Musim mudik 2026 bertepatan dengan melonjaknya kasus campak di Indonesia. Masyarakat diminta lebih memperhatikan kondisi kesehatan terutama anak-anak dengan melengkapi imunisasi sebelum melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026.
Dilansir dari detikHealth, Plt Dirjen Penanggulangan Penyakit Kemenkes Andi Saguni mengatakan orang tua perlu waspada terhadap gejala yang mengarah ke campak. Jika muncul gejalah demam, batuk, pilek, hingga konjungtivitis atau mata merah, anak sebaiknya segera diperiksakan ke fasilitas pelayanan kesehatan.
"Kalau ada demam, batuk, pilek, atau tanda-tanda yang mengarah ke campak, segera bawa ke fasilitas kesehatan. Sebaiknya perjalanan ditunda sampai anak sembuh," imbau Andi saat ditemui di Gedung Kemenkes RI, Jumat (13/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menuturkan penyakit campak memiliki tingkat penularan sangat tinggi sehingga anak yang sedang sakit sebaiknya tidak diajak bepergian. Hal ini untuk menghindari penularan ke orang lain.
Selain itu, Andi juga mengingatkan pemudik yang memiliki gejala batuk atau pilek untuk menggunakan masker selama perjalanan. Bahkan bagi orang yang sehat, penggunaan masker tetap dianjurkan saat berada di tempat ramai seperti terminal, bandara, atau pelabuhan.
Lebih lanjut, Andi menekankan pentingnya menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), seperti rajin mencuci tangan dengan sabun, terutama saat berada di area publik yang padat.
Lengkapi Imunisasi Anak
Andi menambahkan imunisasi campak sangat efektif dalam memberikan perlindungan pada anak. Vaksin campak diberikan dua kali, yaitu pada usia 9 bulan dan 18 bulan.
"Kalau baru satu kali imunisasi pada usia 9 bulan, perlindungannya sekitar 80 persen. Tapi setelah imunisasi kedua pada usia 18 bulan, perlindungannya bisa meningkat sampai sekitar 97 persen," jelasnya.
Pemerintah saat ini juga terus mengejar cakupan imunisasi melalui berbagai kampanye dan layanan jemput bola di daerah yang mengalami peningkatan kasus campak.
Menurut Andi, selain imunisasi, edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya kebersihan dan kesehatan juga terus digencarkan untuk menekan penularan penyakit selama periode mudik.
(hsr/hsr)











































