Pria lanjut usia (lansia) bernama Bahri (61) sudah sebulan menghilang usai diduga menjalani ritual 'berhaji' di Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel). Ritual itu semestinya hanya dijalani selama satu hari.
"Kami sudah periksa istrinya. Yang disampaikan istrinya seperti itu (berhaji Bawakaraeng)," ujar Kapolres Sinjai AKBP Fery Nur Abdulah kepada detikSulsel, Kamis (5/10/2023).
Fery mengatakan ritual tersebut merupakan kepercayaan orang-orang tertentu. Ritual semestinya hanya dijalani selama satu hari, namun Bahri terpisah dari rombongan di pos 10.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini merupakan kepercayaan orang-orang tertentu untuk melakukan hal tersebut (haji Bawakaraeng)," katanya.
"Sebetulnya hanya 1 hari proses berhaji. Karena prosesinya itu mulai dari pos 10 sampai pos 13, hanya saja Pak Bahri terpisah dari rombongan di pos 10 hingga belum ditemukan sampai sekarang," tuturnya.
Untuk diketahui, Bahri hilang secara misterius usai diduga menjalani ritual di Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa. Bahri mendaki ke Gunung Bawakaraeng via jalur Tassosso, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai pada Rabu (30/8).
Bahri berangkat bersama 15 rekannya yang sudah pulang lebih dulu. Dalam perjalanannya, Bahri turut membawa serta seorang dukun.
"5 orang sebagai kurir yang bawa kambing, ada seorang dukun, dan 10 orang lainnya yang punya niatan," ujar Kapolres Sinjai AKBP Fery Nur Abdulah kepada detikSulsel, Kamis (14/9).
Fery menyebut mereka membawa kambing untuk digunakan sebagai sesajian. Hewan itu rencananya dilepas begitu tiba di puncak Gunung Bawakaraeng.
"Berdasarkan cerita yang diterima, orang yang punya niatan tertentu bawa sesajen kambing. Bahwa mereka itu niatannya untuk melepas kambing, dan melempar uang koin," kata Fery.
(asm/sar)