Puasa Asyura 10 Muharram Hari Ini 28 Juli: Niat, Tata Cara, hingga Dalilnya

Puasa Asyura 10 Muharram Hari Ini 28 Juli: Niat, Tata Cara, hingga Dalilnya

Urwatul Wutsqaa - detikSulsel
Jumat, 28 Jul 2023 02:43 WIB
Tradisi malam satu Suro bertepatan dengan Tahun Baru Islam 1 Muharram. Malam satu Suro menandakan awal bulan pertama kalender Jawa. Apa itu malam satu Suro?
Ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/kertu_ee)
Makassar -

Puasa Asyura 10 Muharram adalah puasa sunnah yang paling utama dikerjakan di bulan Muharram. Di tahun 2023 ini, puasa Asyura dapat dikerjakan pada Jumat, 28 Juli 2023.

Dalam berbagai hadits, disebutkan bahwa puasa di bulan Muharram, termasuk puasa Asyura memiliki keutamaan yang luar biasa. Salah satunya sebagaimana disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah RA berikut ini:

ΨΉΩŽΩ†Ω’ أَبِي Ω‡ΩΨ±ΩŽΩŠΩ’Ψ±ΩŽΨ©ΩŽ رَآِيَ Ψ§Ω„Ω„Ω‘ΩŽΩ‡Ω ΨΉΩŽΩ†Ω’Ω‡Ω ، Ω‚ΩŽΨ§Ω„ΩŽ : Ω‚ΩŽΨ§Ω„ΩŽ Ψ±ΩŽΨ³ΩΩˆΩ„Ω Ψ§Ω„Ω„Ω‡ Ψ΅Ω„Ω‰ Ψ§Ω„Ω„Ω‡ ΨΉΩŽΩ„ΩŽΩŠΩ’Ω‡Ω ΩˆΩŽΨ³ΩŽΩ„Ω‘ΩŽΩ…ΩŽ " أفآل Ψ§Ω„Ψ΅ΩŠΨ§Ω… Ψ¨ΩŽΨΉΩ’Ψ―ΩŽ Ψ±ΩŽΩ…ΩŽΨΆΩŽΨ§Ω†ΩŽ Ψ΄ΩŽΩ‡Ω’Ψ±Ω Ψ§Ω„Ω„Ω‘ΩŽΩ‡Ω Ψ§Ω„Ω’Ω…ΩΨ­ΩŽΨ±Ω‘ΩŽΩ…Ω ، ΩˆΨ£ΩŽΩΩ’ΨΆΩŽΩ„Ω Ψ§Ω„Ψ΅Ω‘ΩŽΩ„ΩŽΨ§Ψ©Ω Ψ¨ΩŽΨΉΩ’Ψ―ΩŽ Ψ§Ω„Ω’ΩΩŽΨ±ΩΩŠΩ’ΨΆΩŽΨ©Ω Ψ΅ΩŽΩ„ΩŽΨ§Ψ©Ω Ψ§Ω„Ω„Ω‘ΩŽΩŠΩ’Ω„Ω ".

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Artinya: Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu menyampaikan bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Puasa yang paling utama setelah bulan Ramadan adalah puasa di bulan Muharram, dan salat yang paling utama setelah salat fardhu adalah salat malam." (HR Muslim)

Niat Puasa Asyura

Ketika hendak berpuasa, ulama menganjurkan seseorang untuk melafalkan niatnya. Niat puasa Asyura dapat dibaca sejak malam hari, namun ada juga niat puasa Asyura yang bisa dibaca siang hari.

ADVERTISEMENT

Niat Puasa Asyura Malam

Adapun lafal niat puasa Asyura 10 Muharram malam hari adalah sebagai berikut:

Ω†ΩŽΩˆΩŽΩŠΩ’Ψͺُ Ψ΅ΩŽΩˆΩ’Ω…ΩŽ غَدٍ ΨΉΩŽΩ†Ω’ أَدَاِؑ Ψ³ΩΩ†Ω‘ΩŽΨ©Ω ِعَا شُورَاؑ لِلهِ ΨͺΩŽΨΉΩŽΨ§Ω„ΩŽΩ‰

Arab Latin: Nawaitu shauma ghadin 'an adΓ’'i sunnatil Γ’syΓ»rΓ’ lillΓ’hi ta'Γ’lΓ’.

Artinya: "Aku berniat puasa sunah Asyura esok hari karena Allah SWT."

