Sebanyak 9 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan (Sulsel), terancam dilanda bencana alam akibat cuaca ekstrem selama 10 hari ke depan. Kota Makassar sebagai salah satu wilayah terdampak dilaporkan telah dihantam banjir hingga Kabupaten Maros dilanda angin kencang.
Alarm bahaya potensi bencana itu mengacu dari peringatan dini curah hujan tinggi yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar periode dasarian kedua Januari 2026. Peringatan cuaca ekstrem ini diprakirakan berlangsung sejak 11 hingga 20 Januari 2026.
Kesembilan wilayah di Sulsel berpotensi terdampak, di antaranya Makassar, Barru, Bone, Gowa, Jeneponto, Maros, Pangkep, Soppeng dan Takalar. BMKG mengingatkan adanya potensi hujan lebat yang memicu bencana hidrometeorologi di daerah tersebut.
"Daerah-daerah ini perlu menjadi kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, angin kencang, dan tanah longsor," kata Kepala BPBD Sulsel Amson Padolo kepada detikSulsel, Minggu (11/1/2026).
Amson mengingatkan ada enam daerah yang masuk kategori Awas, yakni Makassar, Bone, Gowa, Barru, Maros, Pangkep dan Takalar. Keenam daerah itu masuk status Awas lantaran curah hujannya yang berpotensi sangat tinggi.
"Sesuai rilis BMKG ada beberapa kabupaten dan kota yang berada pada zona Awas dengan potensi curah hujan yang sangat lebat dan ekstrem, kami berharap masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan," paparnya.
Masyarakat diimbau untuk menghindari lokasi rawan banjir atau longsor. Warga diminta segera mengungsi apabila berada pada zona yang rawan dan melapor apabila ada warga yang rentan untuk segera dievakuasi.
"Saat ini semua aparat BPBD dan tim rescue telah standby di posko-posko yang akan segera melakukan tindakan kedaruratan," tambah Amson.
Daftar Daerah Terdampak Cuaca Ekstrem
BMKG membagi status atau level peringatan cuaca ekstrem di sembilan wilayah tersebut. Rinciannya, status Waspada (curah hujan 150-200 milimeter), Siaga (curah hujan 200-300 milimeter) dan Awas (curah hujan di atas 300 milimeter).
Berdasarkan data dari BMKG Wilayah IV Makassar, berikut daftar kabupaten dan kota di Sulsel berpotensi terdampak cuaca ekstrem beserta sebaran kecamatannya hingga 20 Januari 2026:
Status Waspada
- Barru: Kecamatan Soppengriaja
- Gowa: Kecamatan Tompobulu
- Jeneponto: Kecamatan Bangkala
- Maros: Kecamatan Mallawa
- Soppeng: Kecamatan Marioriwawo
- Takalar: Kecamatan Mangarabombang
Status Siaga
- Barru: Kecamatan Balusu
- Bone: Kecamatan Bontocani
- Gowa: Kecamatan Bajeng Barat, Bajeng, Barombong, Biringbulu, Bontolempangan, Bontomarannu, Bontonompo Selatan, Bontonompo, Bungaya, Manuju, Pallangga, Parigi dan Tombolopao
- Jeneponto: Kecamatan Bangkala Barat
- Makassar: Kecamatan Bontoala, Makassar, Mamajang, Mariso, Rappocini, Tallo, Tamalate, Ujung Pandang, Ujung Tanah dan Wajo
- Maros: Kecamatan Camba
- Soppeng: Kecamatan Lalabata
- Takalar: Kecamatan Galesong Selatan, Galesong Utara, Galesong, Mappakasunggu, Pattallasang, Polombangkeng Selatan, Polombangkeng Utara, dan Sanrobone
Status Awas
- Barru: Kecamatan Barru, Pujananting, Taneteriaja, dan Taneterilau
- Bone: Kecamatan Tellulimpoe
- Gowa: Kecamatan Parangloe, Pattalassang, Somba Opu, dan Tinggimoncong
- Makassar: Kecamatan Biringkanaya, Manggala, Panakkukang, dan Tamalanrea
- Maros: Kecamatan Bantimurung, Bontoa, Cenrana, Lau, Mandai, Maros Baru, Marusu, Moncongloe, Simbang, Tanralili, Tompobulu, dan Turikale
- Pangkep: Kecamatan Balocci, Bungoro, Labakkang, Liukangtupabbiring Utara, Liukangtupabbiring, Mandalle, Marang, Minasatene, Pangkajene, Segeri, dan Tondong Tallasa
Simak Video "Video: Gelombang Panas Ekstrem Landa Eropa, Rekor Suhu Terpanas Pecah"
(sar/sar)