Cara Memperingati Hari Dongeng Nasional serta Sejarahnya

Cara Memperingati Hari Dongeng Nasional serta Sejarahnya

Rasmilawanti Rustam - detikSulsel
Senin, 28 Nov 2022 14:33 WIB
KPK mengadakan dongeng bersama murid SD dalam rangka hari anak nasional. Dongeng mengangkat pesan antikorupsi.
Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Makassar -

Hari Dongeng Nasional diperingati setiap tanggal 28 November. Bertepatan dengan hari kelahiran Drs Suryadi atau yang dikenal dengan Pak Raden.

Pak Raden dikenal dalam salah satui karyanya, yakni si Unyil. Peringatan hari dongeng ini bertujuan untuk mengenang dan meneladani Pak Raden yang mencintai dan menyayangi anak-anak.

Di Indonesia sendiri dongeng menjadi salah satu budaya literasi. Berbagai dongeng populer dengan pesan-pesan moral dapat diperkenalkan kepada anak-anak.


Lantas bagaimana cara memperingati hari dongeng Nasional? Berikut ulasannya.

Cara Memperingati Hari Dongeng Nasional

Ada berbagai cara untuk memperingati Hari Dongeng Nasional. Berikut beberapa kegiatan yang dapat dilakukan untuk memperingati Hari Dongeng Nasional seperti dihimpun detikSulsel dari berbagai sumber:

1. Membuat Pelatihan Dongeng

Salah satu kegiatan yang bisa dilakukan dalam memperingati hari dongeng Nasional adalah dengan membuat pelatihan dongeng. Kegiatan tersebut bisa dilakukan oleh lembaga atau komunitas dongeng maupun lainnya.

Melalui pelatihan dongeng dapat mengajarkan seseorang untuk berdongeng. Serta berbagi berbagai macam ilmu yang menarik.

2. Membuat Cerita Dongeng

Cara lain dalam memperingati Hari Dongeng Nasional adalah membuat cerita dongeng. Perayaan ini bisa dilakukan oleh siapapun yang ingin turut meramaikan hari dongeng Nasional.

Membuat dongeng dapat membuat anak-anak menjadi lebih kreatif, memiliki imajinasi yang luas, dan membuatnya jadi gemar membaca. Dengan membuat dongeng juga mengajarkan anak-anak untuk belajar berekspresi yang dituangkan ke dalam tulisan.

3. Bertukar Cerita Dongeng

Tidak hanya membuat cerita, untuk memperingati Hari Dongeng Nasional juga dapat digelar bertukar cerita dongeng. Kegiatan ini dapat dilakukan bersama teman, guru, atau keluarga.

Selain dapat mengenal cerita-cerita dongeng, Kegiatan tersebut juga bisa melatih anak-anak untuk percaya diri berbicara di depan umum.

4. Memberikan Ucapan Selamat

Hal yang tidak boleh terlewat adalah memberi ucapan selamat. Ucapan selamat ini dapat diunggah dimedia sosial melalui status ataupun melalui twibbon.

Selain itu, ucapan selamat Hari Dongeng Nasional juga dapat diucapkan secara langsung kepada pendongeng. Hal ini menjadi salah satu cara untuk turut meramaikan Hari Dongeng Nasional.

5. Mengadakan Lomba Berdongeng

Menggelar lomba berdongeng menjadi salah satu pilihan dalam memeriahkan Hari Dongeng Nasional. Melalui kegiatan ini anak-anak dapat menambah wawasannya tentang kisah-kisah yang mungkin saja belum diketahui.

Lomba berdongeng ini dapat digelar oleh lembaga dan komunitas manapun. Selain itu, mengikuti lomba dongeng juga dapat melatih daya ingat anak-anak karena harus menghafalkan kisah-kisah yang akan dibawakan.

Sejarah Singkat Hari Dongeng Nasional

Hari Dongeng Nasional dideklarasikan pada 28 November 2015 oleh oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) saat itu, Anies Baswedan di Perpustakaan Kemdikbud, Jakarta. Tanggal ini ditetapkan sebagai Hari Dongeng Nasional merujuk pada tanggal lahir Drs. Suyadi atau lebih dikenal dengan Pak Raden.

Dilansir dari laman resmi Kemdikbud, hari kelahiran Pak Raden ditetapkan sebagai Hari Dongeng Nasional untuk meneladani sosoknya yang memiliki rasa cinta tak terhingga pada anak-anak. Selain itu, Pak Raden dinilai sebagai sosok multitalenta, yang tak hanya pintar mendongeng, namun juga melukis.

Momentum deklarasi Hari Dongeng Nasional diikuti oleh para pegiat dongeng di Indonesia di berbagai wilayah. Deklarasi Hari Dongeng Nasional dan acara dongeng bersama pun saat itu dilakukan serentak di Aceh, Medan, Lampung, Palembang, Jakarta, Bogor, Bandung, Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Malang, Nusa Tenggara Barat, Bali, Saparua, Ambon, Sidrap, Majene, Pinrang, Makasar, dan masih banyak lagi.



Simak Video "Tangis Rindu Pak Ogah Pada Pak Raden"
[Gambas:Video 20detik]
(edr/alk)