Doa Buka Puasa Asyura 10 Muharram Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Doa Buka Puasa Asyura 10 Muharram Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

St. Fatimah - detikSulsel
Selasa, 16 Jul 2024 18:16 WIB
Close-up of religious Muslim woman and her family praying before the meal at dining table on Ramadan.
Ilustrasi (Foto: Getty Images/Drazen Zigic)
Makassar -

Membaca doa merupakan salah satu amalan yang dianjurkan saat berbuka puasa, termasuk puasa sunnah Asyura. Lantas, seperti apa doa buka puasa Asyura 10 Muharram?

Anjuran berdoa saat berbuka puasa termaktub dalam hadits riwayat At-Tirmidzi. Dikutip dari laman MUI berikut bunyi haditsnya::

Ψ«ΩŽΩ„ΩŽΨ§Ψ«ΩŽΨ©ΩŒ Ω„ΩŽΨ§ ΨͺΩΨ±ΩŽΨ―Ω‘Ω Ψ―ΩŽΨΉΩ’ΩˆΩŽΨͺُهُمْ: Ψ§Ω„Ω’Ψ₯ΩΩ…ΩŽΨ§Ω…Ω Ψ§Ω„Ω’ΨΉΩŽΨ§Ψ―ΩΩ„Ω ΩˆΩŽΨ§Ω„Ψ΅Ω‘ΩŽΨ§Ψ¦ΩΩ…Ω Ψ­ΩΩŠΩ†ΩŽ ΩŠΩΩΩ’Ψ·ΩΨ±Ω ΩˆΩŽΨ―ΩŽΨΉΩ’ΩˆΩŽΨ©Ω Ψ§Ω„Ω’Ω…ΩŽΨΈΩ’Ω„ΩΩˆΩ…Ω ΩŠΩŽΨ±Ω’ΩΩŽΨΉΩΩ‡ΩŽΨ§ ΩΩŽΩˆΩ’Ω‚ΩŽ Ψ§Ω„Ω’ΨΊΩŽΩ…ΩŽΨ§Ω…Ω وَΨͺُفَΨͺΩ‘ΩŽΨ­Ω Ω„ΩŽΩ‡ΩŽΨ§ Ψ£ΩŽΨ¨Ω’ΩˆΩŽΨ§Ψ¨Ω Ψ§Ω„Ψ³Ω‘ΩŽΩ…ΩŽΨ§Ψ‘Ω

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Artinya: "Tiga orang yang doanya tidak tertolak: seorang pemimpin yang adil, seorang yang berpuasa saat berbuka dan doa orang yang terzalimi, doanya diangkat di atas awan dan pintu-pintu langit dibukakan," (HR. Tirmidzi no. 2449)

Nah, bagi detikers yang sedang menjalankan puasa sunnah Asyura, berikut bacaan doa buka puasa Asyura 10 Muharram. Yuk, disimak!

ADVERTISEMENT

Doa Buka Puasa Asyura 10 Muharram

Melansir dari laman MUI, doa yang dibaca saat buka puasa Asyura umumnya sama dengan doa buka puasa lainnya. Kendati demikian, terdapat beberapa versi doa yang dapat dibaca sebagaimana yang diterangkan dalam beberapa riwayat hadits.

Berikut ini beberapa versi doa buka puasa, yakni:

1. Doa Buka Puasa Riwayat Abu Daud

Dari sahabat Ibnu Umar ra, bahwa Rasulullah SAW ketika berbuka puasa membaca doa berikut:

Ψ°ΩŽΩ‡ΩŽΨ¨ΩŽ Ψ§Ω„ΨΈΩ‘ΩŽΩ…ΩŽΨ£ΩΨŒ ΩˆΩŽΨ§Ψ¨Ω’ΨͺΩŽΩ„Ω‘ΩŽΨͺِ Ψ§Ω„Ω’ΨΉΩΨ±ΩΩˆΩ‚ΩΨŒ وَثَبَΨͺَ Ψ§Ω„Ω’Ψ£ΩŽΨ¬Ω’Ψ±Ω Ψ₯ِنْ شَاَؑ Ψ§Ω„Ω„Ω‘ΩŽΩ‡Ω

Arab Latin: Dzahabazh zhama'u wabtallatil 'uruuqu, wa tsabatal ajru in syaa Allah

Artinya: "Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka." (HR. Abu Daud no. 2011)

2. Doa Buka Puasa Allahumma Laka Shumtu

Versi doa berbuka puasa Ramadhan yang kedua masih berasal dari riwayat Abu Dawud. Doa ini merupakan doa paling populer di kalangan masyarakat Indonesia.

