Honai Diduga Markas OPM di Intan Jaya Digerebek TNI, 3 Senjata Api Disita

Papua Tengah

Honai Diduga Markas OPM di Intan Jaya Digerebek TNI, 3 Senjata Api Disita

Paulus Pulo - detikSulsel
Jumat, 17 Jul 2026 13:54 WIB
TNI menyita senjata api dan barang milik OPM usai menggerebek sebuah honai di Intan Jaya.
Foto: TNI menyita senjata api dan barang milik OPM usai menggerebek sebuah honai di Intan Jaya. (dok. Istimewa)
Intan Jaya -

Tim Patroli Komando Operasi (Koops) TNI Habema menggerebek sebuah honai yang diduga menjadi markas Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. TNI menyita tiga senjata api dari lokasi.

"Personel Satgas berhasil menguasai honai yang digunakan sebagai tempat transit kelompok bersenjata OPM," ungkap Kapen Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna dalam keterangannya, Jumat (17/7/2026).

Penggerebekan itu di honai yang terletak di sekitar Kampung Abundoga, Kabupaten Intan Jaya, Kamis (16/7). Lokasi itu diduga menjadi tempat transit OPM pimpinan Daniel Aibon Kogoya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari lokasi tersebut diamankan satu pucuk senjata api organik jenis Lee Enfield kaliber 7,62 mm, dua pucuk senjata api rakitan kaliber 5,56 mm," bebernya.

Selain itu, ada satu pucuk senapan angin dalam kondisi terbongkar dan sejumlah amunisi. TNI turut mengamankan berbagai perlengkapan lain yang berkaitan dengan aktivitas kelompok tersebut.

ADVERTISEMENT

"Keberhasilan ini menjadi langkah penting dalam mengurangi potensi ancaman terhadap masyarakat sipil sekaligus mencegah penggunaan senjata untuk melakukan aksi kekerasan di wilayah Intan Jaya," paparnya.

Di tengah pelaksanaan operasi, empat warga yang berada di sekitar lokasi secara sukarela menyampaikan harapan agar kampung mereka tetap damai, aman, dan terbebas dari kekerasan. Mereka berkomitmen menjaga ketenangan lingkungan.

"Operasi ini juga menjadi bukti dedikasi dan profesionalisme prajurit TNI yang menjalankan tugas dengan penuh keberanian, disiplin, dan pengorbanan demi menjaga kedaulatan negara sekaligus melindungi masyarakat Papua dari ancaman kelompok bersenjata," papar Wirya.

Wirya menegaskan bahwa setiap operasi keamanan yang dilaksanakan Koops TNI Habema selalu berlandaskan prinsip selektif, terukur, profesional, dan mengutamakan keselamatan masyarakat. Keamanan yang terjaga merupakan fondasi bagi berlangsungnya pembangunan dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

"Tugas utama kami adalah memberikan rasa aman kepada masyarakat Papua. Setiap tindakan dilakukan secara terukur berdasarkan informasi yang valid, dengan tetap mengedepankan perlindungan terhadap warga sipil serta menghormati nilai-nilai kemanusiaan," pungkasnya.



(sar/hsr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads