23 Nakes di Makassar COVID-19, Pelayanan Puskesmas Dibatasi

Ibnu Munsir - detikSulsel
Jumat, 25 Feb 2022 20:47 WIB
young Asian doctor, dressed in anti-virus clothing, sits on the floor tired and uses a smartphone to make a video call to his family. corona virus concept.
Foto: Puluhan nakes di sebuah puskesmas Kota Makassar terpapar COVID (ilustrasi/Getty Images/iStockphoto)
Makassar -

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) melaporkan ada 23 tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas Minasa Upa terinfeksi Corona. Kasus ini membukukan kasus nakes yang terkena COVID-19 menjadi 91 orang sejak Januari hingga Februari 2022.

Kepala Dinkes Kota Makassar Nursaidah Sirajuddin yang terpapar didominasi di sejumlah puskesmas. Nakes yang terpapar diminta untuk isolasi mandiri. Pelayanan pun akan tetap berjalan meski terbatas.

"Bila lebih banyak (nakes di suatu puskesmas) yang terpapar, otomatis layanan UGD saja yang dibuka agar supaya pelayanan di puskesmas tetap berjalan normal tidak ada penutupan," tutur Nursaidah, Jumat (25/2/2022).


Sementara belum lama ini dilaporkan ada 23 nakes yang positif COVID-19 di Puskesmas Minasa Upa. Atas kondisi itu, layanan kesehatan dilakukan secara terbatas. Sementara UGD dan kamar bersalin tidak dibuka 24 jam.

Sistem shift akan diberlakukan sejak 2528 Februari dimulai pukul 07.30-14.00 Wita. Layanan baru bisa normal kembali pada 1 Maret mendatang.

"Kami mengambil kebijakan bila sudah 80% nakes terpapar, otomatis kami liburkan sehari untuk di adakan disinfektan dan kemudian membuka layanan UGD supaya pelayanan di puskesmas tersebut tidak terhenti," papar Nursaidah.

Dia mengatakan kebijakan itu juga sempat diterapkan di Puskesmas Sudiang Raya. Dikarenakan tersisa 2 nakes yang sehat/negatif COVID-19.

"Puskesmas Sudiang Raya juga saya kasih kebijakan beberapa minggu lalu karena tinggal 2 nakesnya yang negatif. Otomatis dengan nakes yang terbatas dan pelayanan tetap berjalan hanya bisa dibuka layanan UGD saja," urai dia.

"Adapun pelayanan lainnya yang dibutuhkan dialihkan ke Puskesmas terdekat dari puskesmas yang melakukan pelayanan terbatas," jelas Nursaidah.

Diketahui, laju penularan COVID di Makassar termasuk tinggi. Kasus harian positif COVID Makassar bertambah 759 kasus hari ini. Penambahan ini berimbas pada kenaikan kasus terkonfirmasi Corona aktif menjadi 8.086.

Kenaikan kasus tersebut berdasarkan data Satgas COVID-19 yang diterima Jumat (25/2/2022). Penambahan kasus positif baru itu tidak jauh berbeda dibanding hari sebelumnya sebanyak 781 kasus.

Dari data tersebut juga dilaporkan angka kasus kesembuhan bertambah 690 orang hari ini ini, jauh meningkat signifikan dibanding hari sebelumnya 188 pasien sembuh. Sementara angka kematian nol kasus, setelah sehari sebelumnya bertambah 1 orang meninggal.

Kasus harian tersebut membuat akumulasi kasus positif COVID-19 kini tembus 60.066 kasus. Di mana 50.942 tercatat sebagai kasus kesembuhan, dan sebanyak 1.038 di antaranya meninggal.



Simak Video "Covid-19 Terus Naik, Lockdown di Sydney Diperpanjang Sampai 4 Pekan "
[Gambas:Video 20detik]
(sar/nvl)