Kalimantan Timur

Lansia di Kukar 5 Hari Hilang di Hutan, Tim SAR Sisir Lokasi hingga 40 Km

Muhammad Budi Kurniawan - detikSulsel
Jumat, 23 Sep 2022 18:22 WIB
Tim SAR mencari lansia hilang di Kukar, Kaltim.
Foto: Tim SAR mencari lansia hilang di Kukar, Kaltim. (Dok. Istimewa)
Kutai Kartanegara -

Lansia bernama Sabran (60) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim) hilang misterius di hutan selama 5 hari. Tim SAR gabungan bersama warga pun menyisir lokasi sejauh 40 kilometer dari titik hilangnya korban.

"Ini hari kelima proses pencarian, korban hilang sejak tanggal 17 September 2022 oleh pihak keluarga," jelas Kepala Seksi Ops Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan Basri, kepada detikcom, Jumat (23/9/2022).

Sabran dikabarkan hilang di dekat hutan Desa Sedulang, Kecamatan Muara Kaman, Kukar. Sebelum hilang misterius, warga setempat melihat Sabran dalam kondisi linglung. Namun saat ingin di antara warga pulang korban menolak dan bertahan di tower titik 0 di desa tersebut.


"Iya korban ini pikun, karena faktor umur. Jadi saat warga memberitahukan pihak keluarga dan kembali mendatangi korban di lokasi tower titik 0 dimana korban terlihat, korban sudah tidak ada," kata Basri.

Hingga hari kelima, pencarian terhadap Sabran masih nihil. Tim gabungan SAR bersama warga masih melakukan penyisiran di lokasi korban menghilang hingga sejauh 40 kilometer menggunakan motor.

"Kita bagi 3 tim, yang pertama tim menggunakan sepeda motor menyisir jalan setapak sejauh 40 kilometer dari titik awal, dan ada juga tim melakukan penyisiran di dekat hutan tapi engga sampai masuk hutan," terangnya.

"Selain itu tim juga melakukan penyisiran menggunakan ekskavator di rawa-rawa dekat lokasi, karena ada dugaan korban terjatuh di rawa-rawa dekat lokasi, tapi hasilnya masih nihil," imbuhnya.

Basri menerangkan, Sabran menghilang berdekatan dengan hilangnya misteri pria bernama Makpong (52) yang juga dilaporkan hilang di hutan Desa Puan Cepak, Kutai Kartanegara (Kukar) sejak Kamis (27/7) lalu. Namun keberadaannya juga belum diketahui hingga kini.

"Iya memang satu kecamatan, tapi berbeda desa saja dengan Makpong yang hilang di hutan, tapi yang ini (lansia yang hilang) harusnya lebih mudah didapat karena bukan di dalam hutan," pungkasnya.



Simak Video "Seni Erau, Budaya Pesta Adat yang Unik di Kutai Kartanegara"
[Gambas:Video 20detik]
(sar/nvl)