Banggar DPRD Kritik Pemprov Sulsel gegara Serapan APBD Baru 57%

Tim detikSulsel - detikSulsel
Senin, 03 Okt 2022 09:31 WIB
Gedung DPRD Sulsel
Gedung DPRD Sulsel (Foto: Noval Dhwinuari Antony-detikcom)
Makassar -

Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel) mengkritik serapan anggaran Pemprov Sulsel yang terkesan lamban. Serapan APBD baru sekitar 57% padahal tersisa 3 bulan untuk penyerapan anggaran tahun ini.

Dilihat detikSulsel di Sistem Informasi Realisasi Tahunan Anggaran Sulawesi Selatan (siri'tASS), realisasi keuangan Pemprov Sulsel baru mencapai 57,62% atau Rp 5,3 triliun dari APBD sebesar Rp 9,2 triliun. Sementara realisasi dari program fisik baru sekitar 58,47%.

"Serapan ini kan memang yang masih rendah. Termasuk di beberapa OPD yang sempat kita sorot karena potensi jadi silpa. Seperti di Disdik," ungkap anggota Banggar DPRD Sulsel, Selle KS Dalle, Minggu (2/10/2022) malam.


Pihaknya pun mendesak agar ada percepatan serapan anggaran. Apalagi sisa waktu tahun ini untuk menyerap anggaran sisa beberapa bulan lagi. Sementara serapan APBD baru di kisaran 57%.

"Termasuk di Disdik kemarin banyak sekitar Rp 153 miliar. Lebih besar dari Mattoanging. Makanya kita agak panik karena potensi silpa-nya Disdik ini besar sekali," tuturnya.

Sementara, Koordinator Harian Banggar DPRD Sulsel, Irwan Hamid membeberkan program dan serapan anggaran pada beberapa OPD di lingkup Pemprov Sulsel terkesan lambat. Meski dalam pemaparan realisasi fisik tinggi namun sesuai dengan fakta di lapangan beberapa pekerjaan fisik belum berjalan.

"Sehingga dianggap perlu dilakukan evaluasi, Banggar mengharapkan kepada Pemprov Sulsel khususnya OPD yang masih rendah serapan anggarannya terkait dengan belanja modal agar menjadi perhatian serius dalam menyelesaikan program kegiatan tersebut hingga bisa terealisasi tepat waktu," jelasnya.

Selain itu, banyak proyek fisik yang tidak sesuai dengan harapan karena volume fisik pekerjaan serapannya baru mencapai angka 57%. Padahal waktu penyelesaian pekerjaan semakin mendekati akhir batas waktu.

"Maka Banggar mengharapkan kepada Pemprov Sulsel untuk memberikan perhatian yang lebih serius terkait hal ini," tukasnya.

Daftar 5 OPD Pemprov Sulsel dengan realisasi APBD terendah

1. Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang
- Pagu anggaran Rp 1,02 triliun
- Realisasi keuangan : 21%
- Realisasi fisik : 21,12%

2. Dinas Kesehatan
- Pagu anggaran Rp 293,5 miliar
- Realisasi keuangan : 22,06%
- Realisasi fisik : 31,72%

3. UPT RSK Gigi dan Mulut
- Pagu anggaran : Rp 10,5 miliar
- Realisasi keuangan : 23,39%
- Realisasi fisik : 35%

4. Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan
- Pagu anggaran : Rp 53,1 miliar
- Realisasi keuangan : 30,04%
- Realisasi fisik: 27,58%

5. Dinas Kepemudaan dan Olahraga
- Pagu anggaran Rp 130,1 miliar
- Realisasi keuangan: 32,54%
- Realisasi fisik: 40,87%



Simak Video "Jalan Paccerakang Makassar Banjir, Polisi Evakuasi Warga"
[Gambas:Video 20detik]
(tau/alk)