detikJabar Awards
detikJabar Awards 2023 adalah sebuah ajang penghargaan untuk figur, komunitas dan program di Jawa Barat yang inspiratif, inovatif, kreatif serta berprestasi dan memberikan dampak pada masyarakat di Jawa Barat.
Our Value
Penghargaan ini diberikan kepada para penerima anugerah setelah melewati serangkaian proses yang panjang oleh tim asesmen internal.
Mereka yang terpilih sebagai penerima anugerah telah memenuhi kriteria, yakni inovasi, kreativitas, inspiratif, dampak, serta keaktifan. Ada 4 kategori penghargaan di detikJabar Awards 2023, yakni Program Terpuji, Komunitas Penggerak Terdepan, Figur Teladan dan penghargaan pengabdian seumur hidup yakni Anugerah Adiluhung.
detikJabar Awards
detikJabar Awards 2023 adalah sebuah ajang penghargaan untuk figur, komunitas dan program di Jawa Barat yang inspiratif, inovatif, kreatif serta berprestasi dan memberikan dampak pada masyarakat di Jawa Barat.

detikJabar Awards Journey
Awardee List
Anugerah Program Inovasi Pembangunan Terpuji

Pemerintah Kabupaten Bogor
PemerintahanTerobosan ini lahir dari Peraturan Bupati Bogor Nomor 69 Tahun 2022 tentang Bantuan Keuangan Infrastruktur Desa. Kebijakan tersebut membuka model baru penyaluran dana langsung ke desa untuk membangun jalan, jembatan kecil, drainase, irigasi, dan fasilitas dasar lainnya secara mandiri. Desa merencanakan, desa mengerjakan, dan desa menerima manfaatnya.
Anugerah Program Ekonomi Terpuji

Bank bjb
BankBank bjb berkomitmen memperkuat ekosistem keuangan digital yang inklusif melalui berbagai produk, jasa dan layanan perbankan terbaik, yang mendukung transaksi pemerintah daerah sekaligus mempermudah akses keuangan bagi masyarakat.
Keberhasilan Bank bjb melampaui peran bank konvensional dan membangun Strong Digital Leadership melalui pengembangan ekosistem bjb Go Smart City.
Salah satu inovasi yang menjadi sorotan ialah BJB DigiCash, layanan pembayaran digital berbasis QRIS tanpa rekening yang dirancang untuk menjangkau lapisan masyarakat yang sebelumnya belum tersentuh layanan perbankan.

Pemerintah Kabupaten Bandung
PemerintahanBupati Bandung Dadang Supriatna melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Bandung menggagas inovasi Ki Pinter Bedas (Kios Pengendalian Inflasi Terintegrasi) yang berfungsi sebagai "Barometer Pasar" dan rujukan banderol harga kebutuhan pokok.
Program Ki Pinter Bedas berkolaborasi dengan berbagai pihak seperti Bulog, Bank Indonesia, dan Bank BJB.Program ini terbukti efektif dengan indikator kuantitatif penurunan inflasi daerah yang drastis dari 4,5% menjadi 2,24% pada Juli 2024.
Anugerah Lembaga/Komunitas Penggerak Terdepan

KTH Cibulao
Kelompok Tani HutanKelompok tani menjaga titik 0 KM Sungai Ciliwung, yang mengalir membelah Ibu Kota dengan menanam kopi sebagai pagar hidup untuk melindungi pepohonan dari penebangan.
Ikhtiar dengan menggabungkan konservasi lingkungan dan pemberdayaan ekonomi warga, menjadikan kopi Cibulao sebagai simbol perjuangan lingkungan di hulu Ciliwung.

Pemerintah Kota Bandung
PemerintahanDalam dua tahun berturut-turut, Pemkot Bandung telah meraih skor tertinggi nasional dalam aspek Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI). Kemudian, Pemkot Bandung sukses mengintegrasikan 280 lebih aplikasi ke dalam Super-App bernama Sadayana. Layanan ini memudahkan masyarakat dengan dukungan security operation center.
Penghargaan ini sekaligus menjadi komitmen Pemkot Bandung dalam merubah paradigma kemajuan teknologi dari sekadar alat menjadi pembangunan manusia (Smart People) yang beretika digital dan cakap teknologi. Pemkot Bandung memastikan akan terus mempertahankan capaian tersebut untuk memudahkan pelayanan di masyarakat.

DPRD Kota Bogor
PemerintahanDPRD Kota Bogor bersama Pemerintah Kota Bogor telah mengambil langkah penting dalam memperkuat ekosistem pendidikan dengan mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perlindungan Guru menjadi Peraturan Daerah (Perda) melalui rapat paripurna pada Rabu, 12 November 2025.
Kelahiran regulasi ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya kasus-kasus kekerasan, intimidasi, hingga perlakuan diskriminatif terhadap guru ketika menjalankan tugasnya. Kondisi tersebut bukan hanya mengancam keselamatan dan martabat guru, tetapi juga berpotensi mengganggu stabilitas kinerja dan proses belajar mengajar.

DPRD Kota Bandung
PemerintahanSegala aturan yang dibuat DPRD Kota Bandung dan tentunya berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Bandung memiliki tujuan untuk menjaga dan menyejahterakan warga Kota Bandung.
Saat ini DPRD Kota Bandung sedang membahas empat Raperda besar secara simultan yang mencakup pencegahan perilaku seksual berisiko, ketertiban umum, hingga grand design pembangunan keluarga. Empat Raperda ini menunjukkan kapasitas institusional yang kuat dengan menempatkan pembangunan kota sebagai konstruksi sosial, moral, dan demografis (keluarga).
Anugerah Figur Akselerator Kemajuan

Gardian Muhammad Abdullah
AkseleratorGardian Muhammad Abdullah adalah pemuda kelahiran Cianjur, Jawa Barat. Ia mendirikan Gerakan Mengajar Desa (GMD) saat ia masih duduk di bangku SMA pada 2018.
Terinspirasi dari sang ayah yang merupakan seorang guru, Gardian resah melihat ketimpangan pendidikan di daerah pelosok. Bermula dari inisiatif lokal di Cianjur, gerakan yang dibangunnya kini telah berkembang pesat dan melibatkan ribuan relawan pemuda yang tersebar di berbagai provinsi.
Gardian telah menginisiasi salah satu gerakan kepemudaan terbesar di bidang pendidikan dengan mengajak ratusan relawan muda turun ke pelosok Cianjur untuk mengajar siswa sekolah dasar.
Aksi kerelawanan ini menjadi bukti peran aktif generasi muda dalam memberikan solusi konkret bagi pendidikan di daerah terpencil

H. Daniel Mutaqien Syafiuddin, S.T.
AkseleratorDaniel mampu menyiapkan strategi besar mempersiapkan kontingen Jawa Barat menghadapi PON XXI 2024, yang kemudian membuahkan hasil dengan raihan medali emas di cabang balap motor.
Dalam berbagai kesempatan, Daniel juga menegaskan pentingnya keberadaan fasilitas yang layak untuk mendukung ekosistem otomotif. Ia mendorong pembangunan sirkuit berstandar resmi di Jawa Barat. Karena itu ia mengajak pemerintah daerah ikut menyediakan fasilitas publik yang aman, agar minat otomotif anak muda tersalurkan di tempat yang tepat, bukan di jalan raya yang berujung pada maraknya balap liar.

AKBP Niko N. Adi Putra, S.H., S.I.K., M.H
AkseleratorSebagai Kapolres Cimahi, AKBP Niko mengedepankan 'Strategi Keamanan Responsif' yang mencakup penindakan tegas terhadap kejahatan jalanan (geng motor dan premanisme) dan kejahatan siber/narkoba digital, serta penguatan internal governance (pemeriksaan Polsek) dan public trust melalui bakti sosial dan sinergi TNI-Polri.
Komitmen AKBP Niko untuk tidak mentolerir premanisme dan jaminan keamanan publik telah mentransformasi rasa aman di Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Kombes Pol Eko Prasetyo, S.H., S.I.K., M.H.
AkseleratorKombes Eko mengakselerasi penegakan hukum dengan mengungkap salah satu kasus narkoba terbesar di Kota Bogor.
Melalui pendekatan presisi dan kolaborasi, Kota Bogor menunjukkan bahwa keamanan bukan hanya soal menegakkan pasal, tetapi menggerakkan partisipasi warga dan menyatukan kekuatan lokal.
Kiprah Kombes Pol Eko Prasetyo menjadi teladan bahwa penegakan hukum efektif adalah ketika masyarakat merasa memiliki kotanya.

