Rencana Danny Terapkan Ojol Day Makassar 5 Hari dan Berlaku ke Pegawai Swasta

Rencana Danny Terapkan Ojol Day Makassar 5 Hari dan Berlaku ke Pegawai Swasta

Tim detikSulsel - detikSulsel
Kamis, 29 Sep 2022 08:10 WIB
Walkot Makassar Danny Pomanto bersiap naik ojol.
Foto: Walkot Makassar Danny Pomanto bersiap naik ojol. (Nurul Istiqamah/detikSulsel)
Makassar -

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto berencana menerapkan ojol day atau hari ojek online selama 5 hari kerja. Program ini tidak hanya mewajibkan ASN Pemkot Makassar, namun juga diharap bisa diterapkan pegawai di perusahaan swasta lainnya.

Danny bahkan mempertimbangkan penggunaan Bus Rapid Transit (BRT) hingga mobil angkot atau pete-pete. Penggunaan transportasi umum lainnya akan dimaksimalkan dalam program yang dicanangkan demi menekan inflasi atas dampak kenaikan harga BBM.

"Jadi 5 hari itu kita bisa hemat, dan kita bisa share ekonomi kita dengan masyarakat yang terdampak langsung kenaikan BBM, yaitu ojol, pete-pete dan BRT," beber Danny saat dikonfirmasi, Rabu (28/9/2022).


Rencana itu tengah dikaji sembari melihat pelaksanaan ojol day. Apalagi program yang diterapkan Pemkot Makassar ini baru memasuki pekan kedua pelaksanaannya.

Setelah itu barulah imbauan penggunaan jasa transportasi juga diharap bisa diberlakukan ke pegawai swasta di tiap perusahaan yang ada di Makassar. Termasuk akan ada pembagian masa penerapannya tiap hari.

"Saya bilang satu bulan dulu kita tes (ojol day). Setelah itu kita minta partisipasi yang lain misalnya perbankan hari Rabu, swasta hari Kamis, hari Jumat nanti siapa," urai dia.

Danny tidak ingin program ojol day yang dicanangkannya dipandang hanya untuk mengakomodir jasa transportasi online saja. Namun pelaksanaannya harus menyentuh moda transportasi umum lainnya.

Apalagi dirinya menyebut program ojol day turut berdampak positif pada penggunaan angkutan umum, seperti BRT dan pete-pete. Danny mengklaim ada kenaikan penumpang pada dua moda angkutan massa itu saat hari ojek online diterapkan.

"Laporan dari penanggung jawab BRT pada hari ojol naik 500 penumpang. Jadi tidak benar itu dengan BRT kita dibenturkan-dibenturkan (dengan ojol), apalagi kalau pete-pete," ungkap Danny.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.