Lurah Bantah Jenazah di Gowa Ditolak Dimandikan Gegara Kurang Rp 200 Ribu

Muh Ishak Agus - detikSulsel
Senin, 23 Mei 2022 15:55 WIB
Ilustrasi jenazah
Foto: Thinkstock
Gowa -

Lurah Kalase'rena, Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), Bakri Imba membantah kabar jenazah wanita bernama Irma (26) di wilayahnya ditolak dimandikan karena kurang biaya Rp 200 ribu. Bakri juga membantah ada permintaan biaya Rp 900 ribu saat memandikan jenazah.

"Tidak ada biayanya Rp 900 ribu untuk mandikan jenazah," Kata Bakri Imba kepada detikSulsel, Senin (23/5/2022).

Bakri mengatakan tidak ada unsur pemaksaan bagi warganya yang kurang mampu untuk membayar biaya memandikan jenazah. Menurutnya, biaya memandikan jenazah disesuaikan dengan kemampuan keluarga yang berduka.


"Jadi bukan harus (dibayar Rp 900 ribu). Tidak begitu. Kalau dia warga kita yang kurang mampu, itu akan disesuaikan dengan kemampuannya," bebernya.

Bakri juga menyesalkan informasi beredar bahwa pihak keluarga almarhumah Irma hanya memiliki uang Rp 700 ribu untuk membayar jasa tim pemandi jenazah itu. Padahal, kata Bakri, persoalan kekurangan uang itu sudah selesai sehingga tim pemandi jenazah pun pulang.

"Ini kan judulnya kurang Rp 200 ribu. Kenapa lagi (keluarga almarhum) kumpul uang padahal ini tim pengurus jenazah sudah pulang," ujarnya.

Bakri juga mengaku bahwa dirinya sempat ditanya oleh Camat Bontonompo soal jenazah Irma yang ditolak dimandikan karena kekurangan uang. Dia menyatakan, bahwa persoalan ini sudah selesai dan jenazah Irma telah dimakamkan.

"Sudah (dimakamkan) di Kampung Sela. Tidak ada (persoalan lagi). Ini hanya kesalahpahaman," jelasnya.

Untuk menyelesaikan kesalahpahaman ini, Bakri mengatakan pihaknya akan menggelar pertemukan antara pemerintah setempat dengan pihak keluarga almarhum. Harapannya, masalah ini tidak berlarut-larut.

"Rencana besok kita adakan rapat bersama tokoh masyarakat terkait ini dan diundang semua yang terlibat," katanya.

Sebelumnya diberitakan,jenazah almarhumah Irma diduga ditolak dimandikan oleh tim pemandi jenazah. Pihak keluarga menyebut insiden ini terjadi karena mereka kekurangan biaya memandikan jenazah Rp 200 ribu.

"Jenazah Irma ini ditolak dimandikan oleh tim pemandi jenazah karena kurang Rp 200 ribu," ujar keluarga almarhumah Irma, Takbir Sija kepada detikSulsel, Senin (23/5/2022).

Takbir mengatakan pihak keluarga memang sudah menjalin kesepakatan dengan tim pemandi jenazah dari pihak kecamatan senilai Rp 900 ribu. Belakangan keluarga kekurangan dana sehingga hanya mampu membayar Rp 700 ribu.

"Biaya memandikan jenazah itu Rp 900 ribu. Tapi yang terkumpul hanya Rp 700 ribu," kata Takbir.

"Lalu kita sampaikan ke tim pemandi ini bahwa siapa tahu bisa dibantu karena kan ada ji juga keluarganya (almarhumah) yang masuk (ikut memandikan)," tambahnya.



Simak Video "Aksi Brutal Geng Motor di Gowa, 1 Pemuda Terkena Busur"
[Gambas:Video 20detik]
(hmw/nvl)