Niat Puasa Asyura Pagi

Sementara itu, bagi yang lupa berniat atau mendadak di pagi hari ingin mengamalkan puasa Asyura diperbolehkan berniat sejak ia berkehendak puasa sunah. Niat boleh dilakukan di siang hari sejauh yang bersangkutan belum makan, minum, dan hal-hal lain yang membatalkan puasa sejak subuh.

Adapun bacaan niat puasa Asyura siang hari, yaitu:

Ω†ΩŽΩˆΩŽΩŠΩ’Ψͺُ Ψ΅ΩŽΩˆΩ’Ω…ΩŽ Ω‡ΩŽΨ°ΩŽΨ§ Ψ§Ω„ΩŠΩŽΩˆΩ’Ω…Ω ΨΉΩŽΩ†Ω’ أَدَاِؑ Ψ³ΩΩ†Ω‘ΩŽΨ©Ω Ψ§Ω„Ψͺَا سُوعَاؑ أو عَا شُورَاؑ لِلهِ ΨͺΩŽΨΉΩŽΨ§Ω„ΩŽΩ‰

Arab Latin: Nawaitu shauma hΓ’dzal yaumi 'an adΓ’'i sunnatit TasΓ»'Γ’ awil Γ’syΓ»rΓ’ lillΓ’hi ta'Γ’lΓ’

Artinya: "Aku berniat puasa sunah Tasu'a atau Asyura hari ini karena Allah SWT."

Keutamaan Puasa Asyura

Sebagai hari istimewa, ada banyak keutamaan yang dapat diraih umat muslim jika melaksanakan puasa Asyura, atas izin Allah SWT. Berikut sejumlah keutamaan puasa Asyura:

1. Mendapat Pahala 1000 Malaikat

Salah satu keutamaan dari puasa Asyura adalah Allah akan memberikan pahala 1000 malaikat. Sebagaimana yang dijelaskan dalam hadits berikut ini:

"Barang siapa berpuasa di hari Asyura (10 Muharram), maka Allah SWT memberinya pahala 10.000 malaikat. Dan, barang siapa berpuasa di hari Asyura (10 Muharram), maka ia diberi pahala 10.000 orang berhaji dan berumrah dan 10.000 pahala orang mati syahid. Barangsiapa mengusap kepala anak anak yatim di hari tersebut, maka Allah SWT menaikkan dengan setiap rambut satu derajat. Barangsiapa memberi makan kepada orang mukmin yang berbuka puasa di hari Asyura, maka seolah olah ia memberi makan seluruh umat Rasulullah SAW yang berbuka puasa dan mengenyangkan perut mereka." (HR. Muslim)

2. Dihapuskan Dosa Setahun yang Lalu

Dilansir dari NU Online, di antara keutamaan puasa Asyura lainnya adalah dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu. Sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadits:

Dari sahabat Abu Qatadah, bahwa Nabi Muhammad ο·Ί bersabda, "Puasa hari Asyura, aku berharap kepada Allah agar Ia mengampuni dosa setahun yang lalu" (HR at-Tirmidzi).

Disebutkan dalam riwayat yang lain pula, bahwa Nabi Muhammad ο·Ί ditanya tentang puasa Asyura, maka beliau menjawab, "(Puasa tersebut) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu." (HR Muslim).

Namun perlu diketahui bahwa yang dimaksud dengan penghapusan dosa di sini adalah dosa-dosa kecil, bukan dosa-dosa besar. Tetapi, apabila tidak memiliki dosa kecil, maka diharapkan adanya keringanan dari dosa-dosa besar. Jika tidak, maka diangkat derajatnya.

Tata Cara Puasa Asyura

Tata cara puasa Asyura sama saja dengan pelaksanaan puasa pada umumnya. Nah, berikut ini tata cara puasa Asyura 10 Muharram:

1. Membaca Niat

Membaca niat merupakan hal yang dianjurkan. Umat muslim yang hendak berpuasa Asyura dapat membaca niat sebagaimana yang telah disebutkan di atas.

2. Makan Sahur

Adapun waktu makan sahur yang lebih utama yaitu makan sahur dilakukan menjelang masuk waktu subuh sebelum imsak.

3. Menahan Diri

Umat muslim yang sedang mengerjakan puasa Asyura hendaknya menahan diri dari segala hal yang membatalkan, seperti makan, minum dan semisalnya.

4. Menjaga Diri

Selain menahan diri, umat muslim juga harus mampu menjaga dirinya dari hal-hal yang membatalkan pahala puasa seperti berkata kotor, menggunjing orang, dan segala perbuatan dosa. Rasulullah saw bersabda:

ΩƒΩŽΩ…Ω’ مِنْ Ψ΅ΩŽΨ§Ψ¦ΩΩ…Ω Ω„ΩŽΩŠΩ’Ψ³ΩŽ Ω„ΩŽΩ‡Ω مِنْ Ψ΅ΩΩŠΩŽΨ§Ω…ΩΩ‡Ω Ψ₯ΩΩ„Ω‘ΩŽΨ§ Ψ§Ω„Ω’Ψ¬ΩΩˆΨΉΩ ΩˆΩŽΨ§Ω„Ω’ΨΉΩŽΨ·ΩŽΨ΄Ω (Ψ±ΩˆΨ§Ω‡ Ψ§Ω„Ω†Ψ³Ψ§Ψ¦ΩŠ ΩˆΨ§Ψ¨Ω† Ω…Ψ§Ψ¬Ω‡ Ω…Ω† حديث أبي Ω‡Ψ±ΩŠΨ±Ψ©)

Artinya, "Banyak orang yang berpuasa yang tidak mendapatkan apa-apa dari puasanya kecuali rasa lapar dan kehausan." (HR an-Nasa'i dan Ibnu Majah dari riwayat hadits Abu Hurairah ra). (Abul Fadl al-'Iraqi, al-Mughni 'an Hamlil AsfΓ’r, [Riyad: Maktabah Thabariyyah, 1414 H/1995 M], juz I, h. 186).

5. Menyegerakan Berbuka

Saat menjalankan ibadah puasa, hendaknya seorang muslim menyegerakan berbuka ketika tiba waktu maghrib dan tidak menunda-nundanya.

Dalil Anjuran Puasa Asyura 10 Muharram

Anjuran berpuasa di tanggal 10 Muharramini disebutkan dalam berbagai riwayat, di antaranya:

1. Dalil Anjuran Puasa 10 Muharram dalam Hadits Riwayat Bukhari

Ω‚ΩŽΨ―ΩΩ…ΩŽ Ψ§Ω„Ω†Ω‘ΩŽΨ¨ΩΩŠΩ‘Ω Ψ΅ΩŽΩ„Ω‘ΩŽΩ‰ اللهُ ΨΉΩŽΩ„ΩŽΩŠΩ’Ω‡Ω ΩˆΩŽΨ³ΩŽΩ„Ω‘ΩŽΩ…ΩŽ Ψ§Ω„Ω…ΩŽΨ―ΩΩŠΩ†ΩŽΨ©ΩŽ ΩΩŽΨ±ΩŽΨ£ΩŽΩ‰ Ψ§Ω„ΩŠΩŽΩ‡ΩΩˆΨ―ΩŽ ΨͺΩŽΨ΅ΩΩˆΩ…Ω ΩŠΩŽΩˆΩ’Ω…ΩŽ عَاشُورَاَؑ، ΩΩŽΩ‚ΩŽΨ§Ω„ΩŽ: Β«Ω…ΩŽΨ§ Ω‡ΩŽΨ°ΩŽΨ§ΨŸΒ»ΨŒ Ω‚ΩŽΨ§Ω„ΩΩˆΨ§: Ω‡ΩŽΨ°ΩŽΨ§ ΩŠΩŽΩˆΩ’Ω…ΩŒ Ψ΅ΩŽΨ§Ω„ΩΨ­ΩŒ Ω‡ΩŽΨ°ΩŽΨ§ ΩŠΩŽΩˆΩ’Ω…ΩŒ Ω†ΩŽΨ¬Ω‘ΩŽΩ‰ Ψ§Ω„Ω„Ω‘ΩŽΩ‡Ω Ψ¨ΩŽΩ†ΩΩŠ Ψ₯ΩΨ³Ω’Ψ±ΩŽΨ§Ψ¦ΩΩŠΩ„ΩŽ مِنْ ΨΉΩŽΨ―ΩΩˆΩ‘ΩΩ‡ΩΩ…Ω’ΨŒ ΩΩŽΨ΅ΩŽΨ§Ω…ΩŽΩ‡Ω Ω…ΩΩˆΨ³ΩŽΩ‰ΨŒ Ω‚ΩŽΨ§Ω„ΩŽ: Β«ΩΩŽΨ£ΩŽΩ†ΩŽΨ§ Ψ£ΩŽΨ­ΩŽΩ‚Ω‘Ω Ψ¨ΩΩ…ΩΩˆΨ³ΩŽΩ‰ Ω…ΩΩ†Ω’ΩƒΩΩ…Ω’Β»ΨŒ ΩΩŽΨ΅ΩŽΨ§Ω…ΩŽΩ‡ΩΨŒ ΩˆΩŽΨ£ΩŽΩ…ΩŽΨ±ΩŽ Ψ¨ΩΨ΅ΩΩŠΩŽΨ§Ω…ΩΩ‡Ω

Artinya: Nabi Muhammad SAW datang ke kota Madinah. Beliau kemudian melihat orang Yahudi puasa pada hari Asyura'. Lalu Rasul bertanya 'Ada kegiatan apa ini?' Para sahabat menjawab 'Hari ini adalah hari baik yaitu hari di mana Allah menyelamatkan Bani Israil dari musuh mereka kemudian Nabi Musa melakukan puasa atas tersebut.' Rasul lalu mengatakan 'Saya lebih berhak dengan Musa daripada kalian'. Nabi kemudian berpuasa untuk Asyura' tersebut dan menyuruh pada sahabat menjalankannya. (HR Bukhari: 2004)

2. Dalil Anjuran Puasa 10 Muharram dalam Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim

ΨΉΩŽΩ†Ω’ عَائِشَةَ رَآِيَ اللهُ ΨΉΩŽΩ†Ω’Ω‡ΩŽΨ§ Ψ£ΩŽΩ†Ω‘ΩŽ Ω‚ΩΨ±ΩŽΩŠΩ’Ψ΄Ω‹Ψ§ ΩƒΩŽΨ§Ω†ΩŽΨͺΩ’ ΨͺΩŽΨ΅ΩΩˆΩ’Ω…Ω عَاشُورَاَؑ فِي Ψ§Ω„Ω’Ψ¬ΩŽΨ§Ω‡ΩΩ„ΩΩŠΩ‘ΩŽΨ©Ω Ψ«ΩΩ…Ω‘ΩŽ Ψ£ΩŽΩ…ΩŽΨ±ΩŽ Ψ±ΩŽΨ³ΩΩˆΩ’Ω„Ω اللهِ Ψ΅ΩŽΩ„Ω‘ΩŽΩ‰ اللهُ ΨΉΩŽΩ„ΩŽΩŠΩ’Ω‡Ω ΩˆΩŽΨ³ΩŽΩ„Ω‘ΩŽΩ…ΩŽ Ψ¨ΩΨ΅ΩΩŠΩŽΨ§Ω…ΩΩ‡Ω حَΨͺΩŽΩ‰ فُرِآَ Ψ±ΩŽΩ…ΩŽΨΆΩŽΨ§Ω†ΩŽ ΩΩŽΩ‚ΩŽΨ§Ω„ΩŽ Ψ±ΩŽΨ³ΩΩˆΩ’Ω„Ω اللهِ Ψ΅ΩŽΩ„Ω‘ΩŽΩ‰ اللهُ ΨΉΩŽΩ„ΩŽΩŠΩ’Ω‡Ω ΩˆΩŽΨ³ΩŽΩ„Ω‘ΩŽΩ…ΩŽ: "Ω…ΩŽΩ†Ω’ شَاَؑ ΩΩŽΩ„Ω’ΩŠΩŽΨ΅ΩΩ…Ω’Ω‡Ω ΩˆΩŽΩ…ΩŽΩ†Ω’ شَاَؑ ΩΩŽΩ„Ω’ΩŠΩΩΩ’Ψ·ΩΨ±Ω’Ω‡Ω."

"Dari Aisyah radhiyallahu 'anha bahwa saat zaman jahiliyah dahulu orang-orang Quraisy melaksanakan puasa Asyura. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tetap memerintahkan umatnya untuk melaksanakan puasa tersebut. Sampai turun kewajiban puasa Ramadhan. Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Bagi yang ingin, silakan puasa, bagi yang tidak puasa juga tidak mengapa." (HR. Bukhari dan Muslim)

3. Dalil Puasa 10 Muharram dalam Hadits Riwayat Muslim

ΨΉΩŽΨ¨Ω’Ψ―ΩŽ Ψ§Ω„Ω„ΩŽΩ‘Ω‡Ω Ψ¨Ω’Ω†ΩŽ ΨΉΩŽΨ¨ΩŽΩ‘Ψ§Ψ³Ω رَآِيَ Ψ§Ω„Ω„ΩŽΩ‘Ω‡Ω ΨΉΩŽΩ†Ω’Ω‡ΩΩ…ΩŽΨ§ ΩŠΩŽΩ‚ΩΩˆΩ„ΩΨ§ : Ψ­ΩΩŠΩ†ΩŽ Ψ΅ΩŽΨ§Ω…ΩŽ Ψ±ΩŽΨ³ΩΩˆΩ„Ω Ψ§Ω„Ω„ΩŽΩ‘Ω‡Ω Ψ΅ΩŽΩ„ΩŽΩ‘Ω‰ Ψ§Ω„Ω„ΩŽΩ‘Ω‡Ω ΨΉΩŽΩ„ΩŽΩŠΩ’Ω‡Ω ΩˆΩŽΨ³ΩŽΩ„ΩŽΩ‘Ω…ΩŽ ΩŠΩŽΩˆΩ’Ω…ΩŽ عَاشُورَاَؑ ΩˆΩŽΨ£ΩŽΩ…ΩŽΨ±ΩŽ Ψ¨ΩΨ΅ΩΩŠΩŽΨ§Ω…ΩΩ‡Ω Ω‚ΩŽΨ§Ω„ΩΩˆΨ§ يَا Ψ±ΩŽΨ³ΩΩˆΩ„ΩŽ Ψ§Ω„Ω„ΩŽΩ‘Ω‡Ω Ψ₯ΩΩ†ΩŽΩ‘Ω‡Ω ΩŠΩŽΩˆΩ’Ω…ΩŒ ΨͺΩΨΉΩŽΨΈΩΩ‘Ω…ΩΩ‡Ω Ψ§Ω„Ω’ΩŠΩŽΩ‡ΩΩˆΨ―Ω ΩˆΩŽΨ§Ω„Ω†ΩŽΩ‘Ψ΅ΩŽΨ§Ψ±ΩŽΩ‰ ΩΩŽΩ‚ΩŽΨ§Ω„ΩŽ Ψ±ΩŽΨ³ΩΩˆΩ„Ω Ψ§Ω„Ω„ΩŽΩ‘Ω‡Ω Ψ΅ΩŽΩ„ΩŽΩ‘Ω‰ Ψ§Ω„Ω„ΩŽΩ‘Ω‡Ω ΨΉΩŽΩ„ΩŽΩŠΩ’Ω‡Ω ΩˆΩŽΨ³ΩŽΩ„ΩŽΩ‘Ω…ΩŽ فَΨ₯ِذَا ΩƒΩŽΨ§Ω†ΩŽ Ψ§Ω„Ω’ΨΉΩŽΨ§Ω…Ω الْمُقْبِلُ Ψ₯ِنْ شَاَؑ Ψ§Ω„Ω„ΩŽΩ‘Ω‡Ω Ψ΅ΩΩ…Ω’Ω†ΩŽΨ§ Ψ§Ω„Ω’ΩŠΩŽΩˆΩ’Ω…ΩŽ Ψ§Ω„ΨͺΩŽΩ‘Ψ§Ψ³ΩΨΉΩŽ Ω‚ΩŽΨ§Ω„ΩŽ ΩΩŽΩ„ΩŽΩ…Ω’ ΩŠΩŽΨ£Ω’Ψͺِ Ψ§Ω„Ω’ΨΉΩŽΨ§Ω…Ω الْمُقْبِلُ حَΨͺΩŽΩ‘Ω‰ ΨͺΩΩˆΩΩΩΩ‘ΩŠΩŽ Ψ±ΩŽΨ³ΩΩˆΩ„Ω Ψ§Ω„Ω„ΩŽΩ‘Ω‡Ω Ψ΅ΩŽΩ„ΩŽΩ‘Ω‰ Ψ§Ω„Ω„ΩŽΩ‘Ω‡Ω ΨΉΩŽΩ„ΩŽΩŠΩ’Ω‡Ω ΩˆΩŽΨ³ΩŽΩ„ΩŽΩ‘Ω…ΩŽ

Artinya: Abdullah bin Abbas radhiyallahu 'anhuma berkata saat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berpuasa pada hari 'Asyura`dan juga memerintahkan para sahabatnya untuk berpuasa; Para sahabat berkata, "Wahai Rasulullah, itu adalah hari yang sangat diagungkan oleh kaum Yahudi dan Nashrani." Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Pada tahun depan insya Allah, kita akan berpuasa pada hari kesembilan (Muharram)." Tahun depan itu pun tak kunjung tiba, hingga Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam wafat (HR. Muslim).

Nah, demikianlah panduan lengkap puasa Asyura 10 Muharram, mulai dari niat, keutamaan, tata caranya, serta dalil anjurannya. Semoga bermanfaat ya!

Sumber:

1. Situs resmi Nahdlatul Ulama



(urw/urw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads