Sulawesi Utara

Disdik Minut Usul Perbaikan Gedung SMPN 5 yang Rusak Parah Pakai DAK 2023

Trisno Mais - detikSulsel
Senin, 01 Agu 2022 22:36 WIB
SMPN 5 Satap Likupang Barat, Minahasa Utara, Sulut.
Foto: SMPN 5 Satap Likupang Barat, Minahasa Utara, Sulut. (Trisno Mais/detikcom)
Minahasa Utara -

Dinas Pendidikan (Disdik) Minahasa Utara (Minut) mengklaim telah mengusulkan perbaikan SMPN 5 Satu Atap (Satap) Likupang Barat (Likbar) yang rusak parah tahun depan. Pembangunannya bakal diakomodir dari dana alokasi khusus (DAK) 2023.

"SMP tersebut sudah masuk di nominasi penerima DAK 2023," kata Kepala Disdik Minahasa Utara Olfy Kalengkongan saat ditemui detikcom di ruang kerjanya, Senin (1/8/2022).

Hanya saja Olfy belum tahu persis detail anggaran yang akan diusulkan agar perbaikan SMPN 5 Satap Likbar mendapat bantuan DAK dari Kemendikbudristek. Menurutnya hal ini menjadi kewenangan Pusat.


"Detailnya belum tahu. Kewenangan kementerian untuk sekolah bisa mendapatkan DAK sesuai dapodik," urai dia.

Olfy melanjutkan, SMPN 5 Satap Likbar pernah diusulkan perbaikannya lewat DAK. Hanya saja batal menerima bantuan karena terkendala syarat jumlah siswa yang tidak memenuhi 60 siswa.

"Setelah ada penilaian dari kementerian bahwa sekolah itu belum mendapatkan DAK karena ada kriteria-kriteria tertentu yang ditentukan oleh kementerian. Salah satunya jumlah murid yang tidak sampai 60 siswa," tuturnya.

Kemungkinan lain gagalnya menerima bantuan DAK karena data dapodik tidak di-input oleh pihak sekolah. Padahal kata dia data dapodik salah satu syarat penerima bantuan DAK.

Pihaknya pun berharap SMPN 5 Satap Likbar sudah memenuhi syarat tersebut. Dengan asumsi kriteria jumlah siswa sudah dipenuhi.

"Ke depannya SMP 5 dapodiknya sudah bagus dan banyak berdoa supaya Kementerian bisa melihat itu. Tapi kami terus memperjuangkan supaya itu bisa masuk di DAK," imbuh Olfy.

Sebelumnya diberitakan, bangunan SMPN 5 Likbar rusak parah belum tersentuh perbaikan sejak 2018. Kondisi sekolah memprihatinkan bahkan disebut dipenuhi kotoran binatang hampir tiap hari.

"Rusak sudah sejak 4 tahun," kata Wakil Kepala Sekolah SMPN 5 Satap Likupang Barat, Robert saat ditemui detikcom pada Kamis (27/7/2022).

"Terkadang binatang tidur dan membuang kotoran di kelas," pungkasnya.



Simak Video "Bangunan SMP Satap di Polman Rusak Parah, Butuh Perhatian!"
[Gambas:Video 20detik]
(sar/tau)