Sulawesi Barat

Expo UMKM Sulbar, Pemkab Mamasa Pamer Kopi yang Tembus Pasar Rusia

Hafis Hamdan - detikSulsel
Kamis, 22 Sep 2022 02:30 WIB
Pemkab Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) memperkenalkan kopi Mamasa yang sudah tembus pasar ekspor hingga Rusia.
Foto: Hafis Hamdan/detikcom
Mamasa -

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) ikut ambil bagian pada acara Expo UMKM Sulbar dengan memperkenalkan hasil pertanian dan produk kerajinan tangan. Salah satunya produk kopi Mamasa yang sudah tembus pasar ekspor hingga Rusia.

"Banyak yang kita tampilkan di kegiatan ini. Ada Kopi asli dari Mamasa, beras hitam Mamasa dan kain tenun Mamasa," kata Kabag Pembangunan dan SDA Kabupaten Mamasa Suryani T kepada wartawan, Rabu (21/9/2022).

Suryani mengungkapkan kopi Mamasa sudah menembus pasar ekspor. Sementara produk lainnya telah dicoba atau digunakan oleh pejabat daerah maupun nasional.


"Kopi Mamasa ini sudah memperoleh sertifikat BPOM dan label halal, kopi di Sulbar yang diekspor ke Rusia. Beberapa pejabat daerah juga sudah coba bahkan Mentan SYL sudah pernah. Kalau produk seperti kain tenun ini sudah banyak dipakai pejabat di acara-acara resmi," ujarnya.

Suryani membeberkan manfaat beras hitam Mamasa ialah cocok untuk orang diet dan orang dengan penyakit gula. Selain itu, dia juga membeberkan khasiat sirup jahe merah dari Mamasa.

"Ini (beras Mamasa) untuk diet dan orang dengan penyakit gula cocok. Ada juga sirup jahe merah yang dibuat warga Mamasa untuk badan supaya rileks, diminum tiap hari," ujar Suryani.

Suryani menambahkan beberapa hasil pertanian seperti cabai katokkon, nanas, cokelat, beras hitam dan beras merah telah diborong oleh Pj Gubernur Sulbar Akmal Malik. Sementara produk kain tenun telah banyak dibeli pengunjung.

"Ini hasil pertanian sudah semua diborong gubernur, jadi kita hanya tampilkan ini tidak bisa kita jual, nanti gubernur mau ambil selesai pameran. Kalau untuk kain tenun dan kopi sejak kemarin itu sudah banyak yang beli," bebernya.

Harga kopi dan kain tenun asli Mamasa itu cukup terjangkau sehingga laris pembeli. Kopi Mamasa Arabica dibandrol dengan harga Rp 34 ribu ukuran 200 gram, untuk Robusta Rp 40 ribu per 200 gram. Sementara kain tenun untuk ikat kepala hanya Rp 25 ribu.

"Murah ji untuk coba produk lokal. Kita jual asli semua dari Mamasa. Apalagi kain tenun ini untuk ikat kepala sudah hampir habis, tersisa tas dan sarung tenun," pungkasnya.

Pameran Expo UMKM Sulbar merupakan rangkaian kegiatan yang dihelat Pemprov Sulbar dalam rangka memeriahkan HUT Sulbar ke-18. Kegiatan itu berlangsung di area Kantor DPRD Sulbar, Kelurahan Rangas, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju.



Simak Video "Melihat Proses Pembuatan Sambu, Tenun Warisan Leluhur di Mamasa"
[Gambas:Video 20detik]
(hsr/sar)