DPP Bantah Tunda Lantik Demokrat Sulsel Gegara Gugatan: Tunggu Jadwal AHY

Taufik Hasyim - detikSulsel
Sabtu, 21 Mei 2022 11:13 WIB
Kepala Bakomstra DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra (Sachril-detikcom)
Foto: Kepala Bakomstra DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra (Sachril-detikcom)
Makassar -

DPP Demokrat menyebut penundaan pelantikan pengurus DPD Demokrat Sulsel tidak terkait dengan gugatan hasil musda ke Mahkamah Partai. Penundaan pelantikan karena menyesuaikan dengan jadwal Ketum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Oh, nggak. Tidak ada kaitannya. Ini hanya menyesuaikan dengan jadwal Ketum AHY dan para petinggi DPP," ungkap Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP Demokrat Herzaky Mahendra Putera kepada detikSulsel, Sabtu (21/5/2022).

Herzaky menyebut saat ini agenda partai memang cukup padat. Termasuk ada musda dan muscab Partai Demokrat di hampir seluruh wilayah di Indonesia. Jadi memang hanya karena persoalan jadwal.


"Menyesuaikan jadwal saja karena ada harapan Ketum AHY datang (melantik). Sementara saat ini Ketum sudah ada agenda terjadwal. Jadi mencari jadwal yang pas," jelasnya.

DPP Sudah Klarifikasi ke Mahkamah Partai

Herzaky juga menyebut DPP juga sudah memberikan klarifikasi ke Mahkamah Partai soal gugatan hasil musda Demokrat Sulsel. Sehingga menurutnya tidak ada lagi persoalan.

"Sudah ada jawaban dari Kepala BPOKK. Jadi sudah klir sebenarnya kok," jelasnya.

Menurut Herzaky, DPC yang melakukan gugatan sebenarnya menandatangani berita acara atau keputusan musda saat itu. Sehingga pihaknya menilai tak ada yang perlu dipersoalkan sebenarnya.

"Jadi sudah amanlah pokoknya," bebernya.

Untuk diketahui, rencana pelantikan pengurus DPD Demokrat Sulsel rencananya digelar 22 Mei nanti namun ditunda. Akan tetapi, Ketua DPC Demokrat Maros Amirullah Nur Saenong kembali meradang setelah mendapat kabar pelantikan Ketua Demokrat Sulawesi Selatan (Sulsel) Ni'matullah akan dilakukan 28 Mei mendatang. Pelantikan ini dinilai dipaksakan, karena gugatan 16 DPC Demokrat Sulsel ke DPP terkait hasil Musda belum selesai.

"Seharusnya ditunda. Ndak ada jadwal sampai ada keputusan Mahkamah Partai," ungkap Amirullah kepada detikSulsel, Jumat (20/5).

Amirullah menambahkan, DPP mestinya membiarkan Mahkamah Partai dahulu bekerja. Apalagi saat ini gugatan 16 DPC sementara berproses. Sehingga menurutnya upaya hukum ini mestinya dihormati.

"Biarkanlah dulu situasi kondusif. Biarkan berproses dulu (di Mahkamah Partai). Minimal islah atau apa (keputusannya) baru saya mencoba memediasi teman-teman," jelasnya.

Dia menjelaskan, gugatan yang diajukan ke Mahkamah Partai sudah berproses dengan dibentuknya Tim Kajian Perkara yang dipimpin Gatot Mudiantoro Suwondo sebagai ketua. Sesuai surat tim kajian perkara Mahkamah Partai, DPP diberikan tenggat waktu hingga 23 Mei memberikan tanggapan atas gugatan yang dilayangkan.

"Jangan sementara Mahkamah Partai bekerja, belum ada keputusan. Sudah keluarkan undangan (pelantikan) lagi," jelasnya.



Simak Video "Masyarakat Sudah Bisa Mudik, AHY Harap Jadi Titik Balik Kebangkitan Ekonomi"
[Gambas:Video 20detik]
(tau/nvl)