Terpopuler Sepekan: Aksi 'Bang Jago' Warek II UIN Alauddin-Pria ASN Sinjai

Tim detikSulsel - detikSulsel
Minggu, 18 Sep 2022 17:54 WIB
Foto: Oknum ASN Sinjai tendang pengendara wanita. (Dok. Istimewa/Tangkapan Layar)
Makassar -

Sejumlah peristiwa heboh dan menarik terjadi di Sulawesi Selatan (Sulsel) dalam sepakan terakhir. Beberapa di antaranya ada aksi barbar 2 orang 'Bang Jago', yakni pria ASN Sinjai menendang siswi SMP hingga Wakil Rektor II UIN Alauddin Makassar dipolisikan karena diduga menganiaya warga yang tidak mengetahui apa salahnya.

Rentetan peristiwa itu dirangkum detikSulsel selama sepakan terakhir. Simak selengkapnya berikut ini:

Heboh Penggerebekan Markas Batalyon 120 Makassar

Penggerebekan markas Batalyon 120 Makassar menyita perhatian publik. Buntut penggerebekan ini, Inspektorat Khusus (Itsus) Mabes Polri turun tangan untuk melakukan pemeriksaan.

Markas Batalyon 120 Makassar yang berada di Jalan 40.000 Jiwa, Kecamatan Tallo, Makassar digerebek pada Minggu (11/9) dini hari. Berbagai jenis senjata tajam ditemukan aparat kepolisian di tempat ini.

Tim Thunder Polda Sulsel yang melakukan penggerebekan di markas Batalyon 120 Makassar menyita sejumlah senjata tajam berupa 164 busur panah, 38 botol miras, dan 4 parang. Selanjutnya polisi juga mengamankan 48 orang.

Penggerebekan Batalyon 120 Makassar juga menimbulkan polemik sehari setelah penggerebekan dilakukan, Senin (12/9). Pasalnya beredar kabar jika Iptu Faizal selaku Kanit Reskrim Polsek Tallo dicopot imbas penggerebekan Batalyon 120.

Polemik terkait Batalyon 120 Makassar tersebut rupanya menjadi perhatian oleh Itsus Mabes Polri. Itsus Polri saat ini sudah berada di Makassar untuk mengusut polemik terkait penggerebekan Batalyon 120 Makassar.

Viral ASN Sinjai Tendang Siswi SMP

Oknum ASN Pemkab Sinjai, Andi Adi viral usai menendang motor siswi SMP hingga terjatuh di jalan. Peristiwa itu terjadi di depan Kolam Renang HM Tahir, Jalan Bhayangkara, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai pada Selasa (13/9) sekitar pukul 13.00 Wita.

Andi Adi kemudian mengakui perbuatannya sebagai bentuk spontanitas. Dia menyebut saat itu dirinya kesal lantaran nyaris tabrakan dengan siswi SMP tersebut.

Kasus ini juga turut menjadi perhatian Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa. Dia menyebut selama ini Andi Adi memang dikenal sebagai ASN yang emosional dan sering berbuat onar kepada sesama rekan kerjanya.

Orang tua siswi SMP itu pun mengaku sudah memafkan kelakuan Andi Adi. Namun pihak keluarga tetap ingin proses hukum terhadap Andi Adi berlanjut hingga ankhirnya dia terancam penjara 3 tahun 6 bulan.




(asm/nvl)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork