Polda Papua Ungkap Massa Simpatisan Dimobilisasi Tim Lukas Enembe

Papua

Polda Papua Ungkap Massa Simpatisan Dimobilisasi Tim Lukas Enembe

Hasrul - detikSulsel
Jumat, 30 Sep 2022 22:45 WIB
Demo simpatisan Gubernur Papua Lukas Enembe di Jayapura.
Foto: Wilpret Siagian
Papua -

Rumah Gubernur Papua Lukas Enembe masih ramai didatangi massa simpatisan yang menolak penetapan Lukas Enembe sebagai tersangka kasus dugaan korupsi. Polisi menyebut mereka datang dari pegunungan usai dimobilisasi tim Lukas Enembe.

"Memang dimobilisasi. Mereka ini kan turun dari gunung hampir sekitar 8-9 tahun yang lalu pasca dan menjelang Pilkada pertama itu. Tim pendukungnya dari pegunungan," beber Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Mustafa Kamal saat dimintai konfirmasi detikcom, Jumat (30/9/2022).

Sejak beberapa hari terakhir, rumah Gubernur Papua Lukas Enembe terus didatangi simpatisan dari berbagai daerah di Papua. Kombes Kamal menyebut, ada 150-an orang yang kembali berkumpul di rumah Lukas Enembe Jumat (30/9) sore.


"Tadi sore (ramai sekali), sekitar 150-an tadi," ucapnya.

Menurut Kombes Kamal, kebanyakan dari massa simpatisan tersebut dianggap tidak tahu persoalan. Mereka bergabung meramaikan kediaman Lukas Enembe atas dasar ajakan.

"Bukan mendengar, ya memang diajak tim-timnya mereka toh. Itu kan mereka enggak tahu apa-apa," imbuh Kombes Kamal.

Kapolri Siagakan 1.800 Personel di Papua

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyiapkan 1.800 personelnya di Papua. Hal ini untuk membackup KPK dalam menjemput Gubernur Papua Lukas Enembe.

"Terkait dengan kasus Lukas Enembe. Kami telah menyiapkan 1.800 personel di Papua. Dan kami siap untuk membackup apabila memang KPK meminta," kata Kapolri dalam konferensi di Mabes Polri, Jumat (30/9).

Sigit menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh pemberantasan korupsi.

"Tentunya kami juga mendukung penuh pemberantasan korupsi," ungkapnya.

Sebagai informasi, Lukas Enembe terjerat kasus dugaan korupsi di KPK. PPATK menemukan sejumlah transaksi terkait Lukas Enembe ke sejumlah rekening judi kasino di beberapa negara.



Simak Video "KPK Dalami Dugaan Penyelewengan APBD Papua untuk Berobat Lukas Enembe"
[Gambas:Video 20detik]
(hsr/sar)