Lebaran Idul Fitri 2026 Hari Apa? Ini Prediksi Pemerintah, NU-Muhammadiyah

Lebaran Idul Fitri 2026 Hari Apa? Ini Prediksi Pemerintah, NU-Muhammadiyah

Osmawanti Panggalo - detikSulsel
Rabu, 18 Mar 2026 16:40 WIB
Jadwal Idul Fitri pemerintah, NU dan Muhammadiyah
Ilustrasi Lebaran Idul Fitri (Foto: Getty Images/Rifka Hayati)
Makassar -

Menjelang akhir Ramadhan, umat Islam mulai mencari kepastian jadwal Lebaran 2026. Informasi ini penting untuk mempersiapkan momen kemenangan, mulai dari ibadah, liburan, hingga rencana berkumpul bersama keluarga.

Di Indonesia, penentuan Hari Raya Idul Fitri biasanya menunggu hasil sidang isbat yang digelar pemerintah melalui Kementerian Agama. Namun, sejumlah organisasi keagamaan, seperti Muhammadiyah telah lebih dulu menetapkan jadwal Lebaran 2026

Meski demikian, potensi perbedaan penetapan tetap bisa terjadi antara pemerintah dan organisasi keagamaan. Untuk itu, berbagai lembaga seperti BMKG dan BRIN juga turut melakukan analisis astronomi guna memperkirakan awal bulan Syawal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lantas, Lebaran Idul Fitri 2026 hari apa?

Yuk, cek jadwal dan prediksinya di bawah ini!

ADVERTISEMENT

Lebaran Idul Fitri 2026 Hari Apa?

Berikut informasi mengenai prediksi Lebaran 2026 menurut pemerintah dan NU juga jadwal penetapan Muhammadiyah:

Prediksi Lebaran Idul Fitri 2026 Pemerintah: Sabtu, 21 Maret 2026

Pemerintah memprediksi Lebaran Idul Fitri 2026 jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026. Prediksi tersebut tercantum dalam Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang diterbitkan oleh Kemenag RI.

Namun perlu diketahui bahwa tanggal tersebut masih bersifat prakiraan. Melansir akun resmi @bimasislam, pemerintah baru akan mengumumkan jadwal Lebaran 2026 setelah sidang isbat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah pada 19 Maret 2026.

Melansir detikNews, berdasarkan hasil perhitungan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) posisi hilal saat Matahari terbenam di wilayah Indonesia pada Kamis, 19 Maret 2026 diperkirakan masih relatif rendah. Ketinggian hilal diperkirakan berkisar antara 0,91 derajat di Merauke hingga 3,13 derajat di Sabang.

Adapun elongasi atau jarak sudut antara Bulan dan Matahari diperkirakan berada pada rentang 4,54 derajat di Waris, Papua hingga 6,1 derajat di Banda Aceh. Selain itu, umur Bulan saat Matahari terbenam diperkirakan berada di kisaran 7,41 jam hingga 10,44 jam.

Kemudian, peneliti Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin juga menjelaskan hasil analisis terkait prediksi Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Prediksi tersebut didasarkan pada analisis astronomi terhadap posisi hilal pada saat Magrib tanggal 19 Maret 2026 di wilayah Asia Tenggara.

Menurut Thomas, secara astronomi posisi hilal pada waktu tersebut belum memenuhi kriteria baru Menteri-Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS) yang digunakan oleh negara-negara Asia Tenggara.

"Fakta astronomi, pada saat Maghrib 19 Maret 2026 di wilayah Asia Tenggara, hilal belum memenuhi kriteria baru MABIMS, ditunjukkan pada kurva kuning yang melintasi Asia Tengah," kata Thomas.

Kriteria MABIMS menetapkan bahwa awal bulan Hijriah dapat dimulai apabila tinggi hilal minimal mencapai 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat. Dengan kondisi tersebut, Thomas mengatakan awal bulan Syawal kemungkinan baru dimulai pada hari berikutnya.

Dengan demikian, berdasarkan penelitian BMKG dan BRIN apabila menggunakan kriteria yang ditetapkan pemerintah, Lebaran 2026 diprediksi jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026.

Prediksi Jadwal Lebaran 2026 Nahdlatul Ulama (NU): Sabtu, 21 Maret 2026

NU memprediksi Lebaran 2026 jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026. Prediksi tersebut terdapat pada kalender Almanak NU yang diterbitkan oleh Lembaga Falakiyah PCNU Bojonegoro.

Perlu diketahui NU juga belum mengumumkan jadwal resmi Lebaran 2026. penetapan resminya tetap menunggu hasil rukyatul hilal oleh Lembaga Falakiyah PBNU pada Kamis, 19 Maret 2026.

Namun, melansir laman resminya Lembaga Falakiyah PCNU telah merilis data hilal untuk penentuan 1 Syawal 1447 H. Berdasarkan data falakiyah untuk 19 Maret 2026, posisi hilal memang belum berada di atas ufuk, namun masih belum memenuhi kriteria imkanur rukyah.

"Data Falakiyah mengenai hilal 29 Ramadhan 1447 H yang bertepatan dengan Kamis Kliwon, 19 Maret 2026 M menunjukkan hilal sudah di atas ufuk, tetapi belum memenuhi kriteria imkanur rukyah," dikutip detikSulsel, Rabu (18/3/2026).

Dengan kondisi tersebut, terdapat kemungkinan bulan Ramadhan digenapkan (istikmal) menjadi 30 hari. Karena itu, Idul Fitri 2026 versi NU diperkirakan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Jadwal Lebaran 2026 Muhammadiyah: Jumat, 20 Maret 2026

Sementara itu, Muhammadiyah telah menetapkan jadwal resmi Lebaran 2026 pada hari Jumat, 20 Maret 2026. Penetapan tersebut tercantum dalam Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 02/MLM/I.0/2025 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 Hijriah.

Keputusan tersebut berdasarkan hasil hisab yang dilakukan pleh Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah yang mengacu pada prinsip, syarat, serta parameter yang digunakan dalam Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Berikut hasil hisabnya:

  • Ijtimak jelang Ramadan 1447 H terjadi pada hari Selasa Kliwon, 29 Sya'ban 1447 H bertepatan dengan 17 Februari 2026 M, pukul 12:01:09 UTC.
  • Pada saat Matahari terbenam di hari ijtimak terjadi, sebelum pukul 24:00 UTC tidak ada satu wilayah pun di muka bumi yang memenuhi Parameter Kalender Global (PKG) 1, yaitu tinggi Bulan β‰₯ 5Β° dan elongasi Bulan β‰₯ 8Β°.
  • Pada saat Matahariterbenamdihariijtimak terjadi itu ada wilayah yang memenuhi Parameter Kalender Global (PKG) 2, yaitu tinggi Bulan β‰₯ 5ΒΊdanelongasi Bulan β‰₯ 8Β° setelah pukul 24:00UTCdanijtimak terjadi sebelumfajardiNewZealand (16:06:13UTC). Wilayah yang memenuhi parameter tersebut termasuk daratan Amerika, antara lain yang pertama adalah:
    • Lintang: 56Β°48'49" LU, Bujur: 158Β°51'44" BB
    • Tinggi Bulan: 5Β° 23β€² 35β€³, Elongasi: 8Β° 00β€² 11"
  • Di seluruh dunia tanggal 1 Ramadan 1447 H jatuh pada hari Rabu Legi, 18 Februari 2026 Μ.

Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersama Lebaran 2026

Pemerintah menetapkan libur nasional dan cuti bersama melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 1497, 2, dan 5 tahun 2025 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026. Berdasarkan SKB tersebut masyarakat mendapatkan 3 hari cuti bersama dan 2 hari libur nasional.

Namun, karena Lebaran 2026 berdekatan dengan Hari Suci Nyepi maka masyarakat dapat menikmati 7 hari libur berturut-turut. Berikut rinciannya:

  • Rabu, 18 Maret 2026: Cuti bersama Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948
  • Kamis, 19 Maret 2026: Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948
  • Jumat, 20 Maret 2026: Cuti bersama Idul Fitri 1447 Hijriah
  • Sabtu, 21 Maret 2026: Idul Fitri 1447 Hijriah
  • Minggu, 22 Maret 2026: Idul Fitri 1447 Hijriah
  • Senin, 23 Maret 2026: Cuti bersama Idul Fitri 1447 Hijriah
  • Selasa, 24 Maret 2026: Cuti bersama Idul Fitri 1447 Hijriah

Demikian informasi mengenai jadwal Lebaran Idul Fitri 2026 berdasarkan prediksi pemerintah dan NU, serta penetapan dari Muhammadiyah. Semoga bermanfaat, ya!




(alk/alk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads