Mobil yang dipamerkan di sebuah mal di Semarang, Jawa Tengah, hilang kendali dan menabrak pengunjung. Mobil itu dinyalakan oleh seorang sales, Mukti Wibowo (33)
Zulfahmi (46) dan ayahnya, Zainudin (70) menghabisi nyawa Sahroni dengan kayu dan golok. Pembunuhan itu sudah direncanakan keduanya akibat dendam lama.
Polisi melakukan uji toksikologi pada jasad mahasiswi FKH Unair yang ditemukan tewas dalam mobil. Ini untuk mengetahui kandungan racun di tubuh korban.