Gubernur ASS Cek Harga Pasar, Minyak Goreng Curah Rp 14.000-Cabai Turun

Muh Ishak Agus - detikSulsel
Kamis, 21 Apr 2022 09:22 WIB
Gubernur Andi Sudirman Sulaiman saat mengecek harga bahan pokok di Pasar Terong, Makassar (detikSulsel/Muh Ishak Agus)
Foto: Gubernur Andi Sudirman Sulaiman saat mengecek harga bahan pokok di Pasar Terong, Makassar (detikSulsel/Muh Ishak Agus)
Makassar -

Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman melakukan pengecekan sejumlah harga bahan pokok di Pasar Terong, Makassar. Andi mengaku menemukan adanya penurunan harga pada minyak goreng dan cabai.

"Minyak (goreng) tadi sudah sedikit turun. Ini kita sudah cek ke distributor itu (harga) Rp 14.000 ya," kata Andi Sudirman kepada wartawan, Kamis (21/4/2022).

"Kayak cabai tadi kan sudah turun, sudah turun. Tadi juga kita beli. Kita juga punya daftar, sekarang agak ada penurunan" sambung Andi.


Kendati demikian, Andi tak membeberkan besaran penurunan harga cabai. Sementara dalam pantauan detikSulsel, harga cabai kecil mengalami penurunan dari Rp 40.000 per kilogram awal Ramadan menjadi Rp Rp 20.000 per kilogram jelang lebaran.

Penurunan juga terjadi pada harga cabai besar. Cabai besar saat memasuki awal bulan puasa Rp 40.000 turun menjadi Rp 30.000 saat jelang lebaran.

Andi juga memastikan bahwa persediaan minyak goreng curah saat ini masih aman. Termasuk pangan lainnya seperti beras dan daging ayam yang juga masih aman.

"Minyak goreng (curah) stok ini aman, lancar. Per dua pekan sudah ada masuk dan stok yang lain juga seperti beras, kita kan penghasil beras, telur juga kita banyak peternak, daging ayam," jelasnya.

Selain minyak goreng dan cabai, harga telur juga dianggap masih aman. Kendati demikian, harga tersebut harus tetap dalam pemantauan.

"Harga telur sudah bagus harganya juga. Sulsel ini masuk ranah yang tidak ekstrem dan masih relatif jangkauan harga. Kedua, di seluruh Indonesia, kita di Sulsel dimonitor tidak ada warning-warning bahwa masuk area ekstrem. Cuman ini perlu dijaga terus," jelasnya.

Sementara untuk masing-masing harga daging ayam lokal dan impor, Andi menyebut masih dalam takaran.

"Tadi malam daging lokal itu yang segar aja Rp 120 ribu karena memang segar lalu daging impor yang sudah beku itu Rp 100 ribu. Jadi tetap ada takaran," bebernya.

Pada 10 hari terakhir ramadan ini, Andi memastikan semua harga dan persediaan pangan sudah aman. Namun dia tak menampik harga ayam yang mengalami sedikit kenaikan.

"Di 10 hari terakhir, kita cek harga semuanya bagus, stabil. Kecuali tadi harga ayam sedikit ada naik," jelasnya.

Ke depan, pihaknya akan tetap terus memantau harga dan persediaan pangan di pasar. Andi menggandeng aparat kepolisian dan TNI untuk bersinergi mengatasi kelangkaan.

"Suplai kita bagus dan sudah dikawal. Ada Kapolda, ada Pak Irdam mengawal kita. Masalah stok kelangkaan sudah aman ya," tandasnya.



Simak Video "Zulhas Pastikan Minyak Goreng Curah Tetap Ada di Pasaran"
[Gambas:Video 20detik]
(hmw/hmw)