KPK Ungkap Penyebab Lukas Enembe Kembali Mangkir dari Panggilan Pemeriksaan

Papua

KPK Ungkap Penyebab Lukas Enembe Kembali Mangkir dari Panggilan Pemeriksaan

Tim detikNews - detikSulsel
Jumat, 30 Sep 2022 22:31 WIB
Apa itu OTT KPK? Penjelasan, Dasar Hukum dan Contoh Kasus
Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Jakarta -

Gubernur Papua Lukas Enembe kembali mangkir dari panggilan pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi. KPK menduga ada pihak yang meprovokasi agar Lukas Enembe agar tidak memenuhi panggilan.

"KPK pun menyayangkan dugaan adanya pihak-pihak yang kemudian membangun opini agar saksi maupun tersangka menghindari pemeriksaan KPK," kata Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri kepada wartawan, Jumat (30/9/2022).

Ali Fikri meminta kepada pihak yang dimaksud untuk tidak melanjutkan aksinya. Lantaran tindakan tersebut menimbulkan provokasi dan kekeliruan di masyarakat.


"Sehingga kami meminta kepada pihak-pihak tertentu untuk tidak memperkeruh dan memprovokasi masyarakat dengan narasi-narasi adanya kriminalisasi maupun politisasi," ucapnya.

Ali Fikri kembali menegaskan bahwa KPK memulai perkara Lukas Enembe berdasarkan laporan pengaduan dari masyarakat. Dia memastikan pengusutan perkara Lukas Enembe murni sebagai sebuah proses penegakan hukum.

"KPK menyampaikan bahwa setiap penanganan perkara yang dilakukan, termasuk di Papua ini, adalah murni penegakan hukum semata sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat ke KPK," tuturnya.

Sehingga, Ali Fikri mengajak seluruh pihak untuk sama-sama menjaga situasi tetap kondusif. Tujuannya untuk keamanan, kenyamanan dan kesejahteraan di Papua.

"KPK mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga suasana kondusif demi keamanan, kenyamanan dan kesejahteraan seluruh masyarakat Papua," ujarnya.

Diketahui, Lukas Enembe pertama kali dipanggil dalam kasus ini pada tanggal 12 September 2022. Saat itu, Lukas Enembe masih sebagai saksi di tahap penyelidikan dugaan kasus suap dan gratifikasi APBD Provinsi Papua.

Pada saat itu pemanggilan di Polda Papua, Lukas Enembe tidak hadir. Dia mengutus penasehat hukumnya untuk menjelaskan ketidakhadirannya.

Lalu pada Senin 26 September 2022 KPK menetapkan perkara Lukas Enembe ke tahap penyidikan. KPK melayangkan surat panggilan pertama sebagai tersangka kepada Lukas Enembe.

Panggilan pertama Lukas Enembe sebagai tersangka juga tidak dihadiri. Lukas kembali mengirimkan tim kuasa hukumnya untuk memberikan alasan kesehatan.



Simak Video "Momen Lukas Enembe Main Judi di Ruang VVIP di Malaysia"
[Gambas:Video 20detik]
(hsr/sar)