2 Kerapu Raksasa Ditangkap Pakai Panah Nelayan Sulawesi, Ada Beratnya 300 Kg

2 Kerapu Raksasa Ditangkap Pakai Panah Nelayan Sulawesi, Ada Beratnya 300 Kg

Al Khoriah Etiek Nugraha - detikSulsel
Jumat, 03 Jun 2022 15:02 WIB
Ikan kerapu raksasa ditangkap nelayan Buton.
Nelayan di Buton menangkap ikan kerapu raksasa di dasar laut. Foto: Dok. Istimewa
Makassar -

Penangkapan ikan kerapu raksasa oleh seorang nelayan di Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra), menarik perhatian warga hingga viral di media sosial. Namun, ternyata ini bukanlah kali pertama nelayan di Sulawesi menangkap ikan kerapu raksasa.

Sebelumnya, pada Februari 2022, seorang nelayan di Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel), juga berhasil menangkap ikan kerapu raksasa dan membawanya ke daratan. Penangkapan ikan kerapu raksasa di Selayar ini juga tidak kalah membuat geger warga.

Kerapu raksasa yang ditemukan di perairan Selayar tersebut memiliki ukuran yang lebih besar, beratnya mencapai 300 Kg. Sementara ikan kerapu di Buton diketahui memiliki berat 143 Kg.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ikan kerapu raksasa ditangkap nelayan Buton.Ikan kerapu raksasa ditangkap nelayan Buton. Foto: Dok. Istimewa

Kedua ikan kerapu raksasa ini ditangkap dengan metode tradisional, yakni menggunakan busur panah. Penangkapannya pun tidak mudah. Para nelayan harus berjibaku di dalam laut untuk melumpuhkan ikan raksasa tersebut.

Nelayan di Selayar Tangkap Ikan Kerapu Raksasa Ukuran 3 Meter

Nelayan asal Selayar Sabrianto berhasil menangkap ikan kerapu berukuran kurang lebih 3 meter di 1 kilometer dari bibir pantai Desa Menara Indah Kecamatan Bontomatene, pada 17 Februari 2022 lalu.

ADVERTISEMENT

Awalnya, ikan ini dilihat oleh adik Sabrianto yang ikut melaut. Saat melihat ikan kerapu raksasa di kedalaman 3 meter dari permukaan laut, sang adik langsung menembakkan anak panahnya.

"Itu ikan adikku pertama dapat. Dia langsung tembak itu ikan pakai panah. Terus dia langsung patah panahnya. Terus dia panggil saya, saya langsung lompat sama teman," tutur Sabrianto kepada detikSulsel, Kamis (17/2/2022) lalu.

Nelayan tangkap ikan kerapu raksasa 300 kg di Selayar Sulsel (Dok. Istimewa)Nelayan Selayar tangkap ikan kerapu raksasa 300 kg. (Foto: Dok. Istimewa)

Setelah terkena tembakan pertama, ikan kerapu raksasa tersebut melawan. Sabrianto dan rekannya lantas menyelam untuk kembali menembakkan panah ke arah ikan kerapu raksasa.

"Nah setelah itu teman saya turun, ditembak lagi. Sudah ditembak, saya turun juga menyelam, ketika saya tembak langsung mati," ungkap Sabrianto.

Setelah berhasil melumpuhkan ikan raksasa tersebut, Sabri membawanya pulang dengan mengikatnya di samping perahu fiber berukuran 9 meter. Sehingga ikan raksasa itu hanya ditarik ke area pelabuhan.

Sesampainya di daratan, warga membantu untuk menggotong ikan kerapu raksasa tersebut menggunakan tali dan kayu. Memiliki ukuran yang lebih besar dari manusia dewasa, membuat warga harus bahu membahu untuk mengevakuasi ikan kerapu raksasa tersebut.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Ikan Kerapu Raksasa 3 Meter-Berat 300 Kg di Selayar Hanya Dihargai Rp 3,8 Juta

Sabrianto membawa ikan tangkapannya tersebut ke tempat pelelangan ikan (TPI) di Pelabuhan Pamatata, Kecamatan Bontomatene. Saat ditimbang, ternyata bobot ikan raksasa tersebut melebihi kapasitas dan membuat timbangan eror.

"Itu ikan eror dia punya timbangan. Terlalu berat, tidak sampai. Terus bingung orang mau beli ikan," ucap Sabrianto.

"Kalau saya perkirakan kalau mungkin tidak sampai 300 yah 200 lebih. Karena mobil pickup itu ekornya keluar. Panjang," sebutnya.

Akhirnya, pembeli ikan raksasa tersebut mengacu pada kapasitas bobot timbangannya yakni 155 kg. Walaupun diperkirakan beratnya mencapai 200-300 kg.

Dia mengaku terpaksa melepas ikan tersebut dengan bobot 155 kilogram saja. Alasannya, sudah terlanjur berada di tempat pelelangan ikan dan tak mungkin membawa pulang ikan tangkapannya tersebut.

"Sudah dijual dia ambil Rp 25 ribu per kilo. Yang dihitung cuma 155 kilo (total Rp 3 juta 875 ribu)," katanya.

Nelayan Buton Tangkap Ikan Kerapu Raksasa 143 Kg, Dihargai Rp 2,4 Juta

Nelayan asal Buton Haris juga berhasil menangkap ikan kerapu raksasa dengan bobot 143 Kg pada 31 Mei lalu. Untuk menaklukkan dan mengevakuasi kerapu raksasa tersebut dari lautan Haris menghabiskan waktu hingga 1 jam.

Haris mengaku telah menjual ikan kerapu raksasa tersebut di Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton. Awalnya, Dia bersama rekannya ditawari harga Rp 20 ribu per kilogram.

"Harga awal itu kita jual Rp 20 ribu per kilogram di Triko Pasarwajo," ujarnya.

Ikan kerapu raksasa ditangkap nelayan Buton.Ikan kerapu raksasa ditangkap nelayan Buton. Foto: Dok. Istimewa

Namun pengepul ikan tersebut tiba-tiba mengajukan harga baru. Tetapi harga yang ditawarkan lebih murah dari tawaran sebelumnya dan Haris mengaku tidak memahami alasan pengepul berubah pikiran.

"Beberapa menit kemudian harganya berubah jadi Rp 17 ribu per kilogram. Jadi saya terima uang tadi malam itu Rp 2,4 juta semua," ujarnya.

Ikan kerapu raksasa tangkapan Haris ini diduga bermigrasi dari kawasan laut adat Ombo. Pasalnya laut adat Ombo kerap menjadi tempat bertelurnya ikan kerapu.

Ombo merupakan kawasan laut yang dilindungi secara adat berdasarkan kesepakatan masyarakat setempat. Diketahui para nelayan tidak diperbolehkan mengambil hasil laut di dalam kawasan laut adat Ombo, termasuk ikan.

Haris mengatakan, lokasi penangkapan ikan kerapu raksasa ini memang tidak jauh dari kawasan laut adat Ombo. Jaraknya hanya sekitar 200-300 meter dari wilayah Ombo.

"Saya di pinggirnya, dari patok Ombo dan saya, kurang lebih 200-300 meter," ujar Haris.

Halaman 3 dari 2


Simak Video "Berlari dan Bermain di Tepi Pantai Bersama Warga di Sulawesi Tenggara "
[Gambas:Video 20detik]
(nvl/nvl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads