Perempuan Pulau Kodingareng Demo Kantor Gubernur Sulsel, Protes Tambang Pasir

Perempuan Pulau Kodingareng Demo Kantor Gubernur Sulsel, Protes Tambang Pasir

Xenos Zulyunico Ginting - detikSulsel
Rabu, 05 Okt 2022 11:17 WIB
Perempuan Kodingareng geruduk kantor Gubernur Sulsel protes tambang pasir.
Foto: Xenos Zulyunico Ginting/detikSulsel
Makassar -

Sejumlah perempuan Kodingareng menggelar unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel). Mereka kembali memprotes aktivitas penambangan pasir di Pulau Spermonde sejak 2 tahun lalu.

Pantauan detikSulsel di lokasi, Rabu (5/10/2022) sekitar pukul 10.30 Wita, massa aksi tampak membawa boneka gurita berukuran raksasa sebagai simbol oligarki. Massa aksi juga tampak membawa sejumlah poster berisi kalimat-kalimat protes.

Massa aksi yang didominasi oleh perempuan terlihat menggunakan topi petani. Mereka tidak melakukan orasi dan hanya berdiri sambil membentangkan spanduk dan porster.


Untuk diketahui aksi ini dilakukan bersama beberapa LSM seperti Walhi Sulsel dan Green Peace Indonesia. Juru Kampanye Laut Green Peace Indonesia, Afdilah mengatakan aksi ini digelar untuk menyuarakan penderitaan perempuan Kodingareng setelah adanya aktivitas tambang di Pulau Spermonde.

"Masyarakat Kodingareng, terutama perempuan mengalami penderitaan yang luar biasa pasca adanya tambang pasir di Spermonde yang digunakan untuk pembangunan proyek strategis nasional," kata Afdilah kepada wartawan di lokasi.

Sementara itu, aktivis Walhi Sulsel, Herli menuturkan perempuan Kodingareng bahkan mendapatkan beban ganda. Selain mengurusi urusan domestik, perempuan Kodingareng juga harus ikut membantu suami mereka yang berprofesi sebagai nelayan untuk menambah pendapatan.

"Pendapatan turun sangat drastis. Terutama saat tambang pasir laut, bisa dikatakan 50 bahkan sampai 70 persen menurunnya," tuturnya.



Simak Video "Menjaga Lingkungan Saat Liburan di Alam, Makassar"
[Gambas:Video 20detik]
(hmw/nvl)