Doa Buka Puasa Ramadhan yang Sahih Lengkap dengan Waktu Membacanya

Doa Buka Puasa Ramadhan yang Sahih Lengkap dengan Waktu Membacanya

Yaslinda Utari Kasim - detikSulsel
Selasa, 12 Mar 2024 14:35 WIB
Doa Buka Puasa Ramadhan yang Sahih Lengkap dengan Waktu Membacanya
Foto: Shutterstock
Makassar -

Umat muslim dianjurkan membaca doa ketika berbuka puasa Ramadhan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT. Lantas, bagaimana bacaan doa buka puasa Ramadhan?

Pada bulan Ramadhan umat muslim diperintahkan untuk menjalankan puasa mulai terbit fajar hingga terbenamnya Matahari. Begitu memasuki waktu Magrib barulah boleh berbuka dengan makan dan minum.

Ketika berbuka itu umat muslim dianjurkan membaca doa yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW untuk meraih keberkahannya. Adapun doa berbuka puasa yang bisa dipanjatkan terdapat berbagai versi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nah, bagi detikers yang ingin mengamalkannya, berikut bacaan doa buka puasa selengkapnya. Yuk, diamalkan!

Doa Buka Puasa Ramadhan

Terdapat beberapa versi bacaan doa berbuka puasa Ramadhan yang bisa dipanjatkan umat muslim. Berikut ini di antaranya:

1. Doa Buka Puasa Riwayat Abu Dawud

Ψ°ΩŽΩ‡ΩŽΨ¨ΩŽ Ψ§Ω„ΨΈΩ‘Ω€ΩŽΩ…ΩŽΨ£Ω ΩˆΩŽΨ§Ψ¨Ω’ΨͺΩŽΩ„Ω‘Ω€ΩŽΨͺِ Ψ§Ω„Ω’ΨΉΩΨ±ΩΩˆΩ‚ΩΨŒ وَثَبَΨͺَ Ψ§Ω„Ω’Ψ£ΩŽΨ¬Ω’Ψ±Ω Ψ₯ِنْ شَاَؑ Ψ§Ω„Ω„ΩŽΩ‘Ω‡Ω

Arab Latin: Dzahabazh zhoma'u wabtallatil 'uruqu wa tsabatal ajru insya Allah.

Artinya: "Telah hilanglah dahaga, telah basahlah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan, jika Allah menghendaki."

Dijelaskan oleh Ustaz Adi Hidayat dalam kanal YouTube resminya, bahwa bacaan doa tersebut dikutip dari hadis riwayat Abu Dawud nomor 2537. Hadis tersebut disepakati sahih sebab tidak memiliki persoalan dari segi sanad dan periwayatannya sampai ke Nabi SAW.

Sementara, terdapat beberapa doa buka puasa lainnya statusnya da'if karena memiliki persoalan dalam periwayatannya. Namun, boleh tetap diamalkan karena tidak bertentangan dengan nilai dalam Al-Qur'an, hadis sahih, dan hukum umum lainnya.

"Jadi silakan diutamakan, diamalkan keutamaannya. Boleh. Kalau doa dibacakan silakan, boleh, tidak ada masalah. Itu kesepakatan ulama hadis," ujar Ustaz Adi Hidayat dikutip detikSulsel pada Selasa (12/3/2024).

2. Doa Buka Puasa Riwayat Mu'adz bin Zuhrah

Dilansir dari NU Online, terdapat bacaan doa buka puasa yang diriwayatkan oleh Mu'adz bin Zuhrah. Berikut bacaannya dalam Arab, Latin, dan artinya:

Ψ§Ω„Ω„Ω‘ΩŽΩ‡ΩΩ…Ω‘ΩŽ Ω„ΩŽΩƒΩŽ ءُمْΨͺُ، ΩˆΩŽΨΉΩŽΩ„ΩŽΩ‰ Ψ±ΩΨ²Ω’Ω‚ΩΩƒΩŽ Ψ£ΩŽΩΩ’Ψ·ΩŽΨ±Ω’Ψͺُ

Arab Latin: Allahumma laka shumtu wa 'ala rizqika afthartu

Arab Latin: "Ya Allah hanya untuk-Mu kami berpuasa dan atas rezeki yang Engkau berikan kami berbuka."

3. Doa Buka Puasa dari Kitab Fathul Mu'in

Ketentuan berbuka puasa yang tepat menurut kitab Fathul Mu'in yakni dengan membaca doa dalam hadis riwayat Mu'adz bin Zuhrah. Sementara, lafal doa buka puasa riwayat Abu Dawud ditambahkan apabila seseorang berbuka dengan air.

Berikut penjelasan selengkapnya:

ΩˆΩŽΩŠΩΨ³ΩŽΩ†Ω‘Ω Ψ£ΩŽΩ†Ω’ ΩŠΩŽΩ‚ΩΩˆΩ’Ω„ΩŽ ΨΉΩŽΩ‚ΩΨ¨ΩŽ الْفِطْرِ: Ψ§Ω„Ω„Ω‘ΩŽΩ‡ΩΩ…Ω‘ΩŽ Ω„ΩŽΩƒΩŽ ءُمْΨͺُ، ΩˆΩŽΨΉΩŽΩ„ΩŽΩ‰ Ψ±ΩΨ²Ω’Ω‚ΩΩƒΩŽ Ψ£ΩŽΩΩ’Ψ·ΩŽΨ±Ω’Ψͺُ ΩˆΩŽΩŠΩŽΨ²ΩΩŠΩ’Ψ―Ω - Ω…ΩŽΩ†Ω’ Ψ£ΩŽΩΩ’Ψ·ΩŽΨ±ΩŽ Ψ¨ΩΨ§Ω„Ω’Ω…ΩŽΨ§Ψ‘Ω -: Ψ°ΩŽΩ‡ΩŽΨ¨ΩŽ Ψ§Ω„ΨΈΩ‘ΩŽΩ…ΩŽΨ£ΩΨŒ ΩˆΩŽΨ§Ψ¨Ω’ΨͺΩŽΩ„ΩŽΩ‘Ψͺِ Ψ§Ω„Ω’ΨΉΩΨ±ΩΩˆΩ’Ω‚ΩΨŒ وَثَبَΨͺَ Ψ§Ω„Ω’Ψ£ΩŽΨ¬Ω’Ψ±Ω Ψ₯ِنْ شَاَؑ اللهُ ΨͺΩŽΨΉΩŽΨ§Ω„ΩŽΩ‰.

Artinya: "Disunnahkan membaca doa setelah selesai berbuka 'Allahumma laka shumtu wa 'ala rizqika aftharthu' dan bagi orang yang berbuka dengan air ditambahkan doa: 'Dzahabadzh dzhama-u wabtallatil-'uruqu wa tsabatal-ajru insyaa-Allah'."

4. Doa Buka Puasa dari Kitab Hasyiyah Iqna

Ψ§Ω„Ω„Ω‘Ω‡ΩΩ…Ω‘ΩŽ Ω„ΩŽΩƒΩŽ ءُمْΨͺُ ΩˆΩŽΨΉΩŽΩ„ΩŽΩ‰ Ψ±ΩΨ²Ω’Ω‚ΩΩƒΩŽ Ψ£ΩŽΩΩ’Ψ·ΩŽΨ±Ω’Ψͺُ، ΩˆΩŽΨ¨ΩΩƒΩŽ Ψ’Ω…ΩŽΩ†Ω’Ψͺُ، ΩˆΩŽΨ¨ΩΩƒΩŽ ΩˆΩŽΨΉΩŽΩ„ΩŽΩŠΩ’ΩƒΩŽ ΨͺΩŽΩˆΩŽΩƒΩ‘ΩŽΩ„Ω’Ψͺُ. Ψ°ΩŽΩ‡ΩŽΨ¨ΩŽ Ψ§Ω„ΨΈΩ‘ΩŽΩ…ΩŽΨ£Ω ΩˆΩŽΨ§Ψ¨Ω’ΨͺΩŽΩ„Ω‘ΩŽΨͺِ Ψ§Ω„ΨΉΩΨ±ΩΩˆΩ‚Ω وَثَبَΨͺَ Ψ§Ω„Ψ£ΩŽΨ¬Ω’Ψ±Ω Ψ₯ِنْ شاَؑ اللهُ. يا وَاسِعَ Ψ§Ω„ΩΩŽΨΆΩ’Ω„Ω اِغْفِرْ Ω„ΩΩŠ Ψ§Ω„Ψ­ΩŽΩ…Ω’Ψ―Ω لِلهِ Ψ§Ω„Ω‘ΩŽΨ°ΩΩŠ Ω‡ΩŽΨ―ΩŽΨ§Ω†ΩΩŠ ΩΩŽΨ΅ΩΩ…Ω’Ψͺُ، ΩˆΩŽΨ±ΩŽΨ²ΩŽΩ‚ΩŽΩ†ΩΩŠ ΩΩŽΨ£ΩŽΩΩ’Ψ·ΩŽΨ±Ω’Ψͺُ

Arab Latin: Allahumma laka shumtu wa 'ala rizqika afthartu, wa bika amantu, wa bika 'alaika tawakkalatu, dzahabadzh dzhama-u wabtalatil-'uruqu wa tsabatal-ajru insyaa-Allah. Ya wasi'al-fadhli ighfirli alhamdulillahilladzi hadani fashumtu, wa razaqani fa-afthartu

Artinya: "Ya Allah, hanya untuk-Mu aku berpuasa. Dengan rezeki-Mu aku membatalkannya. Kepada-Mu aku berpasrah. Dahaga telah pergi. Urat-urat telah basah dan Insyaallah pahala sudah tetap. Wahai Dzat Yang Luas Karunia, ampuni aku. Segala puji bagi Tuhan yang memberi petunjuk padaku, lalu aku berpuasa. Dan segala puji Tuhan yang memberiku rezeki, lalu aku membatalkannya."

Waktu Membaca Doa Buka Puasa

Menukil Nu Online Lampung, waktu membaca doa buka puasa yang benar yaitu setelah selesai berbuka. Sebagaimana dijelaskan dalam Kitab Hasyiyah I'anat at-Thalibin berikut:

(ΩˆΩ‚ΩˆΩ„Ω‡: ΨΉΩ‚Ψ¨ الفطر) أي ΨΉΩ‚Ψ¨ Ω…Ψ§ ΩŠΨ­Ψ΅Ω„ Ψ¨Ω‡ Ψ§Ω„ΩΨ·Ψ±ΨŒ Ω„Ψ§ Ω‚Ψ¨Ω„Ω‡ΨŒ ΩˆΩ„Ψ§ ΨΉΩ†Ψ―Ω‡

Artinya: Maksud dari (membaca doa buka puasa) "setelah berbuka" adalah selesainya berbuka puasa, bukan (dibaca) sebelumnya dan bukan saat berbuka (Syekh Abu Bakar Muhammad Syatha, Hasyiyah I'anah at-Thalibin, juz 2, halaman 279).

Penempatan waktu membaca doa dilakukan setelah selesai berbuka puasa karena memandang makna yang terkandung dalam doa tersebut. Akan tetapi, membacanya sebelum berbuka seperti yang dilakukan kebanyakan orang itu tetap mendapatkan kesunnahan.

Namun, perlu dicatat bahwa doa ini paling utama dibaca ketika selesai berbuka.

Nah, detikers itulah bacaan doa buka puasa sahih yang bisa dipanjatkan selepas berbuka. Semoga membantu!




(edr/edr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads