Bansos Rp 2 M akan Disiapkan Dinsos Sulsel Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM

Bansos Rp 2 M akan Disiapkan Dinsos Sulsel Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM

Tim detikSulsel - detikSulsel
Sabtu, 17 Sep 2022 08:45 WIB
Cek KJMU 2021 Tahap 2, Bakal Cair Tanggal 29 November
Ilustrasi bansos BBM (Foto: Grandyos Zafna/detikcom)
Makassar -

Anggaran bantuan sosial (bansos) sebesar Rp 2 miliar sebagai kompensasi atas kenaikan harga BBM akan disiapkan Dinas Sosial (Dinsos) Sulawesi Selatan (Sulsel). Anggaran bansos ini menunggu persetujuan tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) Pemprov Sulsel.

"(Masih) Dalam proses usulan ke TAPD. Kami usulkan sekitar Rp 2 miliar. Untuk sekitar 4.000 KPM (keluarga penerima manfaat)," ungkap Kepala Dinsos Sulsel Andi Irawan Bintang kepada detikSulsel, Jumat (16/9/2022).

Untuk skema penyaluran, pihaknya menunggu pembahasan detail setelah ada kepastian anggaran bansos yang akan disalurkan. Irawan menuturkan, pemda memang diwajibkan untuk menyalurkan anggaran 2 persen dari dana transfer umum (DTU) untuk atasi dampak kenaikan harga BBM.

"Pembagian 2 persen dari DAU dan DBH terdapat beberapa dinas yang akan melaksanakan kompensasi BBM. Khusus Dinas Sosial akan menyalurkan tambahan bansos," jelasnya.

Bansos ini nantinya akan disalurkan Pemprov Sulsel berupa uang tunai. Penerima manfaat akan diambil dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Menurut Irawan, data DTKS ini selama ini digunakan sebagai acuan pemberian BLT BBM dan sembako dari Kementerian Sosial (Kemensos).

"Kami mengikuti DTKS. Kalau alokasi penerima BLT BBM dan sembako di Sulsel dari pusat sebanyak 616.998 KPM. Maka untuk bansos dari APBD akan diberikan (bagi penerima) di luar yang sudah disalurkan (pemerintah pusat)," tukasnya.

Pemprov Sulsel Siapkan Total Rp 13,5 M

Pemprov Sulsel sebelumnya akan menyediakan anggaran sebesar Rp 13,5 miliar khusus untuk mengatasi dampak inflasi imbas kenaikan harga BBM. Alokasi anggaran disiapkan merujuk pada aturan baru yang diterbitkan pemerintah pusat.

"Kalau anggaran sudah ada. Kan perhitungan 2% (dari dana transfer umum). Kurang lebih Rp 13,5 miliar (disiapkan)," ungkap Kabid Perencanaan Anggaran Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sulsel Salehuddin saat ditemui detikSulsel, Selasa (13/9).

Terkait skema penyaluran, Salehuddin mengaku belum mengetahui konsepnya. Apalagi saat ini memang pihaknya masih menunggu pengajuan anggaran sesuai kebutuhan OPD terkait kebijakan ini.

"Sementara dibicarakan (penyaluran). Tapi belum ada usulan masuk biar satu. Kemana-mana nya (penyaluran) ini belum ada. Saya tunggu sampai malam ini. Ke OPD-OPD itu belum ada. Mereka kasih kan (kasih) usulan," tuturnya.



Simak Video "Instruksi Jokowi ke Pemda Hadapi Kenaikan Harga BBM "
[Gambas:Video 20detik]
(tau/asm)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT