TPA Antang Makassar Melebihi Kapasitas, Sampah Menggunung 50 Meter

TPA Antang Makassar Melebihi Kapasitas, Sampah Menggunung 50 Meter

Ibnu Munsir - detikSulsel
Jumat, 25 Mar 2022 13:12 WIB
Kebakaran di TPA Antang Makassar (dok ist)
Foto: Kebakaran di TPA Antang Makassar tahun 2019. (dok ist)
Makassar -

Tempat pembuangan akhir (TPA) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) sudah melebihi kapasitas. Kini tumpukan sampah yang berada di Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala itu sudah menggunung hingga ketinggian 50 meter.

"Ketinggian sampah di TPA ada yang tinggi sampahnya 40 meter sampai 50 meter," ucap Plt Kabid Persampahan dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar Kahfiyani kepada detikSulsel, Jumat (25/3/2022).

Menurutnya TPA Antang yang memiliki luas lahan 19,1 hektare tidak mampu lagi menampung produksi sampah warga di Kota Makassar. Lahan itu disebut masih terbatas di tengah tingginya produksi sampah di Makassar.

"Dan mengenai daya tampung dan berapa jumlah sampah di dalam TPA datanya belum ada. Karena baru tahun ini kita mau lakukan pengkajian terkait hal tersebut," ucap dia.

Kahfiyani membeberkan, saat ini produksi sampah harian di Kota Makassar rerata 1.000 ton. Hal ini masih menjadi permasalahan lantaran TPA sudah sesak.

"Karena kondisi lahan yang sangat terbatas sehingga yang kita pikirkan sekarang bagaimana sampah kurang lebih 1.000 ton sampah harus masuk TPA tiap hari," ungkap dia.

Sementara Kepala DLH Kota Makassar Aryati Puspa Abadi mengemukakan, pihaknya juga kembali memasifkan bank sampah untuk volume sampah yang masuk ke TPA. Sebagai tempat pengelolaan sampah yang menjalankan sistem reuse-reduce-recycle (TPS3R).

"Karena sampah-sampah yang punya nilai ekonomis yang masih bisa diolah atau dijual, bisa diolah di bank sampah. Jadi tidak terlempar ke TPA," sebut Puspa.

Mengingat, dalam kebijakan dan strategi daerah (Jakstrada) ditekankan 30% sampah harus dikurangi, dan 70% lainnya dikelola. bank sampah diharap turut mengambil peran ini.

"Tahun 2018 itu ada kurang lebih 1.000 bank sampah, yang tercatat sekarang tinggal 360 lebih bank sampah yang aktif," urai dia.

Puspa juga berharap sumber sampah baik dari rumah tangga hingga dunia usaha melakukan pemilahan sampah dari awal. Sehingga sampah yang terbuang di TPA adalah sampah yang tidak punya nilai ekonomis.

"Makanya kemarin edaran pak wali pengaturan jadwal pembuangan sampah termasuk tiap kecamatan memasifkan bank sampah untuk mengurangi volume sampah," ucap Puspa.



Simak Video "Penampakan Sampah Menumpuk di Kota Paris Gegara Petugas Mogok Kerja"
[Gambas:Video 20detik]
(sar/nvl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT