Banjir setinggi 50 centimeter merendam 89 rumah warga Desa Seti Bhakti di Kabupaten Maluku Tengah, Maluku. Banjir akibat tanggul irigasi jebol usai wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas yang tinggi.
"Tanggul irigasi jebol sehingga air sungai meluap dan merendam 89 rumah warga," kata Kepala BPBD Maluku Tengah Nova Anakotta kepada detikcom, Selasa (21/5/2024).
Bencana hidrometeorologi itu menerjang Negeri Seti Bhakti, Kecamatan Seram Utara Timur Seti, Kabupaten Maluku Tengah, Senin (20/5) malam. Nova menyebut, banjir secara merata merendam permukiman warga dengan ketinggian air mencapai 50 centimeter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketinggian air bervariasi, tapi yang paling tertinggi itu 50 centimeter dan terdampak parah terhadap 89 rumah ," jelasnya.
Nova menuturkan hujan tanpa henti mengguyur wilayah Kecamatan Seram Utara Timur Seti sejak Minggu (19/5) hingga Senin (20/5) dan mengakibatkan tanggul irigasi jebol sepanjang 50 centimeter. Air kemudian meluap dan merendam permukiman.
"Banjir akibat tanggul irigasi jebol. Kemudian meluap ke permukiman. Meski begitu, warga masih memilih bertahan di rumah mereka masing-masing," bebernya.
Nova menambahkan banjir juga merendam sejumlah fasilitas umum dan pendidikan. Pihaknya pun sudah berkoordinasi dengan Dinas PU dan Dinas Sosial.
"Kita sudah berkoordinasi Dinas PU dan Dinas Sosial terkait bencana banjir. Kita juga sudah turun langsung melakukan pemantauan dan pendataan atas kebutuhan warga yang terdampak banjir," pungkasnya.
(hsr/hsr)