Sulawesi Utara

Pemkot Bitung Larang ASN Bawa Kendaraan Setiap Hari Kamis

Trisno Mais - detikSulsel
Kamis, 04 Agu 2022 17:19 WIB
Pemkot Bitung memberlakukan larangan bawa kendaraan setiap hari Kamis.
Foto: Pemkot Bitung memberlakukan larangan bawa kendaraan setiap hari Kamis. (dok. istimewa)
Bitung -

Pemkot Bitung, Sulawesi Utara (Sulut) mengeluarkan surat edaran tentang hari tanpa kendaraan bermotor bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga harian lepas (THL). Hari tanpa kendaraan bermotor ini berlaku setiap hari Kamis.

"Baru imbauan agar kita mengikuti program yang baik ini," ujar Wali Kota Bitung Maurits Mantiri saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (4/8/2022).

Maurits mengatakan, kendati begitu dia mengatakan edaran dikeluarkan dalam rangka mengurangi emisi gas buang kendaraan bermotor sebagai upaya penanggulangan pencemaran udara dan perubahan iklim. Dirinya dan Wakil Wali Kota Bitung Hengky Honandar mengaku sudah mulai menerapkannya dengan berjalan kaki dari rumah dinas menuju kantor wali kota.


Adapun alamat rumah dinas Wali Kota Bitung berada di Kelurahan Kadoodan, Kecamatan Madidir. Sementara Kantor Wali Kota Bitung berada di Kelurahan Bitung Barat 1, Kecamatan Maesa atau berjarak sekitar 1,5 kilometer.

"Saya dan pak wakil hanya jalan kaki karena dekat," ucap Maurits.

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkot Bitung Albert Sergius menambahkan, edaran tersebut telah dilakukan uji coba. Ini berlaku setiap hari Kamis bagi seluruh ASN dan THL di lingkup Pemkot Bitung.

"Yah nantinya akan berlaku pada setiap hari Kamis," imbuhnya.

Dia berharap dengan adanya edaran tersebut dapat terjadi pengurangan emisi karbon gas buang. Tak hanya itu, dia berharap dengan kebijakan ini para sopir angkutan kota dan pengemudi ojek bisa mendapatkan manfaat dari kebijakan tersebut.

"Dalam rangka mendukung pengurangan emisi karbon gas buang serta dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya para pengemudi moda transportasi umum baik roda dua maupun roda empat," jelasnya.

Selain itu, kata Albert, apabila ada ASN maupun THL kedapatan melanggar aturan tersebut maka akan diberi sanksi. Hanya saja saat ditanya soal detail sanksi yang akan diberikan, ia belum menjelaskan lebih rinci.

"Ada sanksi yang akan dikenakan," tegasnya.

Simak edaran lengkapnya di halaman selanjutnya.



Simak Video "Menikmati Udara yang Sejuk dan Segar di Bitung, Sulawesi Utara"
[Gambas:Video 20detik]