Pengacara keluarga Dini Sera Afrianti (29) mengatakan Dini sempat dicekik sebelum kepalanya 2 kali dipukul botol Tequila oleh Gregorius Ronald Tannur (31).
Kasus penganiayaan hingga tewas Dini Sera Afrianti (29) oleh Gregorius Ronald Tannur (31) direkonstruksi. Ada fakta baru ditemukan dalam rekonstruksi itu.