5.000 Tenaga Honorer Pemkab Sinjai Dapat Jaminan Kecelakaan Kerja

Agung Pramono - detikSulsel
Selasa, 16 Agu 2022 16:00 WIB
Honorer Dihapus
Foto: Tenaga honorer di Sinjai dapat jaminan kecelakaan kerja (M Fakhry Arrizal/detikcom)
Sinjai -

Sebanyak 5.000 tenaga honorer Pemkab Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel) menerima rogram perlindungan atau Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) melalui BPJS Ketenagakerjaan. Ke-5.000 tenaga honorer tersebut merupakan tenaga kesehatan, pendidik, teknis, dan sebagainya.

"Kurang lebih 5.000 peserta yang didaftarkan untuk mendapatkan JKK dari BPJS Ketenagakerjaan. Baik tenaga kesehatan, pendidik, maupun teknis," kata Sekda Sinjai Akbar kepada detikSulsel, Selasa (16/8/2022).

Akbar mengatakan langkah ini menjadi salah satu bentuk perhatian Pemkab Sinjai atas kesejahteraan pegawai berstatus non ASN di Sinjai, khususnya yang memiliki risiko kerja tinggi. JKK dinilai sangat penting dimiliki oleh para tenaga sukarela.

"Di lingkup Sekretariat Daerah, semua tenaga sukarela sudah kita daftarkan. Untuk itu kami juga mendorong seluruh OPD agar tenaga sukarelanya didaftarkan, program ini sangat bermanfaat karena memberikan jaminan perlindungan bagi para sukarela yang sedang melaksanakan tugasnya," sebutnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sinjai Gasali mengatakan langkah awal yang menjadi fokus utama untuk didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan adalah para guru honorer atau tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan.

"Pengaktifan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi guru honor maupun tenaga kependidikan. Insyaallah kita akan mulai melakukan pendaftarannya pada Oktober 2022 mendatang," ucapnya.



Gasali mengklaim kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Sinjai meningkat signifikan dalam 2 tahun terakhir. Di tahun 2018 hanya 3.000 peserta, di tahun 2021 sudah menghampiri 10.000 peserta.

"Selain tenaga non ASN, beberapa OPD juga telah membantu memfasilitasi kami dalam melakukan sosialisasi agar pekerja non formal juga bisa ikut serta dalam asuransi ini. Beberapa OPD sudah bersinergi dengan kami untuk mendaftarkan pegawainya," bebernya.

"Saya selaku Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sinjai berterima kasih setinggi-tingginya kepada Pak Bupati yang mendorong lahirnya Perbup ini. Harapan kita melalui Perbup ini akan menjadi pedoman bagi kita dalam berkolaborasi dan bersinergi dengan Pemda sebagai upaya memberikan kepastian perlindungan jaminan sosial bagi tenaga kerja yang ada di Sinjai," sambung Gasali.




Simak Video "Ombudsman RI Temukan Maladministrasi di BPJS Ketenagakerjaan"
[Gambas:Video 20detik]
(hsr/hmw)