Jeje Ritchie Ismail
AkseleratorSelama 10 bulan Jeje Ritchie Ismail menjabat sebagai Bupati Bandung Barat, ia bekerja cepat memberikan pelayanan dan bukti komitmennya memajukan daerah. Ada tiga program prioritas Jeje di tahun pertamanya menjabat, yakni percepatan peningkatan infrastruktur, peningkatan mutu pendidikan, dan penanganan sampah yang kerap jadi persoalan.
Bupati Jeje mengatakan untuk percepatan peningkatan infrastruktur, pihaknya menggenjot perbaikan dan peningkatan kualitas jalan milik kabupaten yang tersebar di 16 kecamatan.

Letkol (Purn.) Ngatiyana, S.A.P.
AkseleratorSalah satu langkah strategis Ngatiyana adalah rencana mengalokasikan 30% APBD untuk proyek infrastruktur mulai 2026, sebuah kebijakan yang menunjukkan keberpihakan pada pembangunan jangka panjang dan peningkatan kualitas layanan publik.
Pemkot Cimahi di bawah kepemimpinan Ngatiyana juga memanfaatkan aplikasi PIRAMIDA (Pusat Informasi Riset dan Manajemen Inovasi Daerah) sebagai alat utama perumusan kebijakan.
Pendekatan berbasis riset tersebut terbukti melahirkan solusi konkret terhadap persoalan kota, terutama simpul kemacetan kronis yang selama bertahun-tahun menjadi keluhan warga, yaitu di Underpass Sriwijaya dan Bundaran Jati.

Dedie A. Rachim
AkseleratorWali Kota Bogor Dedie A. Rachim memilih langkah yang tidak biasa, memulihkan ekonomi bukan melalui proyek besar, melainkan lewat kesempatan kerja langsung bagi warga.
Dedie menginisiasi Program Padat Karya 2025 dengan model pendanaan yang inovatif, dengan skema realokasi dana efisiensi anggaran sebesar Rp 3,2 miliar untuk menyasar kelompok rentan.
Model padat karya ini tidak hanya menciptakan pendapatan harian baru, tetapi juga memberi ruang bagi warga untuk memperbaiki lingkungan tempat mereka tinggal. Perputaran uang terjadi langsung di tingkat rumah tangga, mendorong ekonomi mikro, dan menciptakan efek domino pada aktivitas pasar lokal. Padat karya membuktikan bahwa pemulihan ekonomi paling cepat adalah ketika pekerjaan datang langsung ke warga.

Dony Ahmad Munir
AkseleratorDony Ahmad Munir atas dedikasinya dalam melakukan transformasi UMKM dan wirausaha muda di Kabupaten Sumedang. Ia memimpin transformasi Smart Economy dengan memberikan pelatihan Artificial Intelligence (AI) bagi UMKM dan menyediakan platform e-commerce lokal bernama "PELUANG".
Kebijakan yang dilakukan Dony Ahmad Munir pun terbukti tangguh dengan peningkatan jumlah pelaku UMKM sebesar 5% dalam kurun waktu 2 tahun (2019-2021) di tengah pandemi. Ia memastikan akan terus mempertahankan program tersebut demi mendorong roda perekonomian di Sumedang.

Aep Syaepuloh
AkseleratorAep Syaepuloh, menerapkan kebijakan fiskal pro-petani dengan menggratiskan PBB-P2 untuk sawah di bawah 3 hektare dan menerbitkan Perda LP2B yang mengunci 87.000 hektare lahan pertanian.
Strategi dual (regulasi keras perlindungan lahan dan insentif lunak pajak) merupakan langkah konkret menjaga Karawang sebagai lumbung padi nasional.
Tak hanya itu, asuransi usaha tani padi (AUTP) juga jadi jaminan pelindung kesejahteraan petani di Karawang, dimana dengan jaminan itu, para petani tidak perlu khawatir jika terjadi gagal panen.

