Terdata di Kemensos, 10 Warga Palopo Belum Terima Panggilan Cairkan BLT BBM

Terdata di Kemensos, 10 Warga Palopo Belum Terima Panggilan Cairkan BLT BBM

Arzad - detikSulsel
Kamis, 15 Sep 2022 16:45 WIB
A large payment in Indonesian cash
Foto: Getty Images/iStockphoto/CraigRJD
Palopo -

Sebanyak 10 warga di Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel) dilaporkan komplain gegara belum mendapat bantuan langsung tunai (BLT) BBM. Padahal namanya diklaim tercatat dalam Data Terpadu Kesejahateraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial (Kemensos).

"Sebenarnya 10 orang (komplain), dia kasih lihat ki ada namanya (dalam data Kemensos)," kata Sub Koordinator Seksi Identifikasi Dinsos Palopo, Andi Irfandi Yusuf kepada detikSulsel, Kamis (15/9/2022).

Irfandi menegaskan hanya warga yang menerima surat panggilan dari PT Pos yang akan mendapat BLT BBM. Meski ada nama warga yang tercatat dalam DTKS.


"Banyak yang begitu, jadi dia cuma lihat di website ada namanya sebagai penerima sedangkan yang sah di sini dengan adanya bukti pemanggilannya dari kantor Pos. Kami di sini hanya memilah nama per kelurahan supaya cepat tersalur," tuturnya.

Namun pihaknya belum bisa memastikan nama warga yang terdata tersebut benar dari link resmi Kemensos atau bukan. Pihaknya belum melakukan pengecekan lebih lanjut.

"Saya belum paham kalau terkait tempatnya dia lihat itu, yang jelas tidak yakin karena ada dia cek bilang ada, tapi kita cek tidak ada namanya," jelasnya.

Namun demikian, Irfandi memastikan semua warga yang tercatat namanya dalam DTKS akan menerima bantuan. Hanya saja dia belum tahu persis bentuk program bantuannya.

"Berpeluang ji dapat karena dia ada dalam DTKS, tinggal sabar saja itu. Tapi tidak tau dalam bentuk apa, apakah dalam bentuk tunai atau non tunai yang penting ada dalam (DTKS) pasti dapat," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang warga Kelurahan Surutanga, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo, Sulsel, Rismayanti (36) mengaku belum mendapatkan panggilan sebagai penerima BLT BBM. Padahal namanya terdaftar di website Kemensos.

"Ada namaku di daftar penerima BLT BBM, tapi surat panggilan yang mau dipakai pencairan di Kantor Pos tidak ada," kata Rismayanti saat dikonfirmasi detikSulsel, Senin (12/9).

Rismayanti lantas meminta pihak terkait untuk menjelaskan permasalahan yang dihadapinya. Ia mengklaim namanya ada di link https://cekbansos.kemensos.go.id.

"Saya hanya minta pihak pemerintah untuk menjelaskan hal ini karena dalam link Kemensos ada nama saya dalam daftar penerima bantuan BBM," katanya.



Simak Video "BLT BBM Sudah Tersalurkan ke 12,7 Juta Penerima!"
[Gambas:Video 20detik]
(hsr/sar)