Presiden Prabowo Subianto telah mengumumkan kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12% untuk barang mewah. Berikut pernyataan lengkap Prabowo.
Ekonom Nailul Huda mengkritik rencana kenaikan PPN 12% pemerintah, menyoroti perlambatan konsumsi dan beban masyarakat kelas menengah yang semakin berat.