Adapun redaksi bacaan doa adalah sebagai berikut:

Ψ§Ω„Ω„Ω‘ΩŽΩ‡ΩΩ…Ω‘ΩŽ Ω„ΩŽΩƒΩŽ ءُمْΨͺُ، ΩˆΩŽΨΉΩŽΩ„ΩŽΩ‰ Ψ±ΩΨ²Ω’Ω‚ΩΩƒΩŽ Ψ£ΩŽΩΩ’Ψ·ΩŽΨ±Ω’Ψͺُ

Arab Latin: Allahumma laka shumtu wa 'alaa rizqika afthartu

Artinya: "Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka." (HR. Abu Daud no. 2011)

Adapula yang menambahkan menjadi seperit berikut:

Ψ§Ω„Ω„Ω‘Ω‡ΩΩ…Ω‘ΩŽ Ω„ΩŽΩƒΩŽ ءُمْΨͺُ ΩˆΩŽΨ¨ΩΩƒΩŽ Ψ’Ω…ΩŽΩ†Ω’Ψͺُ ΩˆΩŽΨΉΩŽΩ„ΩŽΩ‰ Ψ±ΩΨ²Ω’Ω‚ΩΩƒΩŽ Ψ£ΩŽΩΩ’Ψ·ΩŽΨ±Ω’Ψͺ Ψ¨ΩΨ±ΩŽΨ­Ω’Ω…ΩŽΨͺΩΩƒΩŽ يَا Ψ§ΩŽΨ±Ω’Ψ­ΩŽΩ…ΩŽ Ψ§Ω„Ψ±ΩŽΩ‘Ψ­ΩΩ…ΩΩŠΩ’Ω†ΩŽ

Arab Latin: Allahummalakasumtu wabika aamantu wa'alarizqika afthortu birohmatikaya ar-hamarrahimin

Artinya: "Ya Allah Dzat yang Maha Pemurah dari segalanya, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rizki dan kasih sayang-Mu aku berbuka."

3. Doa Berbuka Puasa Riwayat Ibnu Sunni

Dari Mu'adz bin Zahrah, berikut bacaan doa berbuka puasa yang juga bisa dilafalkan adalah sebagai berikut:

Ψ§Ω„Ψ­ΩŽΩ…Ω’Ψ―Ω Ω„ΩΩ„ΩŽΩ‘Ω‡Ω Ψ§Ω„ΩŽΩ‘Ψ°ΩŠ Ψ£ΨΉΨ§Ω†ΩŽΩ†ΩΩŠ ΩΩŽΨ΅ΩŽΩ…Ω’Ψͺُ، ΩˆΩŽΨ±ΩŽΨ²ΩŽΩ‚ΩŽΩ†ΩΩŠ ΩΨ£ΩΩ’Ψ·ΩŽΨ±Ω’Ψͺُ

Arab Latin: Alhamdulillahilladzi a'aananii fashamtu, wa razaqanii faafthartu

Artinya: "Segala puji bagi Allah yang menolongku maka aku dapat berpuasa, dan yang telah memberiku rezeki sehingga aku dapat berbuka." (HR. Ibnu Sunni)

4. Doa Buka Puasa Ramadhan dari Sahabat Ibnu Abbas

Selain dari Mu'adz bin Zahrah, Ibnu Sunni juga meriwayatkan doa lain dari Sahabat Ibnu Abbas sebagai berikut:

Ψ§Ω„Ω„ΩŽΩ‘Ω‡ΩΩ…ΩŽΩ‘ Ω„ΩŽΩƒΩŽ Ψ΅ΩΩ…Ω’Ω†Ψ§ΨŒ ΩˆΩŽΨΉΩ„Ω‰ Ψ±ΩΨ²Ω’Ω‚ΩΩƒΩŽ Ψ£ΩŽΩΩ’Ψ·ΩŽΨ±Ω’Ω†Ψ§ΨŒ فَΨͺΩŽΩ‚ΩŽΨ¨ΩŽΩ‘Ω„Ω’ Ω…ΩΩ†ΩŽΩ‘Ψ§ Ψ₯Ω†ΩŽΩ‘ΩƒΩŽ Ψ£Ω†Ω’Ψͺَ Ψ§Ω„Ψ³ΩŽΩ‘Ω…ΩΩŠΨΉΩ Ψ§Ω„ΨΉΩŽΩ„ΩΩŠΩ…Ω

Arab Latin: Allahumma shumnaa, wa 'alaa rizqika aftharnaa, fataqabbal Minna innaka antas samii'ul 'aliim

Artinya: "Ya Allah, karena Kamu kami berpuasa, dan dengan rizki-Mu kami berbuka, maka terimalah (puasa) kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar dan Maha Mengetahui." (HR: Ibnu Sunni)

5. Doa Buka Puasa Riwayat Ibnu Majah dan Ibnu Sunni

Terakhir diriwayatkan Ibnu Majah dan Ibnu Sunni dari Ibnu Umar yang berdoa sebagai berikut:

Ψ§Ω„Ω„Ω‡ΩΩ…ΩŽΩ‘ Ψ₯ΩΩ†ΩΩ‘ΩŠ Ψ£ΩŽΨ³Ω’Ψ£ΩŽΩ„ΩΩƒΩŽ Ψ¨ΩΨ±ΩŽΨ­Ω’Ω…ΩŽΨͺΩΩƒΩŽ Ψ§Ω„ΩŽΩ‘Ψͺِي وَسِعَΨͺΩ’ ΩƒΩΩ„ΩŽΩ‘ Ψ΄ΩŽΩŠΩ’Ψ‘Ω Ψ£ΩŽΩ†Ω’ ΨͺΩŽΨΊΩ’ΩΩΨ±ΩŽ Ω„ΩΩŠ

Arab Latin: Allahumma inni asaluka birahmatikallatii wasi'at kulla syaiin antaghfira lii

Artinya: "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu, agar Engkau mengampuniku."

Waktu Membaca Doa Buka Puasa

Dikutip dari NU Online, waktu berbuka puasa yang benar adalah setelah selesai berbuka. Sebagaimana dijelaskan dalam Kitab Hasyiyah I'anat at-Thalibin berikut:

(ΩˆΩ‚ΩˆΩ„Ω‡: ΨΉΩ‚Ψ¨ الفطر) أي ΨΉΩ‚Ψ¨ Ω…Ψ§ ΩŠΨ­Ψ΅Ω„ Ψ¨Ω‡ Ψ§Ω„ΩΨ·Ψ±ΨŒ Ω„Ψ§ Ω‚Ψ¨Ω„Ω‡ΨŒ ΩˆΩ„Ψ§ ΨΉΩ†Ψ―Ω‡

Artinya: Maksud dari (membaca doa buka puasa) "setelah berbuka" adalah selesainya berbuka puasa, bukan (dibaca) sebelumnya dan bukan saat berbuka (Syekh Abu Bakar Muhammad Syatha, Hasyiyah I'anah at-Thalibin, juz 2, halaman 279).

Membaca doa setelah berbuka puasa dianjurkan karena makna yang terkandung dalam doa tersebut. Akan tetapi, membacanya sebelum berbuka seperti yang dilakukan kebanyakan orang itu tetap mendapatkan kesunnahan.

Demikianlah doa buka puasa Asyura beserta waktu membacanya. Semoga bermanfaat!



(edr/edr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads