DPRD Palopo Tetapkan 3 Nama Calon Pj Wali Kota, 2 Pejabat Pemprov Sulsel

DPRD Palopo Tetapkan 3 Nama Calon Pj Wali Kota, 2 Pejabat Pemprov Sulsel

Rachmat Ariadi - detikSulsel
Rabu, 09 Agu 2023 16:04 WIB
Gedung DPRD Kota Palopo.
Foto: Gedung DPRD Kota Palopo. (Dok. Istimewa)
Palopo - DPRD Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel) menetapkan 3 nama calon penjabat (Pj) wali kota yang diusulkan ke Kemendagri. Dua nama di antaranya merupakan pejabat Pemprov Sulsel.

"Kami sudah mengusulkan 3 nama Pj wali kota ke Kemendagri, iya sudah dikirim," kata Wakil Ketua DPRD Palopo Abdul Salam kepada detikSusel, Rabu (9/8/2023).

Ketiga nama itu ditetapkan dalam rapat paripurna DPRD Palopo pada Senin (7/8). Salah satu nama yang diusulkan yakni Sekretaris Daerah (Sekda) Palopo Firmanza DP.

Sementara dua lainnya merupakan Kepala Biro Umum Setda Sulsel Andi Ikhsan Lebbi Bassaleng dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Pemprov Sulsel Asrul Sani. Ketiga nama Pj Wali Kota Palopo itu ditetapkan berdasarkan hasil musyawarah tiap fraksi.

"Paripurna Senin kemarin, 3 nama yang ditentukan tentu melalui pertimbangan dan melibatkan seluruh fraksi yang ada di DPRD Palopo," paparnya.

Abdul Salam mengatakan ketiganya dianggap layak direkomendasikan karena sepak terjangnya di pemerintahan. Dirinya berharap Pj Wali Kota yang dipilih nantinya bisa profesional selama menjabat.

"Kami yakini sepak terjang mereka bagus. Tapi tentu kita harapkan yang dipilih nanti bisa profesional," ungkap Abdul Salam.

Dia menambahkan, Pj Wali Kota Palopo yang terpilih nantinya memiliki tugas mengawal pelaksanaan Pemilu 2024. Abdul Salam menekankan Pj Wali Kota tidak boleh terlibat dalam politik praktis.

"Tentu ke depannya Pj Wali Kota ini punya tugas berat, karena kita tahu 2024 sudah masuk Pemilu, itu tadi harus profesional jangan terlibat politik praktis," ucapnya.

Diketahui, masa jabatan Wali Kota Muh Judas Amir dan Wakil Wali Kota Rahmat Masri berakhir tanggal 26 September 2023. Keduanya pun akan digantikan pejabat yang berstatus Pj Wali Kota Palopo sampai kepala daerah definitif terpilih dalam Pilkada serentak 2024.


(sar/hsr)

Hide Ads