i wats-tsalji wal-barad.

Artinya: "Ya Allah, jauhkanlah aku dari kesalahan dan dosa sebagai-mana Engkau telah menjauhkan antara timur dan barat. Ya Allah, bersihkanlah aku dari segala kesalahan dan dosa sebagaimana bersihnya kain putih dari kotoran. Ya Allah, sucikanlah segala kesalahanku dengan air, salju dan air embun sebersih-bersihnya."

3. Takbir

Setelah membaca doa iftitah, dilanjutkan dengan takbir sebanyak 7 kali. Sementara pada rakaat kedua, sebelum membaca Al-Fatihah takbir sebanyak 5 kali.

Adapun di antara sela-sela takbir dianjurkan membaca bacaan berikut:

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ

Arab Latin: Subhanallah walhamdu lillah wa lâ ilaha illallahu wallâhu akbar.

Artinya: "Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah dan tidak ada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar."

Atau, boleh juga dengan mambaca bacaan berikut:

اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا ، وَالْحَمْدُ لِلهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا

Arab Latin: Allâhu akbar kabîrâ, wal hamdu lillahi katsîrâ, wa subhanallahi bukrataw wa ashîlâ.

Artinya: "Allah Maha Besar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak. Maha Suci Allah pada pagi dan petang."

4. Membaca Surat Al-Fatihah

Setelah takbir tambahan tersebut selesai, membaca surah Al-Fatihah berikut:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ. الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ. الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ. ملِكِ يَوْمِ الدِّينِ. إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ. اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ. صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ. آمِينَ

Arab Latin: Bismillaahir-rahmaanir-rahiim. Al-hamdu lillaahi rabbil-'aala-miin. Ar-rahmaanir-rahiim. Maaliki yaumid-diin. Iyyaaka na budu wa iyyaaka nasta'iin. Ihdinash-shiraathal-mustaqiim. Shiraathal-ladziina an'amta 'alaihim; ghairil-maghdhuubi 'alaihim wa ladh-dhaalliin. Aamiin.

Artinya: "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam, Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang, Pemilik hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat. Semoga Allah memperkenankan."

5. Membaca Surat Pendek Al-Qur'an

Setelah surat Al-Fatihah, dilanjutkan membaca surat pendek dalam Al-Qur'an. Adapun surat yang dianjurkan adalah:

  • Rakaat pertama: Surat Qaf atau Surat Al-A'la
  • Rakaat kedua: Surat Al-Qamar atau Surat Al-Ghasiyah

6. Rukuk

Kemudian rukuk dengan membaca doa:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيمِ وَبِحَمْدِهِ (3x)

Arab Latin: Subhaana rabbiyal-'azhiimi wa bihamdih. (Dibaca 3x)

Artinya: "Maha Suci Tuhanku, Tuhan Yang Maha Agung serta memujilah aku kepada-Nya."

Atau juga bisa membaca bacaan berikut ini:

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا وَبِحَمْدِكَ اللَّهُمَّ اغْفِرْلِي

Arab Latin: Subhaanakallaahumma rabbanaa wa bihamdikallaahummaghfirlii. (Dibaca 1X)

Artinya: Maha suci Engkau, ya Allah, dan dengan memuji kepada Engkau, ya Allah, aku memohon ampun.

7. I'tidal

Bangun dari rukuk atau i'tidal dengan mengucapkan:

سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ

Arab Latin: Sami'allaahu li man hamidah.

Artinya: "Allah mendengar pujian orang yang memuji-Nya."

8. Membaca Doa I'tidal

Setelah berdiri tegak (i'tidal), membaca doa:

رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءُ السَّمَوَاتِ وَمِلْءُ الْأَرْضِ وَمِلْءُ مَا شِئْتَ مِنْ شَيْءٍ بَعْدُ.

Arab Latin: Rabbanaa lakal-hamdu mil'us-samaawaati wa mil'ul-ardhi wa mil'u maa syi'ta min syai'in ba'du.

Artinya: "Ya Tuhan kami! Bagi-Mu segala puji, sepenuh langit dan bumi, dan sepenuh apa yang Engkau kehendaki sesudah itu."

Boleh juga membaca bacaan berikut ini:

رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيرًا طَيِّبًا مُّبَارَكًا فِيْهِ.

Arab Latin: Rabbanaa wa lakal-hamdu hamdan katsiiran thayyibam mubaarakan fiihi.

Artinya: "Wahai Tuhan kami, hanya untuk-Mu segala pujian, pujian yang banyak, yang baik, yang diberkahi di dalamnya.

9. Sujud

Setelah itu, sujud dengan membaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ (3x)

Arab Latin: Subhaana rabbiyal-a'laa wa bihamdih. (Dibaca sebanyak 3x)

Artinya: "Maha Suci Tuhanku, Tuhan Yang Maha Tinggi serta memujilah aku kepada-Nya."

Atau juga bisa membaca bacaan berikut ini:

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا وَبِحَمْدِكَ اللَّهُمَّ اغْفِرْلِي

Arab Latin: Subhaanakallaahumma rabbanaa wa bihamdikallaahummaghfirlii. (Dibaca 1X)

Artinya: Maha suci Engkau, ya Allah, dan dengan memuji kepada Engkau, ya Allah, aku memohon ampun.

10. Duduk di antara Dua Sujud

Bangun dari sujud dan membaca doa duduk di antara dua sujud berikut:

رَبِّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَاجْبُرْنِي وَارْفَعْنِي وَارْزُقْنِي وَاهْدِنِي وَعَافِنِي وَاعْفُ عَنِّي.

Arab Latin: Rabbighfir lii warhamnii wajburnii warfa'nii warzuqnii wahdinii wa 'aafinii wa'fu 'annii.

Artinya: "Ya Allah, ampunilah dosaku, belas kasihanilah aku dan cu-kupkanlah segala kekuranganku dan angkatlah derajatku dan berilah rezeki kepadaku, dan berilah aku petunjuk dan berilah kesehatan kepadaku dan berilah ampunan kepadaku."

Atau juga bisa membaca bacaan berikut ini:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَاجْبُرْنِي وَاهْدِنِي وَارْزُقْنِي

Arab Latin: Allaahummaghfirlii warhamnii wajburnii wahdinii warzuqnii.

Artinya: "Ya Allah ampunilah aku, kasihanilah aku, cukupilah aku, tunjukilah aku, dan berilah rizki untukku."

11. Sujud Kedua

Kemudian melakukan sujud kedua dengan bacaan yang sama seperti sujud pertama.

12. Berdiri untuk Rakaat Kedua

Setelah bangkit dari sujud kedua, bangkit berdiri untuk melanjutkan rakaat kedua dengan rangkaian yang sama seperti pada rakaat pertama.

13. Tasyahud Akhir

Setelah bangun dari sujud kedua pada rakaat kedua, dilanjutkan dengan tasyahud akhir dengan membaca doa:

التَّحِيَّاتُ المُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ السَّلَامُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيِّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلَامُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِينَ . أَشْهَدُ انْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَ اشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى أَي سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ . كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ فِي العَالَمِينَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ .

Arab Latin: Attahiyaatul mubaarakaatush shalawaa tuth thayyibaatu lillaah. Assalaamu 'alaika ayyuhan nabiyyu warah -matullaahi wabarakaatuh assalaamu'alainaa wa'alaa 'ibaadillaahish shaalihiin. Asy-hadu al laa ilaaha illallaah, wa-asyhadu anna muhammadar Rasuulullaah. Allaahumma shalli 'alaa sayyidinaa Muhammad.

Wa 'alaa aali sayyidinaa muhammad.

Kama shallaita 'alaa sayyidinaa ibraahiima wa'alaa aali sayyidinaa ibraahium wabaarik 'alaa sayyidinaa muhammad wa-'alaa aali sayyidinaa muhammad. Kamaa baarakta 'alaa sayyidinaa ibraahiima wa alaa aali sayyidinaa ibraahiim fil'aalamina innaka hamiidum majiid.

Artinya: Segala kehormatan, keberkahan, kebahagiaan dan kebaikan bagi Allah. Salam, rahmat dan berkahNya kupanjatkan kepadamu wahai Nabi (Muhammad). Salam (keselamatan) semoga tetap untuk kami seluruh hamba yang shaleh-shaleh. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah. Ya Allah! Limpahilah rahmat kepada Nabi Muhammad.

Ya Allah! Limpahilah rahmat atas keluarga Nabi Muhammad.

Sebagaimana pernah Engkau beri rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Dan limpahilah berkah atas Nabi Muhammad beserta para keluarganya. Sebagaimana Engkau memberi berkah kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Di seluruh alam semesta Engkaulah yang terpuji, dan Maha Mulia.

14. Salam

Kemudian akhiri sholat dengan salam, yakni menengok ke kanan lalu ke kiri dengan membaca:

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ

Arab Latin: Assalamu'alaikum wa rahmatullahi.

Artinya: Keselamatan dan rahmat Allah semoga tetap pada kami sekalian.

Demikianlah bacaan niat sholat Ied Idul Fitri beserta tata cara lengkap bacaannya. Semoga membantu!




(alk/alk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads