Polisi Gadungan di Balikpapan Edarkan Sabu 1,3 Kg Ditangkap

Kalimantan Timur

Polisi Gadungan di Balikpapan Edarkan Sabu 1,3 Kg Ditangkap

Muhammad Budi Kurniawan - detikSulsel
Rabu, 21 Sep 2022 20:21 WIB
Polda Kaltim saat melakukan rilis polisi gadungan tertangkap tangan bawa sabu 1,3 kilogram
Foto: dok.ist
Balikpapan -

Polisi gadungan inisial LO (40) di Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) ditangkap polisi atas kepemilikan sabu sebanyak 1,3 kilogram. Dari tangan LO polisi juga mengamankan pistol airsoft gun dan atribut kepolisian.

"Pelaku ini merupakan polisi gadungan, dari tangan pelaku kita amankan sabu seberat 1,3 kilogram, pistol airsoft gun dan atribut kepolisian," jelas Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Yusuf Sutejo kepada detikcom, Rabu (21/9/2022).

Yusuf mengatakan LO merupakan target operasi (TO) kepolisian. Pelaku diamankan di rest area Tol Balikpapan-Samarinda pada Senin (12/9). Saat diamankan LO diketahui hendak membawa sabu tersebut ke wilayah Balikpapan.


"Pelaku sudah diikuti dari Samarinda dan saat dilakukan penggeledahan ditemukan beberapa paket narkotika jenis sabu yang hendak diedarkan di Balikpapan," terangnya.

Selain sabu, polisi juga mengamankan, pistol airsoft gun, seragam, lencana, borgol, rompi, granat imitasi. Termasuk KTP yang diduga palsu karena tertera pekerjaannya sebagai anggota kepolisian.

"Barang bukti itu kita amankan di dalam mobil pelaku. Sementara masih didalami yang jelas saat dilakukan penindakan, tersangka menggunakan identitas kepolisian baik KTP dengan pekerjaan polisi termasuk tanda penyidik dan lainnya," ungkapnya.

Hingga kini polisi masih terus melakukan penyelidikan atas ditangkapnya LO. Pihaknya pun akan berkoordinasi dengan Ditreskrimum Polda Kaltim karena diduga LO juga terlibat kasus tindak pidana umum dengan mengatasnamakan anggota kepolisian.

"Kami juga masih mengembangkan kasus ini, termasuk mendalami sudah berapa lama L menggunakan identitas kepolisian. Yang jelas kami menemukan identitas kepolisian itu saat penindakan," tuturnya.

Kini LO telah ditahan di Polda Kaltim, atas tindakannya warga Samarinda itu dikenakan pidana terkait narkotika yakni Pasal 114 Ayat 1 Subs Pasal 112 Ayat 1 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman 12 Tahun penjara.



Simak Video "Mencicipi Aneka Kuliner Khas Swedia di Samarinda"
[Gambas:Video 20detik]
(hsr/sar)