Dr. Ir. H. E. Herman Khaeron, M.Si.
AkseleratorHerman Khaeron yang juga menjabat sebagai Sekjen Partai Demokrat itu konsisten menyoroti isu pertanian dan pangan. Ia juga menentang kebijakan impor yang merugikan petani maupun peternak.
Menurut Herman Khaeron, kedaulatan pangan adalah suatu hal yang sangat mendasar. Ia juga menilai pangan merupakan hak asasi manusia.
Herman Khaeron menempatkan isu pangan sebagai salah satu fokus utama perjuangannya di parlemen, terutama dalam upaya memberikan perlindungan bagi petani sekaligus mendorong kemandirian pangan nasional.

Eman Suherman
Akselerator"Para pejabat dan ASN di Majalengka mudah-mudahan bisa lebih religius lagi. Insyaallah kami juga memiliki program seperti subuh akbar dan salat duha sebelum bekerja. Itu diharapkan bisa mendorong masyarakat Majalengka untuk terus menjalin hubungan emosional yang baik,"
Dena menegaskan, Pemkab Majalengka akan terus berupaya menghadirkan tata kelola pemerintahan yang tidak hanya profesional, tetapi juga berakhlak dan berpihak pada penguatan nilai-nilai spiritual di tengah masyarakat.

Drs. Mamat Rachmat, M.Si.
AkseleratorKonsistensi Mamat menjalankan program pendidikan politik langsung di sekolah-sekolah melalui inisiatif "Mengabdi dalam Pendidikan Demokrasi". Program tersebut merespons meningkatnya apatisme pelajar terhadap politik dan proses demokrasi.
Dalam kegiatan yang ia rancang, Mamat (yang juga Ketua Fraksi NasDem DPRD Jawa Barat dan Ketua DPW NasDem Jawa Barat) tidak hanya memberikan ceramah, tetapi menghadirkan pengalaman politik yang bersifat praktik langsung.

Engkus
AkseleratorEngkus adalah warga asli Kampung Ciangsana, Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi. Keterbatasan fisik pada kedua tangannya tidak pernah menyurutkan semangatnya untuk berbagi ilmu.
Dikenal luas sebagai "Pa Guru Engkus", ia mengabdikan hidupnya mengajar Bahasa Inggris secara sukarela kepada anak-anak di madrasah diniyah setempat, selain itu Engkus juga membuat sebuah grup di media sosial facebook yang kini beranggotakan puluhan ribu orang. Kisah perjuangannya yang menggunakan kaki untuk mengetik di layar tabletnya telah menginspirasi banyak orang di Jawa Barat hingga nasional.

AKBP H. Hidayatullah, S.H., S.I.K.
AkseleratorKepemimpinan AKBP Hidayatullah selama ini dikenal dengan semangat transformasi melalui sejumlah program inovatif. Salah satu yang paling menonjol adalah penguatan praktik restorative justice.
Inisiatif ini dinilai mampu meredakan konflik di masyarakat sekaligus memperkuat rasa keadilan yang lebih inklusif. Selain itu, jargon "Polisi Baik" yang ia usung telah menjadi ruh kultur pelayanan di Polres Ciamis.
Melalui pendekatan yang humanis, ramah, dan membangun kepercayaan, ia berhasil meningkatkan hubungan emosional antara polisi dan masyarakat.

AKBP Dr. Andri Kurniawan, S.I.K., M.H.
AkseleratorAKBP Andri begitu lantang memberantas berbagai persoalan di Kabupaten Pangandaran. Salah satu yang jadi sorotan kala tiket palsu menyeruak. Polres Pangandaran di bawah kepemimpinan Andri terus melakukan penyelidikan untuk memberantas praktik-praktik kecurangan.
Lulusan Akpol tahun 2006 ini juga berinovasi di Pangandaran. Salah satunya dengan mendirikan 'warung ojol kamtibmas'. Warung ini berada tak jauh dari pintu masuk objek wisata Pantai Pangandaran. Keberadaan 'warung ojol kamtibmas' ini sebagai langkah meningkatkan sinergitas untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya di area wisata.

AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K., M.Si.
AkseleratorWikha dinilai menghadirkan sejumlah terobosan yang melampaui mandat penegakan hukum semata. Salah satu penilaiannya terletak pada sikap proaktif terhadap isu-isu strategis di luar ranah kriminalitas, seperti penanganan stunting, gizi buruk, mitigasi bencana alam, serta program-program kolaboratif yang melibatkan masyarakat.
Pendekatan ini menjadikan Polres Bogor hadir sebagai bagian dari solusi pembangunan dan perlindungan sosial, bukan hanya institusi represif yang menangani pelanggaran hukum.

