Sulawesi Tenggara

Mendagri-Mensesneg Minta Gubernur Sultra Ali Mazi Benahi Anjungan TMII

Nadhir Attamimi - detikSulsel
Senin, 18 Jul 2022 14:34 WIB
Mendagri Tito Karnavian dan Mensesneg Pratikno saat berkunjung di TMII milik Pemprov Sultra.
Foto: Mendagri Tito Karnavian dan Mensesneg Pratikno saat berkunjung di TMII milik Pemprov Sultra. (Dok. Istimewa/Tangkapan Layar)
Kendari -

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno menyoroti masih adanya kerusakan di anjungan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Sulawesi Tenggara (Sultra). Gubernur Sultra Ali Mazi diminta segera melakukan perbaikan di kawasan tersebut.

Permintaan kedua menteri Presiden Jokowi itu disampaikan melalui potongan video di sela-sela peninjauan revitalisasi TMII pada Minggu (17/7). Video imbauan itu beredar di sosial media.

"Brother Ali Mazi, saya sudah di anjungan Sulawesi Tenggara lumayan situasi cukup bagus ibu-ibu ini juga rajin membersihkan. Tapi masih banyak kekurangan-kekurangan," kata Tito seperti dalam video yang dilihat detikcom, Senin (18/7).


"Jadi tolong Pak Ali Mazi, tolong perbaiki biar mantap ini. Pak Mensesneg lagi memperbaiki semua TMII. Nah, pak Ali Mazi ringan saja cukup anjungannya saja," tambahnya.

Sementara, Mensesneg Pratikno menyambung komentar Tito. Pratikno menyebut, Presiden Jokowi dijadwalkan melakukan peninjauan revitalisasi pekan depan, salah satunya anjungan-anjungan setiap daerah.

"Kita sudah perbaiki semuanya, pak gubernur, hanya satu ini saja. Minggu depan akan segera dikunjungi pak presiden. Jangan (tidak dibenahi), malu lah gubernur," ungkapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Kominfo Sultra Ridwan Badala membenarkan imbauan renovasi tersebut. Ridwan memastikan anjungan Sultra yang kerusakannya masuk kategori ringan, sementara dalam tahap perencanaan perbaikan.

"Anjungan Sultra masuk kategori kerusakan ringan jadi hanya perbaikan ringan saja," kata Ridwan kepada detikcom, Senin (18/7).

Ridwan memastikan perbaikan tersebut sudah dianggarkan oleh Pemprov Sultra melalui Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang. Anggarannya mencapai Rp 800 juta tahun ini.

"Insyaallah sudah siap, kami sudah siapkan Rp 810 juta. Sejak April anjungan itu sudah kami survei," ungkapnya.

Dengan anggaran itu, Ridwan mengamini permintaan Mendagri dan Mensesneg akan segera melakukan perbaikan tersebut dalam waktu dekat.

"Kepala Dinas Cipta Karya bersama kami sudah melakukan evaluasi, perbaikan yang ringa-ringan," bebernya.

Ridwan mengungkapkan anjungan milik Sultra yang ada di TMII berisikan rumah-rumah adat masing-masing daerah di Bumi Anoa. Mulai dari Muna, Buton, hingga daerah lainnya.

"Di sana itu ada rumah-rumah adat seluruh budaya yang ada di Sultra," ujar Ridwan.

Pantauan detikcom di anjungan TMII milik Pemprov Sultra, sebanyak 19 anjungan masuk kategori rusak ringan, salah satunya milik Sultra. Sedangkan kategori rusak sedang 8 anjungan, rusak berat 2 anjungan dan dalam pengerjaan ada 4 anjungan.

"Pak menteri itu hanya mengingatkan para gubernur saja, kalau Sultra itu hanya rusak ringan saja, perbaikan kecil saja. Segera kami lakukan perbaikan," jelasnya.



Simak Video "Antrean Tiket TMII Mengular dan Bikin Macet, Polisi Turun Tangan"
[Gambas:Video 20detik]
(sar/asm)