Sulawesi Barat

Longsor di Mamasa Tewaskan 2 Orang, 3 Lainnya Luka-luka

Abdy Febriady - detikSulsel
Jumat, 01 Jul 2022 22:53 WIB
Evakuasi korban longsor di Mamasa, Sulbar.
Foto: Evakuasi korban longsor di Mamasa, Sulbar. (Abdy Febriady/detikcom)
Mamasa -

Sebanyak 5 warga di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) tertimpa longsor. 2 orang di antaranya meninggal dunia, sedang 3 lainnya luka-luka akibat tertimbun material longsor.

Insiden itu terjadi di Desa Tabulahan, Kecamatan Tabulahan, Kamis petang (30/6/2022). Dua korban tewas bernama Aril Manganna (60) dan Dominggu (50) tengah berteduh di sebuah pondok saat hujan deras hingga keduanya tertimpa longsor.

"Akibat curah hujan, dua orang (korban) berada pada posisi tempat agak berbeda, satu ada di sawah satu di kebun, mereka berteduh akibat hujan lebat kemudian musibah itu terjadi," kata Kepala Pelaksana BPBD Mamasa Labora Tandi Puang kepada wartawan, Jumat (1/7/2022).


Sementara tiga korban lainnya berhasil selamat usai dievakuasi ke puskesmas. Namun akses jalan yang tertimbun menyulitkan proses evakuasi korban.

"Tim yang ada bersiap melakukan evakuasi serta pertolongan dini di TKP (tempat kejadian peristiwa)," paparnya.

Menurut Labora, sejumlah tim telah dikerahkan ke lokasi untuk memberi pertolongan. Diakui upaya evakuasi terkendala belasan titik longsor membuat Desa Tabulahan terisolir.

"Namun sampai hari ini, akses jalan masih terisolasi, kami agak sulit masuk ke desa tersebut, kemungkinan hari ini teman yang lain akan bergerak membuka terisoliran tersebut," pungkas Labora.

Pemerintah setempat akan segera mengerahkan alat berat untuk membersihkan material longsor yang menutup akses jalan menuju Desa Tabulahan dan desa lain di sekitarnya.

Sebelumnya diberitakan, longsor juga melanda Desa Uhaimate, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju sekitar pukul 18.00 Wita, Kamis (30/6)). Ada 3 warga terpaksa dilarikan ke puskesmas usai tertimbun material longsor saat melintasi lokasi kejadian.

"Ada tiga korban semuanya perempuan, semuanya sudah dievakuasi ke Puskesmas Tampa Padang," beber Kepala BPBD Kabupaten Mamuju Muh Taslim saat dikonfirmasi pada Jumat (1/7).

Setidaknya ada dua titik longsor yang tidak dapat dilalui kendaraan lantaran jalan tertutup longsor. Alat berat pun diturunkan untuk pembersihan material longsor.

"Ada dua titik (longsor), kondisi keduanya hampir sama parah, berada di perbatasan pendakian Uhaimate, sampai melewati perbatasan Desa Keang," pungkasnya.



Simak Video "Angkot di Tasikmalaya Terseret Longsor hingga Nyaris Masuk Jurang"
[Gambas:Video 20detik]
(sar/hmw)