Zaini Shofari
AkseleratorZaini menjadi salah satu legislator yang vokal dalam menolak praktik pembebanan biaya yang tidak relevan kepada siswa, seperti kewajiban ikut study tour yang kerap menjadi polemik di masyarakat.
Ia mendorong agar kebijakan pendidikan di Jawa Barat lebih berpihak pada keluarga, terutama yang berpenghasilan rendah, dan memastikan bahwa sekolah tidak menjalankan aktivitas yang berpotensi menjadi beban finansial.
Selain itu, Zaini tampil sebagai pembela kelompok guru swasta, yang selama ini kerap berada di posisi tidak diuntungkan. Ia memperjuangkan agar hak-hak dan kesejahteraan guru non-ASN lebih diperhatikan secara struktural oleh kebijakan pemerintah daerah.

Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H.
AkseleratorSaat memimpin Polda Jabar, Irjen Rudi mengubah sistem keamanan menjadi prediktif berbasis data Command Center yang terintegrasi real-time, sekaligus mereformasi kultur institusi menjadi lebih inklusif dan ramah gender.
Dia juga membuat terobosan mirroring CCTV untuk respons cepat dan ketangguhan fisiknya menuntaskan Ultra Marathon 100K membuktikan ia pemimpin visioner yang menggabungkan kecanggihan teknologi dengan kekuatan mental

Kombes Pol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H.
AkseleratorKombes Aldi menggagas inovasi bertajuk 'Lapor Pak Kapolres'. Hal itu dilakukan demi memangkas birokrasi pelaporan agar masyarakat bisa lebih cepat melaporkan suatu peristiwa kejahatan.
"Kombes Aldi merevolusi akses keadilan lewat inovasi Lapor Pak Kapolres yang memangkas birokrasi pelaporan via WhatsApp sekaligus mengubah wajah kepolisian menjadi lebih humanis dan mudah dijangkau warga sebagai deteksi dini kejahatan,"

Dr. H. Saan Mustopa, M.Si.
AkseleratorSaan dianugerahi penghargaan "Legislator Aspiratif dan Penggerak Pemberdayaan Masyarakat" karena konsisten mendorong DPR menjadi lembaga yang lebih terbuka dan mudah diakses publik dengan membentuk Badan Aspirasi DPR. Saan juga membentuk Tim Khusus "17+8", tim respons cepat yang dirancang untuk menindaklanjuti tuntutan publik secara konstitusional.
Selain memperbaiki alur aspirasi, Saan memperketat standar integritas dalam penyaluran bantuan negara, terutama lewat Program Indonesia Pintar (PIP)
Saan juga membuka ruang dialog lewat Indonesia Opinion Festival. Keberaniannya mendorong efisiensi anggaran DPR turut membuktikan kepemimpinan yang responsif dan modern.
Anugerah Adiluhung

Mochtar Kusumaatmadja
Tokoh NasionalProf. Dr. Mochtar Kusumaatmadja lahir di Batavia pada 17 April 1929. Dialah yang pertama kali memunculkan konsep wawasan nusantara. Pikirannya yang tajam dengan dalil-dalil hukum internasional yang kokoh memungkinkan Mochtar dengan gigih memperjuangkan batas darat, laut teritorial dan landas kontinen Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan atas kiprahnya dalam memajukan bidang keilmuan hukum dan diplomasi di Indonesia.
AWARDS HIGHLIGHT
detikJabar Awards 2025
Photo Gallery
News & Updates

Konsisten Kawal Aspirasi Rakyat, Saan Mustopa Raih detikJabar Awards 2025
Rabu, 17 Des 2025 13:12 WIB
Dedikasi Pendidikan Demokrasi Mamat Rachmat Berbuah detikJabar Awards 2025
Rabu, 17 Des 2025 13:01 WIB
Daftar Lengkap Penerima detikJabar Awards 2025
Jumat, 12 Des 2025 15:24 WIB
Senyum Bahagia Engkus 'Guru Tanpa Batas'
Jumat, 12 Des 2025 12:00 WIB














