Catatan Gubernur Sulsel ASS untuk Masjid 99 Kubah: Kipas Angin-Pencahayaan

Catatan Gubernur Sulsel ASS untuk Masjid 99 Kubah: Kipas Angin-Pencahayaan

Tim detikSulsel - detikSulsel
Senin, 04 Apr 2022 05:45 WIB
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman memberikan sambutan di Masjid 99 Kubah Makassar
Foto: Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman di Masjid 99 Kubah. (Ibnu Munsir/detikSulsel)
Makassar -

Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman (ASS) telah meresmikan penggunaan perdana Masjid 99 Kubah Kota Makassar. Hanya saja masih ada sejumlah hal yang menjadi atensi untuk dilengkapi mulai dari kipas angin hingga lampu pencahayaan agar aktivitas ibadah nyaman.

Andi Sudirman mengaku sempat gerah saat melaksanakan ibadah di Masjid 99 Kubah. Dia mengeluhkan masih sempat kepanasan lantaran minimnya pendingin ruangan.

"Tapi saya tadi kurang tenang, panas, saya bawa kipas kecil rebutan sama anak saya dua," kata Andi Sudirman usai salat tarawih perdana di Masjid 99 Kubah, Sabtu (2/4/2022).

Dia pun secara khusus meminta Biro Kesejahteraan Setda Sulsel segera memberi perhatian atas problem ini. Meski Masjid 99 Kubah masih dalam tahap renovasi, namun harus segera diakomodir lantaran sudah digunakan untuk beribadah di tengah bulan Ramadan.

"Saya minta Pak Kabiro besok ditambah, kipasnya dikencangin," tegas dia.

Hal ini ditekankan tiada lain demi kenyamanan warga yang menggunakannya. Suasana Masjid 99 Kubah harus menjadi tempat agar jemaah khusyuk dalam beribadah.

"Tempat ini di bawah kendali pemerintah memang untuk melayani masyarakat dan umat beribadah dengan tenang," sambung Andi Sudirman.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Setda Sulsel Iqbal Andi Nadjamuddin menambahkan, pihaknya dalam waktu dekat akan menambah dua kipas di dalam Masjid 99 Kubah. Sementara terkait konstruksi fisik, masih dalam kendali Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulsel.

"Tapi sesuai permintaan pak gubernur tadi saya kasih dingin, 2 hari ini saya coba tambah kipasnya lagi," ucapnya

Area Parkir Dibenahi dan Bebas Pungutan

Masjid 99 Kubah yang terletak di kawasan Center Point of Indonesia (CPI) Kota Makassar tidak boleh jadi tempat melakukan pungutan liar (pungli). Semua aktivitas diakses bebas dan gratis warga, tanpa ada tarif bayar parkir.

"CPI ini gratis semua, makanya kalau ada parkir liar tolong ditegur, sama-sama tegur," ucap Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Sabtu (3/4).

Dia ingin kawasan Masjid 99 Kubah di CPI membuat warga aman dan nyaman. Jangan sampai masjid yang jadi ikon baru Sulsel ini dimanfaatkan oknum tertentu yang membebani warga atau jemaah.

"Sama penjaga sandal termasuk itu jangan sampai dipikir Rp 2000-nya (sehingga tidak ke masjid) masuk di sini gratis," tegas dia.

Sementara warga juga berharap ada pembenahan lokasi parkir kendaraan di kawasan Masjid 99 Kubah. Pasalnya pengunjung kesulitan mencari memarkir kendaraan.

"Tempat parkirnya juga itu masih kurang teratur," kata seorang warga Ahmad usai melaksanakan tarawih, Sabtu (2/4).

Masjid 99 Kubah di kawasan Center Point of Indonesia (CPI) Kota Makassar.Foto: Masjid 99 Kubah di kawasan Center Point of Indonesia (CPI) Kota Makassar masih butuh lampu penerangan. (Ibnu Munsir/detikSulsel)

Kawasan Masjid 99 Kubah Masih Gelap

Warga Sulsel mengapresiasi Masjid 99 Kubah sudah bisa difungsionalkan. Hanya saja akses jalan masuk dan suasana pekarangan masjid masih gelap, butuh pencahayaan maksimal.

"Tadi mungkin di pintu masuk masjid, Pak, itu masih sangat gelap," kata seorang warga Ahmad usai melaksanakan tarawih di Masjid 99 Kubah, Sabtu (2/4).

Makanya dia berharap ada lampu penerangan yang maksimal. Apalagi akses parkir kendaraan di basement masjid masih gelap, dan jalan yang agak sempit.

"Nanti dilihat, kalau masih kurang (lampu penerangan), akan ditambah," ucap Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUTR Sulsel, Patiwiri kepada detikSulsel saat dikonfirmasi terpisah, Minggu (3/4).

Dia menambahkan, kawasan pekarangan Masjid 99 Kubah nantinya akan dilengkapi taman. Di taman itu pun akan dipasang dengan lampu penerangan.

"Kan masih ada taman nanti di luarnya toh. Ada lampu lain," tambah Patiwiri.

Sampah material bekas proyek pengerjaan Masjid 99 Kubah.Foto: Sampah material bekas proyek pengerjaan Masjid 99 Kubah. (Ibnu Munsir/detikSulsel)

Sampah Material Bekas Proyek Dibersihkan

Pantauan detikSulsel, Sabtu (2/4) malam, material bekas proyek terlihat masih bertumpuk di sejumlah bagian masjid. Tumpukan sampah yang mesti dibersihkan.

Kondisi ini dikhawatirkan mengganggu kenyamanan warga. Belum lagi sejumlah bagian masjid tidak jarang jadi spot berfoto oleh pengunjung.

"Kalau masukanku mungkin bisa segera dituntaskan ini masjid karena ini juga masuk Ramadan," kata seorang jemaah, Pikar Sabtu (2/4).

Diketahui Masjid 99 Kubah masih dalam tahap renovasi. Namun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel sudah menyiapkan anggaran senilai Rp 45 miliar untuk merampungkannya tahun ini dengan mengerjakan menara utama, tambahan 16 kubah, hingga jalan lingkar.

Masjid 99 Kubah pertama kali diresmikan penggunaannya secara perdana oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Sabtu (12/3). Gubernur juga sudah mengukuhkan 4 imam dan 2 muazin Masjid 99 Kubah yang sudah diseleksi sebelumnya.



Simak Video "Magnet Tarawih Kilat Bagi Jemaah di Blitar"
[Gambas:Video 20detik]
(sar/tau)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT