Petugas SAR Gabungan Bakal Cegat Pendaki Tak Safety ke Gunung Bawakaraeng

Isak Pasa'buan - detikSulsel
Selasa, 16 Agu 2022 17:25 WIB
Situasi di Lembanna, kawasan hutan pinus yang menjadi pos pertama  pendakian ke Gunung Bawakaraeng dan Lembah Ramma.
Foto: Situasi di Lembanna, kawasan hutan pinus yang menjadi pos pertama pendakian ke Gunung Bawakaraeng dan Lembah Ramma.
Gowa -

Petugas SAR gabungan bakal mencegat para pendaki tidak safety yang hendak merayakan HUT RI ke-77 di Gunung Bawakaraeng, Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel). Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya korban jiwa seperti yang terjadi pada tahun 2021.

"Kita jaga 24 jam kalau tidak lengkap bahan makanan dan perlengkapannya, juga asal-asal (mendaki)saya tidak akan biarkan naik," tegas Kepala Basarnas Sulsel Djunaidi kepada detikSulsel, Selasa (16/8/2022).

Pencegatan pendaki Gunung Bawakaraeng dilakukan mengingat di tahun 2021 ada tiga pendaki yang tewas saat mengikuti upacara pengibaran bendera merah putih HUT RI di atas puncak.

Sebelum melewati pos, petugas disebut akan akan memeriksa setiap peralatan yang dibawa pendaki. Mulai dari persiapan makanan hingga perlengkapan camp, seperti selimut dan tenda.


"Kita cek persiapan dirinya, apakah dia membawa peralatan. Sepatu tracking atau khusus mendaki, kemudian pakaian safety. Kalau tidak lengkap itu tidak kita biarkan ke atas puncak," sebutnya.

Hal ini merupakan evaluasi dari kejadian-kejadian sebelumnya. Tiga orang pendaki yang meninggal dunia di puncak Gunung Bawakaraeng disebabkan persiapan tidak matang. Mulai dari pakaian tak safety hingga bahan makanan yang mereka bawa seadanya.

"Dulu itu meninggal tiga orang diakibatkan bahan makanan yang tidak ada, terus tendanya tidak ada, pakaian juga tidak ada memadai. Sarung itu kan bukan perlindungan diri tapi untuk sembahyang dan mandi," sambungnya.

Hingga hari ini, Selasa (16/8) ada 608 orang yang berada di atas puncak ketinggian 2.700 meter di bawah permukaan laut (MDPL). Sementara pendaki lain berada di Pos 5 berjumlah 75 orang, Lembah Ramma 113 orang, dan hutan pinus Lembanna 154 orang.

"Itu yang terregistrasi di posko Lembanna," pungkasnya.



Simak Video "Melihat Antusiasme Warga Kulon Progo Pasang Seribu Lampu untuk HUT RI"
[Gambas:Video 20detik]
(hmw/hmw)