Kemenlu melalui KJRI Istanbul ataupun KBRI Oslo telah menghimpun informasi awal soal hasil pelacakan dosen UII. Informasi itu diteruskan ke pihak terkait di RI.
Dua WNI yang menjadi korban gempa Turki bekerja sebagai terapis profesional. Mereka adalah Irma Lestari dari Lombok Barat dan Ni Wayan Supini asal Bali.
Jumlah WNI yang terluka akibat gempa Turki bertambah jadi 10 orang. Kedutaan Besar RI di Ankara masih mencari ibu dengan dua anak yang masih hilang kontak.