Kandidat Investor Megaproyek Twin Tower Pemprov Sulsel Menguat ke IKA Unhas

Tim detikSulsel - detikSulsel
Kamis, 30 Jun 2022 07:40 WIB
Gedung Ikonik Bergaya Pinisi Senilai Rp 1,9 T Dibangun di Sulsel
Pembangunan proyek Twin Tower Makassar (Foto: Dok. Waskita Karya)
Makassar -

Megaproyek menara kembar atau Twin Tower Makassar di Kawasan CPI Makassar akan tetap dilanjutkan PT Sulsel Citra Indonesia (SCI) atau Perseroda Sulsel dengan menggandeng investor baru. Ikatan Alumni (IKA) Universitas Hasanuddin (Unhas) salah satu kandidat kuat investor baru.

"Yang mengerucut ke IKA Unhas. IKA Unhas akan bekerja sama dengan SCI membangun (Twin Tower)," kata Direktur Utama PT SCI Yasir Machmud di Gedung DPRD Sulsel, Rabu (29/6/2022).

Yasir menuturkan kelanjutan pembangunan Twin Tower saat ini menunggu ada kesepakatan dengan investor baru. Status lahan tak ada lagi masalah. Ada skema kerja sama pemanfaatan (KSP) yang bisa ditempuh.


"Jadi dengan skema KSP tak perlu ada penyerahan aset lahan dari Pemprov ke Perseroda. Konsep KSP itu PT SCI beserta investor akan membangun, kemudian 30 tahun kemudian akan dikembalikan (gedung dan lahannya)," tuturnya.

Menurutnya ada kemungkinan desain proyek Twin Tower berubah bila ada investor baru. Bila ada investor baru kata Yasir perlu ada pembicaraan ulang PT Waskita Karya yang sudah menjadi investor awal megaproyek Twin Tower.

"Tentu kita akan negosiasi ulang dengan Waskita, modelnya seperti apa. Kalau pun misalkan bukan Waskita yang mengerjakan, ada kontraktor lain, maka diupayakan kontraktor lain tersebut membayar atau mengganti (biaya) pekerjaan Waskita," pungkas Yasir.

Gubernur Sulsel ASS Pastikan Proyek Twin Tower Berlanjut

Proyek Twin Tower sebenarnya digagas di era Nurdin Abdullah (NA) menjabat Gubernur Sulsel namun kemudian terhenti karena NA terjerat kasus hukum. Namun Andi Sudirman Sulaiman (ASS) yang kini menjabat Gubernur memastikan proyek ini tetap dilanjut.

"Saat ini tahapan penjajakan bussiness to bussiness," bebernya.

Selain itu, Andi Sudirman menyebut Pemprov sudah menyelesaikan persoalan tata ruang atau regulasi rencana tata ruang wilayah (RTRW). Urusan tata ruang ini sempat menghambat kelanjutan proyek.

"Mereka sudah dibantu RT/RW memang belum ada. Baru SK dari Mendagri. Kalau itu sudah clear RT/RW-nya maka tinggal business to bussiness-nya," tandas Andi Sudirman.

Simak di halaman selanjutnya soal DPRD Sulsel sorot lahan Twin Tower.