Sinyal Jokowi Dukung Ganjar di Balik Pesan 'Rambut Putih Pikir Rakyat'

Berita Nasional

Sinyal Jokowi Dukung Ganjar di Balik Pesan 'Rambut Putih Pikir Rakyat'

Tim detikNews - detikSulsel
Minggu, 27 Nov 2022 05:40 WIB
Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno menilai pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal pemimpin memikirkan rakyat rambutnya putih merupakan bentuk dukungan Jokowi kepada Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo.
Foto: Presiden Joko Widodo di acara relawan Projo. (Kenny Gida)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi sinyal dukungan kepada Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo terkait Pilpres 2024. Kode itu diungkapkan Jokowi lewat narasi ciri pemimpin memikirkan rakyat memiliki rambut putih.

Dilansir dari detikNews, pesan politik Jokowi itu disampaikan di hadapan para relawan dalam acara Gerakan Nusantara Bersatu di Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (26/11/2022).

"Perlu saya sampaikan, pemimpin, pemimpin yang mikirin rakyat itu kelihatan dari mukanya," ungkap Jokowi.


Jokowi kembali menambahkan ciri khusus pemimpin yang mesti dipilih rakyat. Karakteristik itu dikatakan terlihat dari perawakan seseorang yang berambut putih.

"Ada juga yang mikirin rakyat sampai rambutnya putih semua ada. Ada itu," ucap Jokowi yang disambut riuh relawan Projo.

Di hadapan para relawan, Jokowi menekankan agar hati-hati memilih pemimpin. Menurutnya, pemimpin haruslah yang mengerti kondisi rakyatnya.

"Nanti di 2024 pilih yang ngerti tentang apa yang dirasakan oleh rakyat, setuju?" imbuh Jokowi.

Menurutnya, sosok pemimpin harus dekat dan tahu keinginan rakyat. Jangan pribadi yang hanya betah di ruang nyaman sekelas Istana Negara.

"Jangan sampai, saya ulang, jangan sampai kita pilih pemimpin yang senang duduk di Istana, yang AC-nya sangat dingin," tegasnya.

Kode Jatah Presiden Untuk Prabowo

Kode dukungan untuk sosok pemimpin terkait Pilpres 2024 juga pernah ditujukan kepada Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. Jokowi dengan jelas menyinggung jabatan presiden untuk Prabowo.

Pesan politiknya itu diutarakan Jokowi saat memberi sambutan di Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Perindo di iNews Tower, Jakarta Pusat, Senin (7/11). Awalnya Jokowi menceritakan karier politiknya sebagai Wali Kota Solo.

"Saya ini dua kali wali kota di Solo menang, kemudian ditarik ke Jakarta, gubernur sekali menang," sebut Jokowi saat itu.

Modal menang Pilgub DKI, Jokowi kembali maju dan menang dalam kontestasi Pilpres 2014 dan 2019. Jokowi lantas meminta maaf kepada Prabowo yang menjadi rivalnya saat itu.

"Mohon maaf, Pak Prabowo. Kelihatannya setelah ini jatahnya Pak Prabowo," ucap Jokowi.

Simak respons PPI di halaman selanjutnya.