Cek Hasil Sidang Isbat Penetapan Awal Puasa 2026 di Sini!

Cek Hasil Sidang Isbat Penetapan Awal Puasa 2026 di Sini!

Andi Sitti Nurfaisah - detikSulsel
Selasa, 17 Feb 2026 16:55 WIB
Ilustrasi hasil sidang isbat penetapan awal Ramadhan 2026.
Foto: Kementerian Agama
Makassar -

Pemerintah akan mengumumkan hasil sidang isbat awal puasa Ramadhan 2026 secara resmi malam ini, Selasa 17 Februari 2026. Penetapan ini akan menjadi acuan resmi bagi umat Islam di Indonesia untuk melaksanakan ibadah puasa Ramadhan.

Disadur dari akun Instagram resminya, Kementerian Agama (Kemenag) RI menjadwalkan sidang isbat berlangsung mulai pukul 16.30 WIB di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat. Sementara hasil sidang isbat diumumkan pada pukul 19.05 WIB.

Cek hasil sidang isbat penentuan awal puasa melalui live streaming Kemenag berikut ini:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, detikers juga dapat menyaksikannya melalui live streaming yang disediakan detikSulsel berikut:

==> Live Streaming Penetapan 1 Ramadhan 2026 di akun detikSulsel

ADVERTISEMENT

1 Ramadhan Diprediksi Jatuh pada 19 Februari 2026

Koordinator KR Astronomi dan Observatorium Pusat Riset Antariksa BRIN Prof Thomas Djamaluddin mengungkapkan 1 Ramadhan 1447 H diprediksi jatuh pada 19 Februari jika menggunakan hilal lokal. Awalnya, ia mengatakan terdapat potensi perbedaan awal Ramadhan di Indonesia.

"Perbedaan kali ini berbeda dengan yang sebelumnya karena beda metode (hisab vs rukyat) atau beda kriteria (Wujudul Hilal vs Imkan Rukyat). Perbedaan kali ini karena beda hilal global vs hilal lokal," ujar Thomas kepada wartawan yang dikutip dari detikNews, Selasa (17/2/2026).

Thomas menjelaskan hilal global merujuk terpenuhinya kriteria Imkanur Rukyat. Pada waktu Maghrib nanti, kriteria itu terpenuhi di Alaska. Maka, penetapan awal Ramadhan jatuh pada 18 Februari 2026.

"Hilal global merujuk terpenuhinya kriteria Imkan Rukyat di mana saja. Pada saat magrib 17 Februari kriteria itu terpenuhi di Alaska, maka pengguna Kalender Hijriyah Global Tunggal (KHGT) menetapkan awal Ramadan 18 Februari 2026," ujar Thomas.

Sementara itu, hilal lokal merujuk pada wilayah Indonesia dan Asia Tenggara. Pada waktu magrib nanti, katanya, posisi hilal belum memenuhi Imkanur Rukyat bahkan di Indonesia masih berada di bawah ufuk.

"Hilal lokal merujuk wilayah Indonesia dan Asia Tenggara. Pada saat Magrib 17 Februari, posisi hilal belum memenuhi kriteria Imkan Rukyat, bahkan di Indonesia posisi bulan masih di bawah ufuk," kata dia.

Sehingga, awal Ramadhan jatuh pada 19 Februari 2026 jika merujuk pada hilal lokal. Penentuan awal Ramadhan tetap menunggu hasil sidang isbat yang diumumkan pemerintah.

"Maka secara hisab dan (nanti dibuktikan) secara rukyat awal Ramadhan pada 19 Februari 2026," ujarnya.

Hasil sidang isbat penetapan awal puasa Ramadhan 2026 biasanya juga akan diumumkan melalui media sosial resmi Kemenag RI. Untuk memudahkan, berikut media sosial Kemenag RI:

Instagram: @kemenag_ri

Twitter/X: @Kemenag_RI

Facebook: Kementerian Agama RI

TikTok: @kemenag_ri

Tahapan Sidang Isbat 2026

Sidang isbat 2026 terdiri dari tiga tahapan. Pertama, seminar posisi hilal yang dijadwalkan pada pukul 16.30 WIB.

Kedua, pelaksanaan sidang isbat pada pukul 18.30 WIB yang dilaksanakan secara tertutup. Pada tahapan ini pula awal Ramadhan jatuh pada tanggal berapa akan diputuskan.

Tahapan terakhir ialah konferensi pers pengumuman keputusan penetapan awal Ramadhan 2026 yang berlangsung pada pukul 19.05 WIB.

Untuk lebih jelas, berikut rinciannya:

  • Pukul 16.30 WIB: Seminar Posisi Hilal
  • Pukul 18.30 WIB: Pelaksanaan Sidang Isbat
  • Pukul 19.05 WIB: Konferensi Pers Penetapan 1 Ramadhan 1447 H/2026 M

Berdasarkan penjelasan di atas, maka hasil sidang isbat penetapan 1 Ramadhan 2026 diumumkan jam 19.05 WIB. Adapun hasil sidang ini nantinya akan diumumkan melalui konferensi pers.

Demikianlah informasi link live streaming untuk memantau hasil sidang isbat penetapan awal Ramadhan 2026. Semoga membantu, detikers!




(alk/alk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads