Disorot karena Lamban, Damkar Enrekang Ternyata Cuma Punya 2 Armada

Rachmat Ariadi - detikSulsel
Selasa, 16 Agu 2022 18:04 WIB
Mobil Damkar Enrekang mogok karena kehabisan BBM.
Foto: Dokumen Istimewa.
Enrekang -

Pihak Damkar Enrekang merespons insiden mobil pemadam kehabisan BBM sehingga terlambat tiba di lokasi kebakaran. Rupanya Damkar Enrekang hanya memiliki total 2 armada.

"Memang kami sangat kekurangan armada, karena hanya ada 2 penyemprot dan 2 tangki," ujar Plt Kepala Dinas Pemadam Lebaran dan Penyelamatan, Andi Faisal kepada detikSulsel, Selasa (16/8/2022).

Karena hanya ada 2 armada saja, maka masing-masing hanya ditempatkan di Kecamatan Enrekang dan Anggeraja. Jika kebakaran berada di luar dua kecamatan ini, maka armada Damkar cenderung terlambat.


"Memang harusnya setiap kecamatan induk itu disiagakan armada, tapi kita juga sangat kekurangan. Makanya keterlambatan petugas ke lokasi bukan karena lambat gerak tapi jarak armada ke lokasi ini yang terlalu jauh," kata Faisal.

Kebakaran 4 rumah di Enrekang.Kebakaran 4 rumah di Enrekang. Foto: Dokumen Istimewa.

Irsad mencontohkan pada peristiwa kebakaran di Desa Tangru, Kecamatan Malua Enrekang, Senin (15/8). Dia menyebut satu armada Damkar mogok akibat kehabisan bahan bakar.

"Ya heran, kenapa bisa habis bahan bakarnya, berarti mereka ini tidak siap untuk memberikan pelayanan. Musibah kebakaran kan kita tidak tahu kapan terjadi seharusnya mereka (Damkar) harus selalu siap setiap waktu," ungkapnya.

Sebelumnya, akibat lambannya petugas Damkar tiba di lokasi kebakaran, 4 rumah panggung di Desa Tangru, Kecamatan Malua Enrekang, Senin (15/8) ludes terbakar.

Petugas Damkar Enrekang tiba 1 jam setelah 4 rumah panggung tersebut terbakar akibat mogok kehabisan bahan bakar



Simak Video "Fenomena Tanah Bergerak di Enrekang Sulsel, 32 Rumah Rusak"
[Gambas:Video 20detik]
(hmw/hmw)